INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indonesia Fashion Aesthetics (IFA) 2026 kembali menegaskan posisinya sebagai platform kolaboratif prestisius yang mempertemukan industri fashion, kecantikan-estetika, dan gaya hidup dalam satu panggung eksklusif. 

Memasuki tahun ketiga penyelenggaraan, ajang tahunan ini digelar di Ballroom The Ritz-Carlton Hotel, Pacific Place Jakarta, dengan mengusung tema besar “Sophisticated”.

Tema tersebut merepresentasikan keanggunan yang lahir dari kedewasaan, kecerdasan, dan selera tinggi. Nuansa elegan yang modern namun berakar pada keindahan klasik terasa kuat melalui rangkaian fashion show, exhibition (pameran), hingga awarding (penghargaan). Harmoni kemewahan dan kesederhanaan menjadi benang merah visual yang menghadirkan tampilan refined, graceful, dan penuh karakter.

Sebagai ajang yang konsisten dinanti pelaku dan penikmat fashion Tanah Air, IFA 2026 dirancang untuk memperkuat sinergi lintas sektor—mulai dari fashion, modest fashion, kecantikan-estetika, hingga lifestyle—melalui kolaborasi, promosi, dan inovasi.

“IFA bukan sekadar wadah pertemuan industri, tetapi telah berkembang menjadi acuan utama dan benchmark bagi pelaku serta penikmat lifestyle, fashion dan estetika kelas atas yang mengutamakan kualitas, eksklusivitas, dan prestis," ujar Dian Komalasary, Founder & CEO Indonesia Fashion Aesthetics (IFA). 

"Kami berkomitmen meningkatkan pelaksanaan IFA dari tahun ke tahun, dari segi kualitas acara maupun kuantitas partisipan yang menjadi bagian dari perhelatan ini,” tambah Dian.

Fashion show IFA 2026 dikemas dengan konsep panggung megah, pencahayaan dramatis, dan dekorasi epik yang memperkuat pengalaman visual para tamu. Rangkaian peragaan busana dibagi dalam tiga sequence.

Sequence pertama menampilkan karya Itang Yunasz x Torenda, Elva Fauqo, Lia Afif, Widhi Budimulia, Sabiluna, Okky Walla x Alben Ayub Andal, Lina Sukijo, Amapola, dan Benang Jarum.

Sequence kedua menghadirkan koleksi dari ViviZubedi, Riris Ghofir, Lia Soraya, Fera Signature by Fera Ali, The She by Daisy Handayani, Gita Orlin, Rizman Ruzaini, Mazulabel, dan Ayu Dyah Andari.

Sebagai penutup, sequence ketiga mempersembahkan karya Denny Wirawan, Eridani, Masya, Arabelle, Motif Hawa, KursienKarzai, serta Buttonscarves.

Runway IFA 2026 juga menghadirkan nuansa nostalgia lewat kembalinya para model legendaris era 90-an. Okky Asokawati tampil membawakan koleksi Denny Wirawan, Elmo memperagakan karya Itang Yunasz, Ratih Soe tampil dalam rancangan Ayu Dyah Andari, Danny Dahlan mengenakan busana Eridani, serta Soraya Haque dan Thomas Djorghi yang membawakan karya Widhi Budimulia. Kehadiran mereka menambah nilai historis dan emosional dalam perhelatan bergengsi ini.

Tak hanya menghadirkan peragaan busana dan pameran, IFA 2026 juga memberikan penghargaan **IFA Award 2026** kepada figur inspiratif di bidang fashion, kecantikan, dan estetika sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka terhadap industri kreatif nasional.

Penerima IFA Award 2026 antara lain:
Sebastian Gunawan – The Most Inspiring Couture Designer
Ayu Dyah Andari – The Most Inspiring Modest Fashion Designer
ViviZubedi – The Most Fashion Figure
Tasya Farasya – The Most Beauty Influencer
Bubah Alfian – The Most Inspiring Make Up Artist Indonesia
Agnes Sutanto – The Most Inspiring Highend Jewelry Designer
JEEVES – Finest Dry Cleaning and Laundry Services
dr. Mieristika Rooselani – The Most Aesthetic Medical Expert

Seiring tingginya antusiasme belanja menjelang Ramadan, IFA 2026 kembali menghadirkan exhibition untuk memberi pengalaman belanja fashion dan produk kecantikan yang lebih lengkap bagi pengunjung. Pameran ini sekaligus menjadi ruang temu bisnis yang membuka peluang kolaborasi nasional hingga internasional bagi para pelaku industri kreatif.