INDUSTRY.co.id - Jakarta – Teknologi elektrifikasi kendaraan terus berkembang dan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari. Salah satu teknologi yang kini mulai banyak dilirik adalah Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). 

Meski kerap dianggap rumit, pengalaman berkendara menggunakan Wuling Darion PHEV justru menunjukkan bahwa teknologi ini dirancang untuk praktis dan mudah digunakan.

PHEV mengombinasikan dua sumber tenaga dalam satu kendaraan, yakni motor listrik dan mesin bensin. Perbedaannya dengan hybrid konvensional terletak pada baterai berkapasitas besar yang dapat diisi ulang dari sumber listrik eksternal. 

Dengan dukungan tersebut, mobil dapat melaju menggunakan tenaga listrik murni dalam jarak lebih panjang sebelum mesin bensin ikut bekerja.

Pada Darion PHEV, Wuling membekali teknologi Sistem Hibrida Ling Power yang bekerja sepenuhnya otomatis. Pengemudi tidak perlu mengatur perpindahan tenaga secara manual karena sistem akan menyesuaikan sendiri mode berkendara paling efisien berdasarkan kondisi jalan dan kebutuhan daya.

Dalam pengalaman berkendara, terdapat tiga skema utama yang bekerja secara mulus. Mode EV memungkinkan kendaraan melaju sepenuhnya dengan motor listrik tanpa emisi, cocok untuk penggunaan harian di dalam kota. Mode hibrida seri membuat mesin bensin berfungsi sebagai generator untuk menghasilkan listrik bagi motor penggerak. Sementara itu, mode hibrida paralel mengombinasikan mesin dan motor listrik secara bersamaan, misalnya saat akselerasi atau melaju di jalan tol.

Peralihan antar mode tersebut berlangsung halus dan nyaris tidak terasa, sehingga kenyamanan berkendara tetap terjaga.

Keunggulan lain Darion PHEV terletak pada fleksibilitas jarak tempuh. Dalam kondisi baterai penuh dan tangki bahan bakar terisi, total jangkauan gabungan diklaim mampu menembus lebih dari 1.000 kilometer. Untuk penggunaan listrik murni, kendaraan ini dapat menempuh jarak hingga 125 kilometer, cukup untuk memenuhi kebutuhan mobilitas harian tanpa konsumsi bensin.

Dari sisi teknis, Darion PHEV dibekali mesin hybrid 1.5 liter yang dipadukan dengan motor listrik berdaya 145 kW. Sistem ini didukung motor generator yang mengonversi tenaga mesin menjadi listrik, serta baterai LFP berkapasitas 20,5 kWh yang dapat diisi ulang secara eksternal. Seluruh sistem disalurkan melalui transmisi hybrid khusus yang dirancang untuk efisiensi dan kehalusan tenaga.

Wuling juga memberikan keleluasaan bagi pengemudi melalui pengaturan manajemen baterai. Mode EV Max memungkinkan penggunaan listrik hingga kapasitas baterai tersisa sekitar 12 persen. EV First memprioritaskan tenaga listrik hingga batas 35 persen sebelum sistem beralih ke mode hybrid. 

Sementara Force Power Retention memungkinkan pengguna menjaga level baterai di kisaran 35 hingga 70 persen, berguna saat memasuki area perkotaan yang membutuhkan mode EV. Seluruh pengaturan dapat diakses melalui layar head unit.

Dari sisi keamanan, baterai Darion PHEV telah dibekali sistem manajemen canggih, termasuk perlindungan termal cerdas dan pemantauan keselamatan secara real time. Seluruh sistem dirancang untuk penggunaan jangka panjang dan memberikan rasa aman bagi pemilik kendaraan.

Dibandingkan hybrid konvensional, PHEV menawarkan fleksibilitas lebih tinggi karena dapat diisi ulang dari sumber listrik eksternal. Hal ini memungkinkan perjalanan harian dilakukan sepenuhnya dengan tenaga listrik, sementara mesin bensin tetap siap mendukung perjalanan jarak jauh.

“Darion PHEV mengombinasikan motor listrik, baterai berkapasitas besar, dan mesin pembakaran dalam dalam satu sistem. Kendaraan ini memungkinkan pengoperasian dalam mode listrik pada kondisi tertentu, serta beralih secara otomatis ke sistem hybrid untuk mendukung fleksibilitas penggunaan pada berbagai skenario berkendara,” ujar Aji Ibrahim, Product Planning Wuling Motors.

Melalui pendekatan tersebut, Wuling Darion PHEV membuktikan bahwa teknologi elektrifikasi tidak harus rumit. Justru sebaliknya, PHEV dapat menjadi solusi mobilitas yang praktis, efisien, dan relevan, baik untuk aktivitas harian maupun perjalanan jarak jauh.