INDUSTRY.co.id - Jakarta - Indonesia-ASEAN Stationery & Gifts Expo 2025 atau Pameran Alat Tulis & Kado Indonesia-ASEAN 2025 resmi digelar pada hari ini, Kamis (20/11/2025) di Hall D2 Pusat Pameran JIEXPO Jakarta. 

Diselenggarakan oleh Asosiasi Industri Perlengkapan Budaya Yiwu, pameran bertema "Inovasi, Kerja Sama, dan Saling Menguntungkan" ini menghadirkan banyak peserta dan berhasil menarik pengunjung profesional dari berbagai negara ASEAN dan Tiongkok.

Huang Changchao, Ketua Panitia Penyelenggara Pameran Alat Tulis & Kado Indonesia-ASEAN dan Presiden Asosiasi Industri Perlengkapan Budaya Yiwu menyatakan, pameran ini merupakan platform penting untuk mempromosikan pertukaran dan kerja sama antara Tiongkok dan ASEAN di bidang industri budaya dan kreatif. 

"Pada pameran tahun ini, kami sangat bangga melihat bahwa sebagian besar perusahaan peserta memiliki gaya desain yang unik serta kemampuan segmentasi pasar yang sangat tepat. Hal ini sepenuhnya menunjukkan semangat inovatif yang kuat dalam industri kita serta wawasan pasar yang semakin global," ujar Huang Changchao.

"Kami berharap melalui acara akbar ini, kita dapat lebih lanjut mempromosikan kerja sama yang mendalam antara Yiwu dan ASEAN di bidang alat tulis, cenderamata, serta produk budaya dan kreatif, sehingga tercapai pembagian sumber daya dan pasar yang saling menguntungkan.” imbuhnya.

Zhang Jinxiong, Ketua Kamar Dagang dan Industri Tiongkok-Indonesia, mengungkapkan bahwa industri alat tulis dan cenderamata merupakan pembawa budaya dan kreativitas, serta memainkan peran penting dalam mempromosikan pertukaran ekonomi dan budaya regional. 

"Pameran Alat Tulis dan Kado ASEAN telah menjadi salah satu pameran terbesar di Asia Tenggara. Pameran ini juga merupakan wujud nyata kerja sama ekonomi dan perdagangan antara Indonesia, ASEAN, dan Tiongkok. Tidak hanya menjadi jendela untuk menampilkan produk terbaru dan desain terkini, tetapi juga menjadi platform penting untuk memperdalam kerja sama, memperluas peluang antara Indonesia, ASEAN, Tiongkok, bahkan hingga industri alat tulis dan hadiah global," ungkap Zhang Jinxiong.

Dirinya berharap dapat lebih memperkuat kerja sama praktis antara perusahaan Indonesia dan Tiongkok melalui pameran ini. "Kami percaya bahwa melalui pameran ini, akan mampu mendorong inovasi dan peningkatan industri alat tulis dan hadiah, serta memberikan energi baru bagi perkembangan ekonomi regional," lanjutnya.

Sementara itu, Vinsensius Jemadu, Deputi Direktur Produk dan Kegiatan Pariwisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI menyampaikan bahwa industri budaya dan kreatif merupakan salah satu bidang utama pengembangan ekonomi Indonesia. 

"Acara ini merupakan wujud nyata dari komitmen dalam meningkatkan kualitas, kreativitas, dan kolaborasi dalam industri alat tulis dan hadiah di kawasan. Acara ini juga menjadi platform utama yang menghubungkan para pelaku industri dari Tiongkok dan pasar ASEAN untuk menampilkan inovasi, menjelajahi tren baru, dan memperkuat kemitraan lintas negara," ujar Vinsensius Jemadu.

Lebih lanjut, Kementerian Pariwisata menegaskan kembali komitmennya yang kuat untuk mendukung acara seperti IASGE 2025. "Pameran ini juga mencerminkan kekuatan kolaborasi, khususnya melalui kemitraan dengan Yiwu Cultural Supplies Industry Association, salah satu pemain penting dalam ekosistem kreatif dan perdagangan paling dinamis di dunia," katanya.

Menurutnya, pameran ini akan memberikan peluang berharga bagi perusahaan lokal untuk terhubung dengan pasar internasional, yang berkontribusi pada perkembangan internasional ekonomi kreatif Indonesia.

"Melalui kerja sama ini, Indonesia dan Tiongkok tidak hanya memperluas hubungan industri dan komersial, tetapi juga memperdalam hubungan pariwisata, mendorong peningkatan arus perjalanan, kunjungan bisnis, serta pertukaran budaya antara kedua negara," kata Vinsensius Jemadu.

Hadir juga dalam acara tersebut Li Hongwei, Konselor Kedutaan Besar Tiongkok di Indonesia, dan Wu Mingli, Ketua Dewan Bisnis Indonesia-Tiongkok.

Pameran ini menampilkan berbagai sorotan, dan terdapat interaksi yang meriah antara pelaku bisnis dan pengunjung. Perusahaan-perusahaan dari Tiongkok, Indonesia, Malaysia, Thailand, dan negara-negara lain memamerkan berbagai macam alat tulis, perlengkapan kantor, cenderamata kreatif, serta produk budaya dan kreatif, yang menarik banyak pembeli profesional untuk mampir dan bernegosiasi. 

Adapun produk-produk yang dipamerkan pada pameran ini meliputi berbagai kategori termasuk alat tulis, perlengkapan kantor, hadiah kreatif, perlengkapan sekolah, serta produk budaya dan kreatif. Pameran ini bertujuan untuk menciptakan platform perdagangan alat tulis dan hadiah paling berpengaruh di kawasan ASEAN.

Pameran ini tidak hanya menyediakan peluang bagi perusahaan untuk memamerkan dan bertukar produk, tetapi juga menyelenggarakan beberapa forum industri dan acara perjodohan bisnis untuk membantu para peserta pameran dan pembeli menjalin hubungan kerja sama jangka panjang.