INDUSTRY.co.id - Jakarta – Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman atas bantuan kemanusiaan yang disalurkan Kementerian Pertanian (Kementan) bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe.

Bantuan tersebut telah diterima dan dipusatkan di Posko Makorem Lhokseumawe yang berfungsi sebagai Posko BNPB, sebelum selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah Aceh Utara dan Lhokseumawe.

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas bantuan dari Bapak Menteri Pertanian. Alhamdulillah bantuan telah sampai dan saat ini sudah disalurkan melalui posko kepada masyarakat terdampak. Semoga amal kebaikan Pak Menteri dibalas Allah SWT,” ujar Ismail A. Jalil di Jakarta, Senin (15/12).

Saat ini, Kementerian Pertanian terus mempercepat penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana di sejumlah wilayah, termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, melalui program Kementan Peduli. 

Hingga kini, pengiriman bantuan Tahap II telah berjalan, sementara Tahap III direncanakan menggunakan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Makassar 590.

Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud kehadiran negara sekaligus bentuk kepedulian keluarga besar Kementerian Pertanian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.

“Kementerian Pertanian berkomitmen hadir dan bergerak cepat membantu saudara-saudara kita yang sedang tertimpa bencana. Bantuan ini adalah amanah dan wujud gotong royong untuk meringankan beban masyarakat,” tegas Mentan Amran.

Seluruh bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan pokok dan perlengkapan darurat yang telah disesuaikan dengan hasil koordinasi bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan pemerintah daerah setempat.

Mentan Amran juga menekankan bahwa setiap proses penyaluran bantuan dikawal secara ketat sejak pemuatan di dermaga hingga diterima di daerah tujuan. Setiap pengiriman disertai mekanisme serah terima resmi kepada pihak berwenang sebelum didistribusikan ke titik-titik terdampak.

“Semua bantuan kami kawal dari awal hingga diterima masyarakat. Ini tanggung jawab moral kami, karena bantuan ini berasal dari pegawai Kementerian Pertanian dan mitra strategis yang menitipkan amanahnya,” ujar Mentan.

Selain bantuan melalui Kementan Peduli, pemerintah pusat juga telah menyalurkan bantuan dari APBN senilai Rp1,2 triliun. Bantuan tersebut terdiri atas bantuan reguler berupa dukungan pangan rutin serta bantuan non-reguler yang dikirim sesuai permintaan daerah terdampak, termasuk tambahan beras dan minyak goreng untuk Aceh dan Sumatera Utara.

Untuk memastikan kelancaran distribusi, Kementerian Pertanian terus memperkuat koordinasi lintas instansi, termasuk dengan TNI Angkatan Laut, BNPB, serta pemerintah daerah. Kolaborasi ini dinilai menjadi kunci agar bantuan dapat tiba tepat waktu dan tepat sasaran.

Kementan memastikan akan terus memantau proses penyaluran bantuan dan siap mendukung langkah-langkah lanjutan sesuai kebutuhan di lapangan, sejalan dengan upaya pemulihan serta penguatan ketahanan pangan masyarakat terdampak bencana.