INDUSTRY.co.id - Jakarta - ACCA (Association of Chartered Certified Accountants) dan lAl (lkatan Akuntan Indonesia) menegaskan kembali bahwa profesi akuntansi yang kuat, beretika, dan berorientasi ke depan sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan (sustainable economic growth). 

Fokus baru pada kolaborasi ini hadir seiring kunjungan Direktur ACCA Asia Pasifik, Pulkit Abrol, ke Jakarta untuk berbicara di Konferensi IAI tanggal 3 Desember 2025 di Jakarta. Dalam konferensi tersebut, Pulkit Abrol memaparkan bagaimana pelaporan keberlanjutan berkualitas tinggi (high-quality sustainability reporting) dapat membuka peluang baru bagi organisasi dan perekonomian. 

"Dengan menggabungkan kepemimpinan IAl di Indonesia dan jangkauan global ACCA, kita dapat membekali generasi baru profesional dengan keterampilan digital, keberlanjutan, dan strategis yang mereka butuhkan untuk mendorong pertumbuhan inklusif," kata Pulkit Abrol, Direktur Asia Pasifik ACCA.

Kualifikasi profesional membekali individu dengan wawasan bisnis, kompetensi teknis, dan penilaian etis yang diperlukan untuk menciptakan serta melaporkan nilai berkelanjutan di dunia yang semakin digital dan saling terhubung. 

Untuk mewujudkan ambisi ini, ACCA dan IAl berkomitmen membangun profesi yang mendorong masa depan berkelanjutan dan inklusif (sustainable and inclusive future). Sebagai anggota International Federation of Accountants (|FAC), ACCA dan IAl berbagi nilai inti berupa integritas, transparansi, kepentingan publik, dan pembelajaran berkelanjutan. 

Berdasarkan nilai bersama ini, ACCA dan IAI menjajaki cara untuk meningkatkan pengakuan anggota serta memperkuat Strategic Pathway ACCA-IAl yang memfasilitasi pemegang gelar Chartered Accountant (CA) Indonesia memenuhi persyaratan keanggotaan ACCA melalui jalur Kualifikasi ACCA. 

ACCA dan IAI juga mengeksplorasi bidang kerja sama yang luas sesuai prioritas bersama dan kekuatan kelembagaan, termasuk pendidikan dan sertifikasi profesional, pengembangan talenta, transformasi digital, thought leadership dan riset, keberlanjutan serta manajemen keuangan publik, serta pengakuan kualifikasi profesional untuk meningkatkan mobilitas. 

ACCA mengakui posisi strategis penting yang dimiliki lAl dalam menetapkan standar pelaporan keuangan dan pengungkapan keberlanjutan di Indonesia serta sebagai penjaga kode etik. ACCA juga mengakui lAl sebagai lembaga yang bertanggung jawab mengembangkan akuntan bersertifikat dan mendukung pentingnya kualifikasi CA Indonesia sebagai sertifikasi utama yang menopang profesi akuntansi di Indonesia. 

“Kami sangat menghargai pengakuan ACCA atas kepemimpinan IAI sebagai Organisasi Profesi Akuntansi yang diakui di Indonesia, menegaskan komitmen bersama kami untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing global anggota Chartered Accountant” ujar Ely Zarni Husin, Direktur Eksekutif IAI. 

Secara regional, ACCA berkolaborasi dengan IAI melalui ASEAN Federation of Accountants (AFA), jaringan profesional kawasan Asia Tenggara, di mana IAl berperan penting sebagai Sekretariat permanen. 

ACCA dan IAl berbagi komitmen kuat terhadap integrasi dan sentralitas ASEAN, mendorong kerja sama regional yang lebih erat, penyelarasan progresif dengan kerangka International Sustainability Standards Board (ISSB), serta pemanfaatan lebih luas atas ASEAN Mutual Recognition Agreement Framework on Accountancy Services.