INDUSTRY.co.id - Jakarta, Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) meraih penghargaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas capaian tingkat penyelesaian Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan (TLRHP) yang melampaui 90 persen.
Penghargaan ini mencerminkan komitmen kuat Kementerian Ekraf dalam memperkuat tata kelola keuangan negara yang akuntabel dan transparan.
Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian kegiatan Pemberian Penghargaan atas Capaian TLRHP Semester II Tahun 2025 serta seminar bertajuk “Peningkatan Kapasitas Pelaporan dan Penguatan Fungsi Pengawasan Intern untuk Mewujudkan Laporan Keuangan dan Kinerja Kementerian/Lembaga yang Berkualitas dan Bernilai Tambah” yang diselenggarakan di Tower BPK, Jakarta, pada Selasa (7/4/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Kementerian Ekraf menerima penghargaan pada kategori kementerian/lembaga dengan pagu anggaran di bawah Rp1 triliun, dengan capaian progres TLRHP Semester II Tahun 2025 sebesar 91,1 persen.
Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya, menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran kementerian.
“Capaian ini adalah hasil kerja kolektif seluruh jajaran Kementerian Ekraf. Lebih dari sekadar angka, ini mencerminkan komitmen kami untuk terus menjaga integritas dan meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan negara,” ujar Menteri Ekraf.
Apresiasi juga datang dari Direktur Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara (DJPKN) III BPK, Dede Sukarjo, yang menilai capaian tersebut sebagai wujud kepatuhan dan konsistensi dalam menindaklanjuti rekomendasi hasil pemeriksaan.
"Sebagai bentuk apresiasi atas kepatuhan, komitmen, dan konsistensi dalam pelaksanaan tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan BPK, kami memberikan penghargaan kepada 16 kementerian, badan, dan lembaga di lingkup DJPKN III yang capaian tindak lanjutnya telah mencapai di atas 90%, baik dengan pagu anggaran di atas maupun di bawah satu triliun,” ujar Dede Sukarjo.
Sekretaris Kementerian/Sekretaris Utama Kementerian Ekraf, Dessy Ruhati, menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan negara.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas apresiasi BPK, di mana penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh tim untuk terus meningkatkan akuntabilitas dan kerja keras dalam menindaklanjuti rekomendasi demi mewujudkan tata kelola keuangan negara yang transparan serta berkelanjutan,” ujar Dessy.
Capaian ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam RPJPN 2025–2045 yang menekankan pentingnya akuntabilitas sebagai fondasi tata kelola, guna memastikan penggunaan anggaran berdampak nyata serta didukung pelaporan yang andal menuju Indonesia Emas 2045.
Ke depan, penghargaan ini diharapkan menjadi momentum bagi Kementerian Ekraf untuk terus memperkuat budaya kerja berintegritas serta meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan negara.
Semangat transformasi melalui gerakan #KitaMulaiCaraBaru pun diusung sebagai ajakan untuk mendorong tata kelola yang lebih akuntabel dan efisien.