INDUSTRY.co.id - Jakarta, Apa iya anak petani tanaman hias yang cuma lulusan SMA mampu keliling 5 benua? Sebagian besar orang berkelakar itu mustahil. Apalagi jika sang pemimpi ini punya 11 anak yang harus dinafkahi. Namun, Cheriatna, pendiri Cheria Holiday, bisa membuktikan sebaliknya.
Ini adalah perjalanan penuh liku seorang anak petani dari pinggiran Jakarta Selatan yang kini sukses menjadi pelopor industri wisata halal global melalui bendera Cheria Holiday.
Mimpi dari Kebun Tanaman Hias Jaksel
Di antara jajaran polybag hitam dan aroma pupuk kandang, Cheriatna muda dengan tubuh kurus menghabiskan masa kecilnya. Sebagai anak petani tanaman hias, kemewahan adalah hal yang tidak terjangkau. Menanam harapan memanen pengetahuan, menjadi fondasi hidupnya.
Baca Juga: Cheria Holiday Gandeng BSI, Perkuat Ekosistem Wisata Halal Nasional
Secara akademis, ayunan langkahnya sering dipandang sebelah mata karena pendiri Cheria Holiday ini hanyalah lulusan SMA. Gemerlap ibukota yang berorientasi memuja-muji gelar sarjana, ramai meragukan masa depannya. "Mau jadi apa? Paling banter meneruskan cangkul bapaknya," cibiran dari kiri dan kanan itu terus terngiang.
Namun, pria kelahiran 5 Agustus 1974 ini memiliki mentalitas baja.
"Ijazah hanyalah kertas, tapi keyakinan adalah kompas. Tuhan tidak melihat dari mana kamu memulai, tapi seberapa kuat kamu bertahan untuk sampai di tujuan," pesan Cheriatna melalui keterangan tertulis pada media, Sabtu (3/1/2026).
Ia jadikan gulir kehidupan sebagai universitasnya. Ia meyakini nasib bisa diubah dari "apa adanya" menjadi "luar biasa" dengan kerja keras dan doa.
Bangun Cheria Holiday Sambil Memikul 11 Amanah
Tuhan memberikan tantangan sekaligus anugerah kepada Cheriatna: 11 anak. Secara logika matematika manusia, lulusan SMA menghidupi sebelas anak di kerasnya Jakarta adalah kemustahilan. Namun, anak-anak ini bukanlah beban. Bersama sang istri, Farida Ningsih, mereka justru menjadi "bahan bakar" semangat yang tak ternilai.
Cheriatna dan Farida kemudian merintis Cheria Holiday.
"Perjalanan membangun bisnis travel wisata halal tidak mulus. Jatuh bangun, kerugian, hingga strategi yang buntu pernah dirasakan. Namun, di tengah badai, saya pegang teguh satu prinsip: Sukses berbisnis di Cheria Holiday tidak boleh mengorbankan keluarga," urainya.
Ia membuktikan bahwa dirinya mampu menjadi pengusaha sukses, ayah, dan suami yang hangat. Kemesraan dengan istri tetap terjaga, dan perhatian tulus untuk 11 buah hati jadi prioritas utama.
Sukses Jelajah 5 Benua dan 50 Negara Bersama Cheria Holiday
Memegang teguh pepatah Sunda "Silih asih, silih asah, dan silih asuh", keyakinan Si Anak Petani itu terbayar lunas. Waktu membuktikan doa diiringi kerja keras tak akan mengkhianati hasil.
Kini, Cheriatna telah membawa Cheria Holiday menjadi pemimpin pasar wisata halal terdepan. Ia sukses mewujudkan impian yang dulunya terasa mustahil, memboyong istri dan anak-anaknya keliling dunia.
Jejak Keluarga Cheria telah terekam di lebih dari 50 negara. Dari dinginnya salju di Eropa, megahnya gedung pencakar langit di Amerika, hingga keheningan gurun pasir di Timur Tengah dan Afrika.
"Saya berikan materi kurikulum 'sekolah dunia' kepada mereka dan membuktikan kebesaran Tuhan secara langsung di berbagai belahan bumi," imbuh Cheriatna.
Pesan Moral: Yakin = Kunci Perubahan
Kisah sukses Cheriatna membangun Cheria Holiday sebagaimana janji Allah SWT di QS At-Tin:4 menghapus dikotomi pusat dan pinggiran. Asal-usul bukanlah penentu masa depan. Seseorang bisa lahir sebagai anak petani tanaman hias, lulusan SMA, atau orang biasa. Jika kita memiliki keyakinan berubah, keberanian melangkah, dan tidak hanya pasrah jadi penonton, dunia ada dalam genggaman.
Ingin mewujudkan mimpi keliling dunia secara halal bersama keluarga tercinta? Jangan biarkan keraguan menghentikan optimisme. Jika Cheriatna bisa, Anda juga bisa umrah plus berwisata halal dunia bersama Cheria Holiday.