Tingkatkan Ekonomi Rakyat, Pemprov Jambi Lakukan Replanting Lahan Karet Swadaya Seluas 1.750 Hektare

Oleh : Hariyanto | Sabtu, 26 Agustus 2017 - 09:41 WIB

Kebun Karet Ilustrasi (ist)
Kebun Karet Ilustrasi (ist)

INDUSTRY co.id -Jambi - Pemerintah Provinsi Jambi melakukan penanaman kembali (replanting) seluas 1.750 hektare lahan karet swadaya di daerah Jambi sebagai upaya peningkatan ekonomi kerakyatan.

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, Agusrizal mengatakan program replanting karet tersebut dianggarakan melalui APBN Perubahan 2017 berdasarkan usulan Pemprov Jambi.

"Melalui APBN Perubahan untuk replanting karet kita mendapat kucuran dana sebesar Rp19,664 miliar yang disalurkan untuk enam kabupaten di Jambi. Dan DIPA APBN Perubahan itu sudah kita terima," kata Agusrizal di Jambi, Kamis (24/8/2017).

Enam kabupaten tersebut antara lain yakni Batanghari dengan target replanting seluas 300 hektare, Sarolangun 400 hektare, Merangin, 350 hektare, Bungo 300 hektare, Muarojambi 300 hektare dan Kabupaten Tebo 100 hektare.

Menurut Agusrizal, hasil karet merupakan salah satu mata pencaharian bagi masyarakat Provinsi Jambi. Oleh karena itu, Pemprov Jambi terus memperjuangankan program replanting tersebut.

Selain program replanting karet tersebut, Dinas Perkebunan Provinsi Jambi juga mendapatkan sarana prasarana pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) berupa 21 unit sepeda motor dan peralatan, drone (kamera pemantau) kebakaran lahan dan kebun, pompa induk, pompa jinjing dan selang.

Kemudian juga sarana pengolahan dan pemasaran hasil perkebunan. Diantaranya bangunan dan alat pengolahan kopi di Kabupaten Kerinci satu unit, bangunan dan alat pengolahan karet di Kabupaten Muarojambi dan Sarolangun masing-masing satu unit.

Agusrizal menyebutkan, penyediaan bibit karet maupun kopi tersebut dimaksudkan untuk membantu petani meremajakan kebun karet maupun laban kopi yang tua dan rusak.

"Begitu pula sarana pengolahan dan pemasaran komoditi karet dan kopi dimaksudkan untuk meningkatkan mutu produk hasil perkebunan. Serta sarana pengendalian kebakaran hutan dan lahan dimaksudkan untuk mengantisipasi terjadinya atau meluasnya kebakaran lahan dan kebun," kata Agusrizal.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Apacer AC633 USB 3.1

Senin, 27 Mei 2019 - 14:01 WIB

Pamerkan Portofolionya, Apacer Resmikan Program Terbaru di Computex Taipei 2019

Apacer, produsen storage kelas industri terkemuka di dunia hadir di COMPUTEX TAIPEI 2019 dan meresmikan program terbarunya “Welcoming Intelligent Connectivity” (Menyambut Konektivitas…

Penyanyi Pendatang Baru Gabriella Larasati membawakan Ost Dont Run Away

Senin, 27 Mei 2019 - 14:00 WIB

Gabriella Larasati Jadi Debutan Super Media Music

PT Super Media Produksi, sebuah rumah produksi Film yang didirikan pada mei 2018, oleh Unchu Viejay dan Adi Garing, yang dikenal, dengan karya perdana film horror berjudul don’t run away.…

Kolaborasi Alodokter dan Century

Senin, 27 Mei 2019 - 13:42 WIB

Alodokter Gandeng Century Ciptakan Sinergi Layanan Kesehatan

Kolaborasi ini memiliki visi untuk menciptakan sinergi layanan kesehatan terbaik yang memberikan banyak keuntungan bagi keluarga muda modern Indonesia.

Gelaran Unlock Your Creativity

Senin, 27 Mei 2019 - 12:19 WIB

Segera Meluncur di Indonesia, OPPO Ajak Konsumen Cicipi Smartphone Teranyar Reno Series

OPPO menggelar acara “Unlock Your Creativity” untuk memberikan kesempatan awal kepada konsumen dalam mencoba produk terbaru OPPO Reno Series, sebelum resmi diluncurkan di Indonesia.

 PT Pegadaian (Persero)

Senin, 27 Mei 2019 - 12:08 WIB

Kinerja Gemilang, Pegadaian Setor Dividen Rp.1,387 Triliun

Hal tersebut tertuang dalam Keputusan RUPS tentang Persetujuan Laporan Keuangan Tahunan Tahun Buku 2018 dan Pengesahan Laporan Keuangan Tahun 2018 PT Pegadaian (Persero) yang ditetapkan dalam…