INDUSTRY.co.id - Barru, Sulsel - Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan menggelar Program Pos Gizi bekerja sama dengan Humia Trust, komunitas warga Muslim Indonesia di Auckland, Selandia Baru. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Musyawarah Masyarakat Kelurahan yang melibatkan Puskesmas Padongko dan masyarakat Kelurahan Mangempang, Kabupaten Barru.

Advertisement

Acara berlangsung pada Senin, 20 Oktober 2025, di Aula Puskesmas Padongko. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kelurahan Mangempang, Hj. Nurmaya, S.Sos., M.M., Kepala Puskesmas Padongko, Jumardi, S.KM., M.Adm.Kes., para kader Posyandu, serta sasaran Program Pos Gizi Humia Trust.

Program Pos Gizi berfokus pada penanganan dan pencegahan stunting pada balita melalui edukasi dan intervensi perilaku. Menggunakan metode positive deviance, program ini mencontoh kebiasaan baik dari masyarakat setempat serta melibatkan kegiatan skrining gizi, pemberian suplemen, dan kerja sama lintas pihak untuk meningkatkan kesehatan anak.

Advertisement

Kepala Kelurahan Mangempang, Hj. Nurmaya, menyampaikan apresiasi kepada Dompet Dhuafa atas pelaksanaan program tersebut. Ia menilai, kegiatan ini menjadi salah satu solusi konkret dalam upaya menurunkan angka stunting di wilayahnya.

“Secara pribadi, saya sangat mendukung pelaksanaan Program Pos Gizi ini. Selama kegiatan berlangsung, kebutuhan karbohidrat berupa beras akan kami siapkan sebagai bentuk dukungan dari pihak kelurahan,” ujar Hj. Nurmaya.

Advertisement

Senada dengan itu, Imran, Kepala LKC Dompet Dhuafa Sulsel, mengungkapkan rasa syukur atas dukungan luas dari berbagai pihak terhadap program ini.

“Alhamdulillah, program ini mendapat banyak dukungan dari berbagai pihak, terlihat dari beragam sumbangsih yang diberikan. Pos Gizi ini akan dilaksanakan selama 12 hari, terdiri dari 6 hari kegiatan terpusat di rumah Ibu Kader Posyandu yang mencakup memasak, makan bersama, dan edukasi gizi, serta 6 hari berikutnya kegiatan memasak dilanjutkan di rumah masing-masing dengan tetap dalam pengawasan kader. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung Program Pos Gizi ini, khususnya kepada Humia Trust,” ungkap Imran.

Advertisement

Sementara itu, Kepala Puskesmas Padongko, Jumardi, menilai pendekatan yang diterapkan LKC Dompet Dhuafa sangat efektif karena melibatkan seluruh lapisan masyarakat dan mendorong peran aktif sasaran program.

“Metode pendekatan yang dilakukan oleh LKC Dompet Dhuafa melalui Program Pos Gizi melibatkan seluruh lapisan masyarakat dan para sasaran untuk berperan aktif. Program ini sangat membantu dalam upaya penurunan angka stunting serta mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),” ujar Jumardi.

Melalui pelaksanaan Program Pos Gizi ini, para ibu balita memperoleh pemahaman lebih mendalam tentang pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi tumbuh kembang anak. Kolaborasi antara berbagai pihak bersama Dompet Dhuafa menjadi langkah nyata dalam membentuk generasi yang lebih sehat, kuat, dan berkualitas di masa depan.