INDUSTRY.co.id - Jakarta-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan mendapatkan sentimen positif dari rencana pengumuman BI Seven Reserve Repo Rate (RRR) pada Selasa (22/8/2017) dari Dewan Gubernur Bank Indonesia.

William Surya Wijaya, Vice President Research Department PT Indosurya Mandiri Sekuritas mengatakan, perkiraan dia IHSG pada level 5811 – 5945

Ia menyodorkan beberapa saham pilihan yaitu: MYOR, HMSP, JSMR, BBNI, ICBP, SRIL, TBIG, KAEF dan BBCA.

"Rilis data perekonomian BI rate akan menjadi salah satu sentimen yang memberikan pengaruh pergerakan IHSG pada hari ini, hari ini IHSG berpotensi menguat," kata dia di Jakarta, Selasa (22/8/2017).

Pada penutupan perdagangan Senin (21/8/2017), IHSG (-0.56%) mengalami pelemahan terdalam di Asia dengan ditutup -32.84 poin sebesar 5861.01 setelah mengalami pergerakan optimis pekan lalu. Spekulasi penjualan mobil dan prospek suku bunga menjadi salah satu faktor. 

Aksi profit taking pada sektor konsumer (-2.35%) menjadi penekan IHSG dengan saham HMSP (-4.02%) dan UNVR (-2.33%) meskipun indeks sektor keuangan (+0.51%) dan Property (+0.15%) menguat menjadi penyeimbang laju koreksi sektor konsumer. 

Investor asing pada pasar reguler tercatat net buy 57.52 Miliar rupiah sedangkan pada pasar negosiasi terjadi net sell sebesar 1.58 Triliun rupiah. Sehingga total keseluruhan pasar pada hari ini net sell 1.52 Triliun rupiah angka yang cukup besar pada bulan Agustus 2017.

"Pola pergerakan IHSG sedang berusaha untuk dapat  kembali mencetak rekor baru dalam beberapa waktu mendatang, dan dapat bertahan hingga akhir perdagangan, bukan hanya meraih hanya dalam pergerakan intraday, seperti yang telah dicapai pekan lalu, peluang koreksi wjar masih dapat dimanfaatkan untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target investasi jangka panjang," katanya.