INDUSTRY.co.id - Jakarta- Di tengah hiruk pikuk modernisasi Jakarta, masih ada jejak budaya yang bertahan dan menghiasi arsitektur kota: lisplang Betawi bermotif gigi balang. 

Ornamen khas ini dapat ditemui di rumah-rumah panggung, gedung bercorak Betawi, hingga bangunan publik dengan sentuhan tradisional. Bentuknya menyerupai deretan gigi belalang, tajam dan berirama, seolah menari mengikuti garis atap bangunan. 
Namun, gigi balang bukan sekadar hiasan. Dalam filosofi masyarakat Betawi, motif ini melambangkan keteguhan, kesederhanaan, sekaligus perlindungan, menjadikannya simbol identitas sekaligus kebanggaan warga Betawi.

Di balik lestarinya ornamen gigi balang, ada tangan-tangan pengrajin yang terus berinovasi. Salah satunya adalah PT Adirahma Harapan Jaya, perusahaan berbasis di Jakarta yang fokus memproduksi ornamen arsitektur khas Nusantara.

Tidak hanya mengandalkan kayu tradisional, PT Adirahma juga mengembangkan lisplang berbahan GRC (Glassfiber Reinforced Concrete) yang lebih tahan lama, fleksibel, dan mampu menampilkan detail motif yang rumit.

Untuk memenuhi kebutuhan desain arsitektur yang semakin beragam, PT Adirahma menghadirkan dua metode utama:

GRC Cetak: Menggunakan cetakan khusus untuk menghasilkan ornamen presisi, kokoh, dan siap pasang. Cocok untuk motif gigi balang klasik maupun islami.

GRC Cutting: Menggunakan teknik pemotongan presisi pada papan GRC. Metode ini memungkinkan desain lebih modern, variatif, dan menyesuaikan kebutuhan arsitek hingga kontraktor.

Kombinasi kedua teknik ini membuat lisplang gigi balang tak hanya hadir di rumah tinggal, tetapi juga di masjid, gedung pemerintahan, hotel, hingga pusat komersial.


Meski lahir dari identitas budaya Betawi, lisplang gigi balang kini diminati di berbagai kota besar di Indonesia. PT Adirahma Harapan Jaya melayani pemesanan dan pemasangan ornamen berbahan kayu, GRC cetak, maupun GRC cutting ke seluruh nusantara.

Dengan demikian, budaya Betawi tidak hanya hidup di kampung halaman, tetapi juga dikenalkan ke masyarakat yang lebih luas. Lisplang gigi balang menjadi bukti bahwa budaya lokal dapat berdampingan dengan arsitektur modern. Keberadaan ornamen ini bukan hanya soal estetika, melainkan juga pelestarian identitas Betawi dalam dunia arsitektur Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai lisplang Betawi, GRC cetak, maupun GRC cutting, dapat mengunjungi www.adirahmaharapanjaya.com.