INDUSTRY.co.id - Jakarta — ABB memperkenalkan Automation Extended, sebuah program strategis yang dirancang untuk membantu pelaku industri memodernisasi sistem kontrol terdistribusi (distributed control system/DCS) tanpa mengganggu keberlangsungan operasional. Inisiatif ini menjadi evolusi penting dalam pengembangan sistem otomasi proses, dengan memanfaatkan platform ABB yang telah teruji sekaligus melindungi investasi pelanggan yang sudah ada.

Sebagai perusahaan yang telah teruji lama dengan basis instalasi DCS terbesar di dunia, ABB menghadirkan pendekatan yang memungkinkan kapabilitas otomasi masa depan diperkenalkan secara bertahap. Melalui Automation Extended, industri dapat mempertahankan integritas sistem yang telah berjalan, sekaligus menghadirkan fleksibilitas, skalabilitas, dan efisiensi untuk menjawab kebutuhan operasional yang terus berkembang.

Di tengah dinamika pasar yang tidak stabil, meningkatnya ancaman keamanan siber, tekanan regulasi, serta perubahan lanskap tenaga kerja, industri dituntut untuk beradaptasi secara cepat tanpa mengorbankan stabilitas produksi. Automation Extended dirancang untuk menjawab tantangan tersebut dengan menghadirkan inovasi yang terukur dan minim risiko. Program ini mendukung penerapan analitik tingkat lanjut, integrasi Internet of Things (IoT), serta penyederhanaan sistem operasional agar lebih mudah dikendalikan dan dioptimalkan.

Operator tetap dapat mengandalkan sistem ABB yang telah teruji, seperti ABB Ability™ System 800xA®, ABB Ability™ Symphony® Plus, dan ABB Freelance. Pada saat yang sama, mereka dapat mengadopsi teknologi baru secara bertahap tanpa mengganggu operasional. Pendekatan ini menghadirkan jalur modernisasi yang terstruktur dan minin risiko, menjaga kesinambungan operasional, sekaligus membuka ruang bagi inovasi.

Program Automation Extended dibangun di atas ekosistem otomasi yang modern, terbuka, dan modular yang dirancang untuk mendukung interoperabilitas, skalabilitas serta integrasi yang mulus diberbagai sektor. Mengedepankan prinsip separation of concerns (pemisahan fungsi), yang memungkinkan sistem kontrol utama tetap terlindungi, sementara kapabilitas digital baru dapat diimplementasikan dalam skala besar secara aman.

Secara arsitektural, ekosistem otomatisasi terdiri atas dua lingkungan yang terpisah namun saling terhubung dengan aman. Pertama, kontrol lingkungan, yakni domain berbasis perangkat lunak yang dirancang untuk menjamin kontrol proses kritis berjalan stabil, presisi, dan dapat diprediksi. Kedua, lingkungan digital, yang terintegrasi secara aman dengan sistem kontrol untuk mendukung penerapan aplikasi tingkat lanjut, edge intelligence, serta sistem analitik secara real-time berbasis kecerdasan buatan (AI) dan machine learning guna memungkinkan pengambilan keputusan berbasis data tanpa mengganggu struktur kontrol yang telah terbukti keandalannya.

“Di berbagai industri yang kami layani—yang banyak di antaranya mengoperasikan infrastruktur berskala besar dan kompleks dalam penyediaan sumber daya penting—pelaku industri mengandalkan modernisasi yang tidak mengganggu operasional,” ujar Peter Terwiesch, President, ABB Automation business area. “Automation Extended menghadirkan kapabilitas siap masa depan ke dalam sistem yang telah mereka kenal dan percaya, dengan keamanan serta interoperabilitas sebagai fondasi utama.”

Dalam implementasinya, Automation Extended memanfaatkan teknologi baru seperti Open Platform Communications Unified Architecture (OPC UA) sebagai sarana komunikasi utama, serta arsitektur cloud-native untuk mengelola kedua lingkungan yang memanfaatkan kontainerisasi dan orkestrasi layanan modular. Integrasi teknologi ini memungkinkan berbagai peningkatan kapabilitas secara signifikan, mulai dari deteksi dan koreksi anomali proses secara proaktif, optimalisasi strategi pemeliharaan melalui pemantauan kondisi aset kritis secara berkelanjutan, hingga meningkatkan praktik rekayasa modular yang lebih efisien dan adaptif terhadap berbagai platform perangkat keras.

Pendekatan layanan otomasi yang terpadu dan menyeluruh juga diterapkan untuk memastikan pengelolaan siklus hidup sistem berjalan optimal. Dengan demikian, perusahaan dapat meningkatkan kinerja operasional menjadi lebih efisien, lebih bersih, dan lebih cerdas, sekaligus membangun fondasi jangka panjang menuju operasi yang semakin otonom.

Automation Extended dapat diakses melalui pembaruan versi terbaru dari ABB Ability™ System 800xA®, ABB Ability™ Symphony® Plus, serta ABB Freelance. Program ini diharapkan menjadi katalis bagi transformasi industri di Indonesia, mulai dari sektor pembangkitan listrik hingga minyak dan gas, dengan menghadirkan jalur modernisasi yang aman, terarah, dan berkelanjutan.