INDUSTRY.co.id - Jakarta – Meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia di Indonesia menghadirkan tantangan baru dalam menjaga kualitas hidup lansia agar tetap sehat, nyaman, dan bermartabat. 

Menyadari hal tersebut, PT Uni-Charm Indonesia Tbk (Unicharm) menggelar program edukasi bagi para caregiver atau pengasuh lansia melalui kegiatan “Unicharm Goes to Elderly Facility” di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3, Jakarta Selatan.

Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman caregiver dalam memberikan perawatan yang tepat bagi lansia, khususnya terkait menjaga kebersihan, kesehatan kulit, serta kenyamanan dalam aktivitas sehari-hari. 

Selain itu, kegiatan ini menegaskan peran sektor swasta dalam membantu masyarakat menghadapi perubahan struktur demografi nasional yang kini mulai memasuki era penuaan penduduk.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2025, jumlah penduduk lansia berusia di atas 60 tahun di Indonesia telah mencapai 11,93 persen dari total populasi. Angka ini diproyeksikan akan terus meningkat hingga 20,90 persen pada tahun 2050.

Perubahan demografi tersebut menunjukkan bahwa struktur penduduk Indonesia yang sebelumnya didominasi usia muda kini mulai beralih menuju populasi yang lebih seimbang.

Seiring bertambahnya usia, lansia sering mengalami penurunan fungsi fisik maupun kognitif. Kondisi ini dapat berdampak pada kemampuan melakukan aktivitas sehari-hari, termasuk menjaga kebersihan diri dan kebutuhan buang air.

Karena itu, peran caregiver—baik di panti sosial maupun di lingkungan keluarga—menjadi sangat penting. Kurangnya pengetahuan tentang perawatan yang tepat dapat memicu berbagai masalah kesehatan seperti iritasi kulit, ruam, hingga menurunnya kenyamanan lansia.

Melalui kegiatan edukasi ini, Unicharm memberikan pelatihan komprehensif kepada para caregiver mengenai standar perawatan lansia yang lebih baik, termasuk pemilihan dan penggunaan popok dewasa yang tepat.

Langkah ini diharapkan mampu membantu menjaga higienitas serta kesehatan lansia di lingkungan panti sosial, sehingga mereka dapat menjalani keseharian secara lebih mandiri, sehat, nyaman, dan bahagia.

Ketua Sub Kelompok Pemberdayaan Peran Serta Dunia Usaha dan Bina Undian dari Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, Rita Indah Yulistanti, mengapresiasi langkah yang dilakukan Unicharm.

“Kami sangat mengapresiasi kepedulian Unicharm terhadap peningkatan kompetensi para caregiver panti dalam menjaga standar kebersihan dan kesehatan lansia. Edukasi ini penting untuk memperkuat sinergi dalam menciptakan lingkungan panti yang lebih sehat dan higienis, sehingga para lansia dapat menjalani masa tuanya dengan penuh martabat dan kesejahteraan yang lebih baik,” ujarnya.

Dalam sesi edukasi tersebut, Unicharm juga membagikan panduan memilih popok dewasa yang tepat melalui prinsip “3 PAS”, yaitu:

1. Tipe yang PAS
Pilih jenis popok sesuai kondisi lansia. Popok tipe celana cocok untuk lansia yang masih mampu berdiri, berjalan, atau duduk sendiri. Sementara tipe perekat lebih sesuai bagi lansia yang sebagian besar waktunya dihabiskan dengan berbaring.

2. Ukuran yang PAS
Ukuran menjadi faktor penting untuk kenyamanan dan mencegah kebocoran. Untuk popok tipe celana, ukuran disesuaikan dengan lingkar pinggang. Sedangkan tipe perekat disesuaikan dengan ukuran pinggul.

3. PAS Nyaman di Badan
Popok yang nyaman akan membantu lansia tetap aktif tanpa rasa khawatir. Misalnya, popok tipe celana tipis untuk aktivitas sehari-hari atau popok dengan daya serap tinggi bagi lansia yang lebih banyak beraktivitas di tempat tidur.

Selain itu, caregiver juga diberikan panduan cara memakaikan popok tipe perekat dengan benar agar tidak menimbulkan celah yang berpotensi menyebabkan kebocoran atau iritasi pada kulit lansia.