INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kompetisi Karya Jurnalistik MediaMIND 2025 resmi berakhir setelah proses penjurian final pada 8 Desember 2025. 

Antusiasme peserta tahun ini benar-benar meledak. Tercatat 794 karya ikut bersaing, naik 32 persen dibanding tahun sebelumnya yang hanya mengumpulkan 603 karya.

Menariknya, lonjakan terbesar justru datang dari kategori publik dan mahasiswa, khususnya pada karya konten media sosial. Fenomena ini menegaskan bahwa publik kini semakin aktif terlibat dalam isu pertambangan dan berbagai inisiatif strategis yang dijalankan Grup MIND ID.

Tak hanya itu, di kategori media profesional, karya infografis menunjukkan peningkatan signifikan. Format visual yang ringkas dan mudah dicerna ini menjadi bukti bahwa ruang pemberitaan terus berevolusi mengikuti gaya konsumsi informasi masa kini.

Corporate Secretary MIND ID, Pria Utama mengapresiasi tingginya partisipasi tahun ini. Menurutnya, kompetisi ini bukan sekadar ajang lomba, tetapi ruang dialog kreatif yang mempertemukan media, publik, dan industri.

“Kenaikan jumlah karya menunjukkan kepedulian publik terhadap masa depan sektor pertambangan begitu tinggi. Ini bukan hanya angka, tetapi energi kolektif yang mendorong kami terus bergerak maju membangun masa depan,” ujar Pria.

Dirinya juga menegaskan bahwa MediaMIND tetap dijaga sebagai kompetisi yang kredibel, transparan, dan inklusif. Seluruh karya dinilai oleh juri independen dari kalangan media, kreator, dan profesional.

Deretan juri final MediaMIND 2025 meliputi Direktur Tempo Media Group Budi Setyarso, Pemimpin Redaksi CNBC Indonesia Wahyu Daniel, Pemimpin Redaksi Bisnis Indonesia Maria Yuliana Benjamin, Direktur Utama Metro TV Group Arief Suditomo, serta fotografer senior Arbain Rambey.

Untuk kategori publik dan media sosial, penjurian juga melibatkan Komisaris Independen MIND ID Grace Natalie, Founder Tangan Belang Yudhis Thira, serta Co-founder Malaka Cania Citta.

“Kami berharap MediaMIND bukan hanya melahirkan karya terbaik, tetapi juga memperkuat literasi positif dan konstruktif bagi masa depan Indonesia,” tutup Pria.

Dengan meningkatnya partisipasi dan semakin beragamnya jenis karya, MediaMIND 2025 kembali membuktikan diri sebagai salah satu kompetisi jurnalistik paling dinamis dan inklusif di Indonesia.