INDUSTRY.co.id - Jakarta, Akun TikTok @sriawaliyah070906 tengah menjadi perbincangan hangat setelah membagikan momen haru seorang perempuan bernama Putri yang menangis tersedu-sedu saat bertemu Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Pertemuan penuh emosi itu terjadi usai upacara peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur yang digelar di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Minggu (12/10/2025).
Dalam video berdurasi singkat tersebut, Putri tampak memeluk Gubernur Khofifah sambil menitikkan air mata. Ia mengucapkan terima kasih berulang kali, tak mampu menyembunyikan rasa haru dan bahagianya karena akhirnya bisa bertatap muka langsung dengan sosok yang selama ini sangat ia hormati.
Kisah Haru di Balik Tangis Putri
Melalui unggahan di akun TikTok-nya, Putri mengungkapkan alasan di balik tangis bahagia tersebut. Ia mengaku sangat terharu karena bisa bertemu langsung dengan orang yang dianggap telah menyelamatkan keluarganya dari keterpurukan.
“Akhirnya ketemu orang yang nyelametin keluarga aku dari putus asa, mungkin ibu lupa siapa aku tapi aku gak pernah lupa kebaikan ibu dulu. Pas ibunya nengok aku gabisa berhenti ngomong makasih,” ungkap Putri.
Putri bercerita bahwa dirinya dan sang adik pernah hampir putus sekolah karena kesulitan ekonomi. Saat itu, kondisi keluarganya sangat memprihatinkan, bahkan untuk membayar biaya sekolah pun mereka tidak memiliki uang sama sekali. Namun, di tengah keterbatasan itu, hadir bantuan dari Gubernur Khofifah yang membuat mereka bisa terus melanjutkan pendidikan hingga lulus.
“Dulu hidup aku susah banget sampe mau sekolah aja gak punya uang sepeserpun, tapi cuma Bu Gubernur Khofifah yang mau bantu bayarin aku sama adik aku sekolah sampe lulus tanpa bayar sepeserpun,” lanjutnya.
Kini, setelah bertahun-tahun berlalu, Putri akhirnya berkesempatan menyampaikan langsung rasa terima kasihnya. Ia tak kuasa menahan tangis saat mengingat kembali masa-masa sulit yang mampu mereka lewati berkat bantuan pendidikan dari sang gubernur.
“Ibu makasih banyak ya Bu udah sekolahin adik saya, makasih ya adik saya dari SD sampe SMA, ibu yang ngebantu. Ini semua impian keluarga Bu,” kata Putri.
HUT ke-80 Jawa Timur: “Jatim Tangguh Terus Bertumbuh”
Pertemuan haru tersebut terjadi dalam rangkaian acara peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur yang mengusung tema “Jatim Tangguh Terus Bertumbuh.” Upacara berlangsung khidmat sejak pukul 07.00 WIB di Gedung Negara Grahadi, menjadi simbol semangat kebersamaan dan refleksi atas perjalanan panjang pembangunan provinsi ini.
Selain seremoni, perayaan tersebut juga diramaikan dengan berbagai aksi sosial seperti pembagian bendera merah putih, penyaluran paket sembako kepada masyarakat, serta penganugerahan kepada para pahlawan dan keluarga pahlawan.
Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa delapan dekade perjalanan Jawa Timur bukan sekadar catatan sejarah, namun juga menjadi bukti semangat untuk terus tumbuh dan tangguh menghadapi tantangan zaman.
“Delapan puluh tahun Jawa Timur adalah sejarah panjang perjuangan sekaligus kemajuan,” ujarnya.
Dampak Nyata Kepedulian Pemerintah Provinsi Jawa Timur
Momen pertemuan antara Putri dan Gubernur Khofifah menjadi salah satu sorotan paling mengharukan dalam rangkaian HUT ke-80 Jawa Timur. Kisah ini menyoroti sisi manusiawi dari kebijakan pendidikan gratis yang dijalankan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Bagi Putri dan keluarganya, bantuan pendidikan tersebut bukan hanya sekadar angka dalam data statistik, melainkan harapan nyata yang mengubah masa depan mereka. Cerita ini menjadi gambaran konkret bagaimana kebijakan yang tepat sasaran mampu membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat.
Melalui tema “Jatim Tangguh Terus Bertumbuh,” Pemerintah Provinsi Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan program-program yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan. Delapan dekade perjalanan ini bukanlah akhir, melainkan pijakan untuk terus menghadirkan kebijakan yang bermakna dan menyentuh langsung kehidupan warga Jawa Timur.