INDUSTRY.co.id - Jakarta, Schneider Electric mengambil peran penting dalam mendorong percepatan transformasi kelistrikan nasional melalui kehadirannya di Electricity Connect 2025. Ajang berskala nasional yang berlangsung pada 19–21 November 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC) ini menjadi wadah strategis bagi pemangku kepentingan untuk menyelaraskan arah kebijakan, teknologi, dan investasi dalam memperkuat ketahanan serta kedaulatan energi Indonesia. Selama tiga hari penyelenggaraan, forum ini membuka ruang kolaboratif bagi berbagi gagasan, inovasi, dan peluang kerja sama yang mendukung percepatan transisi energi.

Dalam pameran tersebut, Schneider Electric memperkenalkan MCset sekaligus mengadakan sesi Media Masterclass bertema “Grids of the Future”. MCset merupakan sistem switchgear tegangan menengah digital inovatif yang mengintegrasikan sensor, konektivitas, serta pemutus sirkuit canggih seperti EvoPacT. Teknologi ini memungkinkan pemantauan real-time, pemeliharaan prediktif, dan peningkatan keselamatan serta fleksibilitas operasional pada sistem distribusi listrik. 

Pada sesi Media Masterclass, Schneider Electric juga menjelaskan bahwa MCset diproduksi di fasilitas perusahaan di Cikarang, Jawa Barat, dan menjadi solusi manajemen energi yang aman, terhubung, serta dirancang untuk mendukung digitalisasi distribusi listrik tegangan menengah.

Grids of the Future: Mengapa Jaringan Listrik Harus Berubah

Peningkatan kebutuhan listrik, penetrasi energi terbarukan, serta risiko gangguan listrik yang dapat berdampak langsung pada kelangsungan operasi bisnis mengharuskan jaringan listrik masa depan menjadi lebih cerdas, adaptif, dan aman. Schneider Electric menyebut arah perubahan ini sebagai Grids of the Future, yaitu jaringan listrik berbasis digital yang mampu memantau kondisi peralatan secara menyeluruh, mencegah gangguan sejak dini, dan menjamin kontinuitas suplai listrik.

MCset: Switchgear Generasi Baru

MCset dikembangkan untuk menjaga kestabilan dan keamanan distribusi listrik di fasilitas kritis seperti rumah sakit, pabrik, pusat data, hingga infrastruktur publik. Generasi terbaru MCset hadir dengan kemampuan konektivitas digital bawaan yang menyediakan monitoring real-time, pemeliharaan berbasis kondisi, serta respons cepat terhadap potensi gangguan. Keunggulan yang ditawarkan meliputi monitoring dan analitik 24/7, deteksi dini risiko, pencegahan downtime, serta integrasi penuh dengan platform EcoStruxure™. Inovasi tersebut menjadikan MCset sebagai fondasi penting dalam membangun jaringan listrik masa depan.

MCset Active: Pemantauan Dasar

Sebagai solusi pemantauan dasar, MCset Active menawarkan visibilitas real-time terhadap kondisi panel melalui sensor suhu untuk mendeteksi panas berlebih pada sambungan kabel dan sensor lingkungan untuk memantau kelembapan yang berpotensi menimbulkan korosi, gangguan isolasi, atau short circuit. Solusi ini menjadi langkah awal bagi pengguna yang ingin menerapkan pemeliharaan berbasis kondisi.

MCset Active Plus: Pemantauan Lanjutan

Untuk kebutuhan pemantauan yang lebih komprehensif, MCset Active Plus dilengkapi sensor tambahan yang menganalisis kesehatan pemutus tenaga (breaker), termasuk speed sensor, contact wear sensor, spring charging motor sensor, dan coil sensor. Sistem ini juga didukung fitur Partial Discharge Monitoring untuk mendeteksi indikasi awal kerusakan isolasi, seperti percikan listrik kecil yang dapat berkembang menjadi kerusakan besar. Dengan fitur-fitur tersebut, operator dapat memastikan switchgear bekerja optimal dan menghindari kegagalan peralatan berbiaya tinggi.

Pencegahan Downtime dengan Ekosistem Digital

Seluruh data dari MCset Active dan Active Plus dikirim secara otomatis ke platform EcoStruxure™, memungkinkan pemantauan 24 jam, notifikasi dini, serta analisis pakar melalui Connected Services Hub. Pendekatan pemeliharaan berbasis kondisi ini dinilai lebih efektif dibanding metode konvensional yang berbasis jadwal, karena mampu menurunkan downtime, memperpanjang usia peralatan, menekan biaya perawatan, serta meningkatkan keselamatan operasional.

Manfaat Lintas Sektor

Teknologi MCset Active dan Active Plus telah digunakan di berbagai sektor, mulai dari industri, pusat data, rumah sakit, utilitas, hingga infrastruktur publik untuk memastikan stabilitas listrik melalui monitoring menyeluruh, deteksi dini risiko, dan respons cepat terhadap potensi masalah.

Menutup sesi, Martin Setiawan, President Director Schneider Electric Indonesia & Timor Leste, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung transformasi energi nasional. “Kebutuhan energi yang semakin kompleks menuntut transformasi sistem kelistrikan yang mampu memprediksi risiko, memantau kondisi secara real time, dan menjaga kontinuitas di fasilitas-fasilitas kritis demi keberlanjutan operasional. Schneider Electric berkomitmen mempercepat perjalanan ini dengan menghadirkan teknologi dan ekosistem digital yang membuat pengelolaan listrik semakin aman, efisien, dan tangguh di masa depan.”