INDUSTRY.co.id -Jakarta — Taman Fatahillah, Kota Tua Jakarta kembali menjadi pusat perayaan budaya Nusantara melalui Acaraki Jamu Festival (AJF) 2025 – Edisi Pahlawan.
Mengusung tema “Merajut Semangat Pahlawan, Menjamu Warisan Nusantara”, festival tahunan ini hadir sebagai ruang penghormatan bagi para penjaga tradisi yang berjasa menjaga, merawat, dan meneruskan warisan jamu di tengah arus modernisasi.
Diselenggarakan bertepatan dengan Hari Pahlawan Nasional, AJF 2025 tidak hanya menampilkan jamu sebagai minuman tradisional, tetapi juga sebagai ikon budaya yang menyatukan kesehatan, seni, pariwisata, dan ekonomi kreatif.
Festival ini diikuti lebih dari 400 peserta dari berbagai kalangan.
Acaraki Jamu Festival merupakan bagian dari rangkaian tahunan “Acaraki Jamu Nusantara”, sebuah inisiatif yang bertujuan merevitalisasi jamu sebagai gaya hidup sehat dan warisan budaya yang membanggakan.
Pada edisi khusus “Pahlawan” ini, penyelenggara mengangkat narasi bahwa setiap individu memiliki spirit perjuangan di dalam dirinya.
Sosok Mbok Jamu menjadi simbol kuat ajang tahun ini. Ia digambarkan sebagai pahlawan kehidupan—perempuan yang dengan ketulusan menjaga kesehatan masyarakat melalui ramuan alami, menguatkan tubuh dan menenangkan jiwa generasi demi generasi.
Festival ini menghadirkan ruang kolaborasi yang menghubungkan berbagai sektor mulai dari kesehatan, seni pertunjukan, hingga pariwisata budaya.
Acara berlangsung meriah di Taman Fatahillah dan menghadirkan beragam kegiatan yang menghidupkan kembali semangat perjuangan dan kecintaan pada warisan Nusantara.
1. Upacara Pembukaan Pahlawan: Dibuka dengan pengibaran bendera Merah Putih dan lagu Indonesia Raya yang diputar melalui gramofon klasik, menciptakan nuansa historis yang megah.
2. Fun Walk 2.5K & Legowo Stations: Peserta diajak menyusuri rute bersejarah di kawasan Kota Tua, sekaligus melewati titik edukasi budaya jamu.
3. Peluncuran “Shadow of The Light” oleh Woro Mustiko: Karya musik ini menggabungkan orkestra Barat, alat musik tradisional Indonesia, serta kolaborasi vokal sinden—melambangkan harmoni budaya.
4. Heroes Appreciation Stage: Panggung apresiasi bagi figur-figur inspiratif yang selama ini bekerja dalam bayangan, seperti Mbok Jamu, pengemudi ojek online, petugas PPSU, hingga seniman lokal Kota Tua.
5. Karnaval Permainan & Estafet Nusantara Menghadirkan ragam permainan tradisional untuk membangkitkan kembali semangat kebersamaan dan budaya asli Indonesia.
6. Petisi Aksara Nusantara Sebuah gerakan untuk menghidupkan kembali penggunaan aksara tradisional Indonesia agar relevan dengan konteks modern dan diaplikasikan dalam lebih banyak karya.
Dengan semangat Hari Pahlawan, Acaraki Jamu Festival 2025 – Edisi Pahlawan menegaskan kembali pentingnya melestarikan jamu sebagai warisan budaya sekaligus sumber inspirasi bagi generasi masa kini.