INDUSTRY.co.id - Jakarta – President Club kembali menggelar forum bisnis internasional bertajuk “Global Shifts, Local Strategies: Bulgaria Meets Indonesia”, menghadirkan tokoh penting dari Bulgaria untuk memperkuat hubungan ekonomi dan pendidikan antara kedua negara.

Advertisement

Acara yang berlangsung di President Lounge, Menara Batavia, Jakarta ini menghadirkan Wakil Menteri Luar Negeri Bulgaria Nikolay Pavlov, didampingi Duta Besar Bulgaria untuk Indonesia Tanya Dimitrova, Ph.D., dan Kepala Kantor Perdagangan dan Ekonomi Kedutaan Bulgaria Daniel Dobrev. 

Forum ini diikuti lebih dari 100 peserta dari kalangan pengusaha, akademisi, mahasiswa, serta pejabat pemerintah.

Advertisement

Dalam paparannya, Pavlov menilai Indonesia sebagai mitra strategis di kawasan Asia Tenggara. Ia menekankan bahwa Bulgaria saat ini mencatat pertumbuhan ekonomi stabil, ditopang iklim investasi kondusif, kebijakan pajak kompetitif, kolaborasi internasional, dan penerapan transformasi digital di berbagai sektor.

“Kami terbuka untuk menjalin kerja sama dengan berbagai negara, termasuk Indonesia, baik dalam bidang perdagangan maupun investasi,” ujar Pavlov.

Advertisement

Menurutnya, jarak geografis bukan menjadi hambatan untuk memperkuat kolaborasi, mengingat potensi ekonomi Indonesia yang besar, keberagaman industri, serta populasi muda yang kuat.

Pavlov menyebut dua sektor yang berpeluang besar untuk dikembangkan bersama Indonesia, yaitu: Pariwisata: peningkatan kemudahan perjalanan antarwarga negara; Pendidikan: kesempatan pertukaran pelajar dan kolaborasi kampus.

Advertisement

Ia juga menilai bahwa hubungan pendidikan dapat menjadi pintu masuk kolaborasi ekonomi yang lebih kuat ke depan.

Ketua Yayasan Pendidikan Universitas Presiden Prof. Budi Susilo Soepandji menyambut baik peluang kolaborasi, terutama di bidang pendidikan.

“President University telah lama menjalankan program pertukaran pelajar dan menjadi rumah bagi mahasiswa asing dari berbagai negara,” ujarnya.

Berdasarkan data platform Izin Belajar Kemendikbudristek, President University tercatat sebagai perguruan tinggi dengan mahasiswa asing terbanyak di Indonesia, menunjukkan kapasitas internasional yang kuat.

Forum sebagai Jembatan Kerja Sama

Diskusi berlangsung dinamis, terutama saat peserta mengajukan pertanyaan terkait peluang konkret dalam kerja sama ekonomi, teknologi, dan inovasi pendidikan.

Executive Director President Club Prof. Chandra Setiawan berharap forum ini dapat memperluas wawasan dan membuka peluang kolaborasi baru.

“Forum ini menjadi jembatan untuk memahami strategi ekonomi Bulgaria dan merumuskan potensi kerja sama yang dapat dikembangkan bersama,” tutup Prof. Chandra.