INDUSTRY.co.id - Jakarta — Menjelang penutupan tahun 2025, PT Adirahma Harapan Jaya menorehkan pertumbuhan positif di sektor konstruksi baja.
Sepanjang tahun ini, perusahaan berhasil menangani lebih dari 100 proyek konstruksi baja yang tersebar di berbagai segmen, mulai dari hunian residensial hingga bangunan komersial dan fasilitas usaha.
Proyek-proyek tersebut mencakup rumah tinggal, rumah kos, gedung usaha, hotel, restoran, kafe, hingga bangunan komersial serta fasilitas pendukung bisnis lainnya. Capaian ini sekaligus mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat dan pelaku usaha terhadap konstruksi baja sebagai solusi bangunan yang kuat, efisien, dan fleksibel.
Direktur PT Adirahma Harapan Jaya, Triyanto, menyebut tahun 2025 sebagai fase penting dalam perjalanan perusahaan. Menurutnya, konstruksi baja kini tak lagi dipandang sebagai alternatif, melainkan telah menjadi pilihan utama dalam pembangunan.
“Tahun 2025 menjadi fase penting bagi kami. Lebih dari 100 proyek yang kami tangani menunjukkan bahwa konstruksi baja semakin diterima sebagai solusi utama, bukan lagi alternatif,” ujar Triyanto.
Memasuki tahun 2026, PT Adirahma Harapan Jaya menargetkan 200 proyek konstruksi baja, hampir dua kali lipat dibandingkan capaian tahun sebelumnya. Target ambisius ini akan dicapai melalui perluasan segmen pasar, peningkatan efisiensi proses kerja, serta penguatan layanan konstruksi baja yang disesuaikan dengan kebutuhan klien.
“Target kami di 2026 adalah 200 proyek. Fokusnya bukan hanya pada jumlah, tetapi juga konsistensi kualitas pengerjaan dan ketepatan waktu. Kami ingin menjadi pilihan utama untuk konstruksi baja rumah dan bangunan usaha,” lanjut Triyanto.
Saat ini, layanan PT Adirahma Harapan Jaya meliputi pembangunan rumah tinggal dan renovasi, rumah kos bertingkat, ruko dan gedung usaha, hotel dan penginapan, restoran dan kafe, pembangunan mezanin, gudang, kanopi, atap baja, hingga berbagai bangunan komersial lainnya.
Dibandingkan metode konvensional, konstruksi baja dinilai mampu mempercepat proses pembangunan sekaligus memberikan fleksibilitas untuk pengembangan di masa depan. Hal ini menjadi daya tarik utama bagi pemilik properti dan pelaku usaha yang ingin segera mengoperasikan atau memperluas bisnis mereka.
“Bangunan hari ini harus siap tumbuh. Konstruksi baja memungkinkan ekspansi, perubahan fungsi, dan efisiensi biaya jangka panjang. Itu yang kami tawarkan ke setiap klien,” tutup Triyanto.