INDUSTRY.co.id - Aceh – Wali Kota Lhokseumawe, Sayuki Abu Bakar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman atas respons cepat dan kepedulian yang diberikan kepada masyarakat Aceh, khususnya di Kota Lhokseumawe dan wilayah sekitarnya, pascabencana yang melanda daerah tersebut.

Sayuki menilai kehadiran dan gerak cepat Kementerian Pertanian (Kementan) melalui program Kementan Peduli menjadi harapan sekaligus penguat bagi masyarakat yang tengah menghadapi situasi sulit akibat bencana.

“Saya, Sayuki Abu Bakar, Wali Kota Lhokseumawe, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas upaya luar biasa serta respons yang sangat cepat dari Menteri Pertanian dalam membantu masyarakat kami di wilayah Aceh,” kata Sayuki, Senin (15/12).

Ia mengungkapkan bahwa pada tahap pertama, seluruh bantuan dari Kementan Peduli telah tersalurkan secara menyeluruh kepada masyarakat di Kota Lhokseumawe, Aceh Utara, dan daerah sekitarnya. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak bencana.

“Bagi masyarakat kami, bantuan ini bukan sekadar logistik, tetapi juga wujud kepedulian dan empati. Kami benar-benar merasakan respons yang cepat dan tulus dari Menteri Pertanian beserta seluruh jajarannya,” ujar Sayuki.

Atas nama Pemerintah Kota Lhokseumawe dan masyarakat Aceh, Sayuki kembali menyampaikan terima kasih atas upaya luar biasa dan keikhlasan seluruh pihak yang terlibat dalam penyaluran bantuan kemanusiaan tersebut.

“Bantuan ini menjadi penyemangat bagi masyarakat Aceh untuk bangkit dan saling menguatkan,” katanya.

Sebelumnya, Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa bantuan Kementan Peduli merupakan wujud kepedulian para pegawai Kementerian Pertanian bersama mitra strategis yang secara sukarela memberikan sumbangan untuk masyarakat terdampak bencana.

Bantuan tersebut disalurkan dalam bentuk kebutuhan pokok dan perlengkapan darurat yang disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, seluruh proses distribusi dilakukan dengan pengawalan ketat dan mekanisme verifikasi berlapis.

“Seluruh bantuan kami kawal hingga tiba di lapangan, lengkap dengan laporan foto, jumlah, dan jenis barang yang diterima. Semua kami pastikan berjalan transparan dan aman,” ujar Mentan Amran.

Ia menambahkan bahwa bencana yang terjadi di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara merupakan ujian bersama yang membutuhkan solidaritas dan gotong royong seluruh elemen bangsa.

“Bantuan ini adalah bentuk kepedulian untuk saudara-saudara kami di Sumatera. Negara hadir dan bergerak cepat untuk meringankan beban masyarakat,” tutup Mentan Amran.