INDUSTRY.co.id - Jakarta – Industri kendaraan niaga nasional bersiap menunjukkan kekuatannya melalui gelaran GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2026 yang akan berlangsung pada 8–11 April 2026 di lokasi baru yang lebih strategis, Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta.

Pameran business-to-business (B2B) yang digelar untuk keempat kalinya ini kembali menjadi panggung utama bagi pelaku industri transportasi dan logistik, dengan dukungan penuh dari Kementerian Perindustrian serta Kementerian Perhubungan.

Perpindahan lokasi ke JIExpo Kemayoran dinilai menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus memperkuat posisi GIICOMVEC sebagai barometer perkembangan kendaraan komersial di Indonesia.

GAIKINDO: Kendaraan Niaga RI Kini Berstandar Global

Ketua Umum GAIKINDO, Putu Juli Ardika, menegaskan bahwa GIICOMVEC 2026 mencerminkan kemajuan signifikan industri otomotif nasional, terutama di segmen kendaraan komersial.

“GIICOMVEC 2026 menjadi bukti bahwa industri otomotif nasional telah mampu menghasilkan line-up kendaraan komersial dengan standar kualitas global. Kami ingin menunjukkan bahwa kendaraan niaga yang diproduksi di Indonesia memiliki daya saing tinggi, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan domestik, tetapi juga sangat kompetitif di pasar internasional. Pameran ini adalah gambaran kekuatan industri otomotif khususnya kendaraan komersial kita saat ini,” ujar Putu.

Pernyataan tersebut menegaskan optimisme industri di tengah meningkatnya kebutuhan kendaraan logistik, distribusi, dan alat berat yang menjadi tulang punggung aktivitas ekonomi nasional.

Merek Besar Siap Tebar Produk Unggulan

Menjelang pembukaan resmi, aktivitas pembangunan booth mulai memadati area pameran di JIExpo Kemayoran.

Pada Hall B1 dan B2, sejumlah merek besar seperti Daihatsu, DFSK, Farizon, Ford, Foton, JAC Motor, Suzuki, Toyota, Wuling, hingga Guangzi Auto akan memamerkan lini light commercial vehicle (LCV) dan kendaraan niaga ringan.

Sementara itu, Hall B3 akan menjadi pusat perhatian untuk kendaraan berat dan alat berat dengan kehadiran nama-nama global seperti Hino, Isuzu, Mitsubishi Fuso, dan Sany.

Komposisi peserta ini memperlihatkan besarnya minat produsen otomotif dalam menangkap peluang pertumbuhan sektor transportasi dan logistik nasional.

Demo Area Jadi Daya Tarik Pengusaha

Salah satu daya tarik utama GIICOMVEC 2026 adalah kehadiran Demo Area dan Outdoor Static Display, yang memungkinkan pengunjung dari kalangan bisnis mencoba langsung performa kendaraan.

Fasilitas ini dinilai penting untuk mempercepat proses pengambilan keputusan pembelian, terutama bagi perusahaan logistik, distribusi, dan sektor konstruksi.

Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi GAIKINDO, Anton Kumonty, menegaskan bahwa konsep ini dirancang untuk memberikan keyakinan lebih bagi pelaku usaha.

“Kami ingin GIICOMVEC 2026 membantu para pengusaha mengambil keputusan dengan mudah. Lewat Demo Area dan Outdoor Static Display, pengunjung bisa mencoba langsung performa kendaraannya. Kami ingin memastikan kendaraan yang dipilih benar-benar bermanfaat dan cocok untuk memajukan bisnis mereka,” kata Anton.

Gratis untuk Pelaku Bisnis, Publik Dibuka 11 April

Sebagai pameran berbasis bisnis, GIICOMVEC 2026 tidak memberlakukan tiket masuk berbayar. Seluruh pelaku industri dapat melakukan registrasi sebagai trade visitor melalui situs resmi penyelenggara.

Pameran akan difokuskan untuk kalangan bisnis pada 8–10 April 2026, sedangkan masyarakat umum dapat berkunjung pada 11 April 2026.

Didukung oleh Sailun Group sebagai sponsor utama, serta Pertamina Lubricants dan Lalamove, gelaran ini diperkirakan menjadi salah satu katalis penting bagi transaksi dan ekspansi bisnis kendaraan niaga tahun ini.