INDUSTRY.co.id - Jakarta - Penyelenggaraan Health, Safety, and Environment (HSE) Awards telah memasuki tahun ke-10 pada penyelenggaraanya di tahun 2025. Sejak pertama kali dihelat pada 2015, penerapan aspek HSE di seluruh proyek PT Ciputra Residence terus menunjukkan peningkatan kinerja dari tahun ke tahun.  

Secara angka, perusahaan mencatat 37 kasus kecelakaan kerja yang terjadi di seluruh proyek Ciputra Residence pada 2017. Angka kejadian ini terus mengalami penurunan cukup signifikan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2019, perusahaan mencatat kasus kecelakaan kerja yang terjadi di seluruh proyek berada di angka 23 kejadian. Jumlahnya kembali turun di tahun 2023 menjadi 10 kasus dan lagi-lagi turun menjadi 4 kejadian di tahun 2025. 

"Pada tahun 2015 - 2016 kita baru mulai tracking jumlah kecelakaan kerja, waktu itu kontraktor kita mencatat 50% laporan kecelakaan kerja, dan tahun ini 95% kontraktor kita sudah mencapai zero accident. Targetnya memang zero, kapan akan zero? Mudah mudahan tahun ini sudah sampe zero. Walaupun ada kecelakaan namun angkanya cukup kecil, jadi secara nature kecelakaannya pun lebih ringan," kata Direktur PT Ciputra Residence, Lalitya Ciputra Sastrawinata di Jakarta, Kamis (26/11/2025).

Sebagai salah satu perusahaan terdepan dalam sektor industri properti di Indonesia, PT Ciputra Residence menyadari pentingnya budaya HSE di seluruh lini bisnisnya. Ciputra Residence bahkan sudah lama berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat di seluruh proyeknya. Komitmen ini ditunjukkan pada saat proses pembangunan beragam produk properti milik perusahaan, khususnya rumah tapak (landed houses).

Melalui penerapan budaya HSE yang ketat, Ciputra Residence berkomitmen dan konsisten untuk terus menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat. Tujuannya adalah meningkatkan kualitas produk-produk properti, sehingga nantinya memberikan manfaat bagi para stakeholders khususnya para konsumen.

"Kita harapkan tahun depan dengan terus menerus kita menggaungkan dan mensosialisasikan standar-standar kita, kita harap pasti betul-betul zero accident dan tidak hanya 95%," lanjut Lalitya.

Pada penyelenggaraan tahun ini, HSE Awards 2025 mengusung tema “Celebrating a Decade of HSE Excellence in Ciputra Residence.” HSE Awards 2025 merupakan konsistensi perusahaan dalam implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di setiap aktifitas pekerjaan melalui program yang terstruktur. 

“Kami berharap dengan adanya Award yang terus konsisten kita berikan kepada Mitra kontraktor dan Project internal kami ini dapat meyakinkan segala pihak bahwa keseriusan dalam menciptakan area kerja dengan aman selamat dan tetap menjaga konsentrasi pencapaian progress internal kami,” kata Lalitya.

Tahun ini penghargaan diberikan kepada 85 kontraktor sebagai mitra kerja dan project internal dengan enam kategori penghargaan, yaitu :

  • Best Implementation Health, Safety & Environment Contractors
  • Best Implementation Health, Safety & Environment Officer Contractors
  • Best Contractors with Working at Height Safety
  • Health, Safety and Environment Improvement Projects
  • Projects With Zero Accident
  • Contractors With Zero Accident

Para penerima penghargaan merupakan hasil dari proses penilaian yang dilakukan sejak 10 Januari 2025 hingga November 2025. Kriteria penilaian didasarkan pada Health, Safety & Environment Scoring, Non-Conformities Report and Corrective Action Request (NCR CAR), Monthly Report, dan Observasi tim HSE di proyek. Keempat kriteria penilaian ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam melaksanakan penilaian dan penentuan para penerima penghargaan.

“Keselamatan pekerja adalah prioritas yang penting dan utama untuk sama-sama kita jaga. Siapaun yang mendapatkan penghargaan dari penilaian yang kami lakukan dapat meningkatkan dan konsisten untuk menjalankannya. Bagi yang belum menerima penghargaan, kami tak henti mengajak untuk terus meningkatkan penerapan budaya HSE karena sesungguhnya kemenangan yang nyata adalah memastikan pekerja kita pulang dalam keadaan selamat,” pungkas Lalitya