INDUSTRY.co.id - Jakarta – Dalam semangat Hari Pelanggan Nasional, HERA menunjukkan komitmennya untuk mentransformasi pengalaman pelanggan melalui inovasi Agentic AI. Berbeda dari pendekatan konvensional, HERA merancang sebuah solusi yang berpusat pada pemahaman, empati, dan efisiensi. Dengan program dan inisiatif yang disiapkan khusus, HERA mengajak berbagai industri untuk melihat bagaimana teknologi dapat menjadi jembatan, bukan penghalang, antara bisnis dan pelanggan.

Advertisement

Tahun ini, HERA mengambil momentum Hari Pelanggan Nasional untuk memperkenalkan sebuah demonstrasi interaktif yang menampilkan kemampuan luar biasa dari teknologi Agentic AI mereka. Demo ini dirancang untuk memperlihatkan secara langsung bagaimana HERA dapat merevolusi pengalaman pelanggan di 12 industri berbeda, mulai dari layanan keuangan hingga ritel. 

Joel Anugraha Djuwadi, CEO HERA, menjelaskan bahwa chatbot konvensional sering kali menjadi penghalang antara pelanggan dan perusahaan. Mereka memberikan jawaban kaku dan sering kali tidak memahami konteks. HERA hadir dengan filosofi yang berbeda—pendekatan yang benar-benar customer-centric. Berbekal kemampuan untuk memahami konteks, emosi, dan tujuan pelanggan, Agentic AI HERA dirancang untuk memberikan jawaban yang relevan dan personal secara real-time. 

Advertisement

“Tidak ada lagi respons generik. HERA menyesuaikan setiap interaksi berdasarkan profil dan kebutuhan unik pelanggan. Selain itu, HERA juga dapat mengeksekusi tindakan otomatis. Pelanggan tidak perlu lagi berpindah kanal atau mengulang informasi karena HERA dapat langsung memproses permintaan, seperti mengajukan keluhan atau memeriksa status pesanan, tanpa intervensi manusia yang berlebihan. Teknologi ini juga menyajikan pengalaman yang konsisten, baik melalui aplikasi, situs web, atau platform media sosial, interaksi dengan HERA terasa mulus dan terintegrasi, memastikan pengalaman yang seragam di setiap titik sentuh,” papar Joel.

Melalui demo ini, HERA ingin menyampaikan pesan penting—terlepas dari industri apa pun, teknologi Agentic AI dapat membantu merek melayani pelanggan dengan lebih baik, lebih cepat, dan dengan sentuhan yang lebih manusiawi. Ini adalah langkah maju dari sekadar menjawab pertanyaan menjadi benar-benar memberikan solusi yang nyata.

Advertisement

Filosofi HERA dalam melayani pelanggan bisa dibilang sederhana, namun mendalam, bahwa pelanggan adalah pusat dari setiap inovasi. HERA menyadari bahwa di era digital, hubungan antara perusahaan dan pelanggan sering kali menjadi impersonal. Karena itu, mereka merancang teknologi Agentic AI yang menggabungkan kecerdasan dengan empati. 

“Kami melihat bahwa chatbot konvensional sering kali menjadi penghalang, memberikan jawaban kaku, terbatas, dan tidak memahami konteks. HERA hadir untuk mengubah narasi itu. Kami ingin teknologi kami tidak hanya pintar, tetapi juga berempati. Dengan memahami emosi, niat, dan tujuan pelanggan, HERA membantu merek untuk mendengar lebih baik dan memberikan respons yang tepat karena HERA mampu memahami kebutuhan di balik setiap pertanyaan.” tambah Joel.

Advertisement

Teknologi ini juga mampu memberikan solusi end-to-end dengan menghilangkan kerumitan dan proses berbelit-belit. HERA bertindak sebagai agen yang dapat menyelesaikan masalah dari awal hingga akhir. Terakhir, interaksi yang terasa alami dan manusiawi akan membangun kepercayaan dan loyalitas pelanggan. 

Bagi HERA, pelayanan terbaik bukan sekadar menjawab pertanyaan, tetapi menciptakan pengalaman yang membuat pelanggan merasa didengar, dipahami, dan dihargai. Ini adalah esensi dari hubungan yang tulus, bahkan jika sebagian interaksi dimediasi oleh teknologi. Bagi HERA, pelanggan bukan hanya konsumen; mereka adalah mitra dalam pertumbuhan dan inspirasi di setiap langkah. Setiap fitur, produk, dan solusi yang dikembangkan HERA lahir dari kebutuhan nyata dan masukan berharga dari pelanggan. 

“Kami percaya bahwa kesuksesan HERA hanya dapat dicapai ketika kami membantu merek melayani pelanggan mereka dengan lebih baik. Pelanggan kami, yang adalah para brand, adalah kompas kami. Umpan balik mereka membantu kami menyempurnakan teknologi kami, memastikan bahwa setiap inovasi yang kami hadirkan benar-benar relevan dan berdampak,” papar Joel.

Melihat ke depan, HERA memiliki komitmen yang kuat untuk terus meningkatkan pengalaman pelanggan. Rencana inovasi berfokus pada tiga area utama. Pertama, HERA akan terus menyempurnakan kemampuan AI-nya untuk memahami konteks yang lebih dalam, mengambil keputusan yang kompleks, dan memberikan solusi end-to-end dengan lebih cepat. Tujuannya adalah agar Agentic AI HERA dapat memahami kompleksitas berbagai industri, sehingga dapat memberikan solusi yang sangat spesifik dan personal.

Kedua, salah satu inovasi paling menarik yang akan diluncurkan mendatang adalah HERA untuk Voice. Kemampuan voice AI akan memungkinkan interaksi layanan pelanggan yang lebih natural, interaktif, dan terasa seperti berbicara dengan manusia. Ini akan menjadi langkah besar dalam menjembatani kesenjangan antara interaksi digital dan interaksi manusia. 

Ketiga, HERA akan terus memastikan bahwa setiap interaksi, baik melalui chat, aplikasi, atau suara, terasa mulus dan terintegrasi. Hal ini menghilangkan kendala pelanggan yang sering kali harus mengulang-ulang cerita atau data mereka di setiap kanal yang berbeda. 

Dengan visi ini, HERA tidak hanya merayakan Hari Pelanggan Nasional, tetapi juga menunjukkan bahwa pelayanan pelanggan adalah sebuah perjalanan yang berkelanjutan, sebuah proses inovasi yang tak pernah berhenti. Mereka membuktikan bahwa dengan teknologi yang tepat, pengalaman pelanggan bisa menjadi lebih dari sekadar transaksi—itu adalah kesempatan untuk membangun hubungan yang kuat dan berharga.

Hari Pelanggan Nasional 2025, Momen Puncak Apresiasi dan Peningkatan Pelayanan

Peringatan Hari Pelanggan 2025 menjadi momentum bagi para pemimpin perusahaan untuk memberikan keteladanan dalam melayani pelanggan dan membangun budaya pelayanan yang menempatkan pelanggan sebagai aset terpenting.

Handi Irawan D, CEO Frontier dan Penggagas Hari Pelanggan Nasional, menyatakan bahwa kepuasan pelanggan merupakan hal penting bagi perusahaan untuk bertumbuh. Dengan adanya Hari Pelanggan Nasional, perusahaan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pelanggan.

“Mari jadikan Hari Pelanggan Nasional 4 September 2025 sebagai momen puncak apresiasi terhadap pelanggan. Dimana, segenap pimpinan perusahaan memberikan keteladanan dalam melayani pelanggan dan membangun budaya pelayanan yang menempatkan pelanggan sebagai aset paling penting bagi perusahaan,” papar Handi.

Dengan semangat yang sama, perayaan Hari Pelanggan Nasional 2025 mengajak segenap pimpinan perusahaan untuk menjadikan momen ini sebagai puncak apresiasi kepada pelanggan. Ini adalah waktu yang tepat untuk menunjukkan komitmen dalam meningkatkan kualitas layanan, baik dari segi keramahan, kemudahan, kecepatan, maupun solusi. 

“Saat ini kita bersiap menghadapi perubahan dari Human Lead Services ke Human in Loop Services dan menuju pada Tech Lead Services, dimana pada akhirnya kita siapkan kapabilitas hyper-personalization services bagi pelanggan. Melalui Tech Lead Services, perusahaan akan mampu secara otomatis memberikan service dan nilai (value) yang sangat personal bagi pelanggan. Inilah wajah Hari Pelanggan 2025.” ujar Yuliana Agung MBA, Chairwoman Next Gen Frontier Group of Companies & CX Expert.

Hari Pelanggan Nasional bukan sekadar perayaan, melainkan pengingat penting bagi para pemimpin perusahaan bahwa fokus pada pelanggan adalah kunci untuk tetap kompetitif. Kemeriahan itu, mulai dari para pimpinan yang turun langsung melayani pelanggan, penghargaan untuk pelanggan setia, hingga liputan media, menciptakan semangat internal. Banyak perusahaan memanfaatkan momen ini untuk mengumpulkan masukan dari pelanggan, yang kemudian digunakan untuk merencanakan strategi bisnis. 

Perayaan ini juga sangat relevan dengan transformasi digital di Indonesia. Saat ini, pelanggan mengharapkan pengalaman digital yang lancar, dan Hari Pelanggan mendorong perusahaan untuk memenuhi harapan tersebut. Setiap masukan, dukungan, dan kepercayaan dari pelanggan menjadi modal untuk menjaga budaya yang berpusat pada pelanggan.

Untuk memperkuat hubungan antara merek dan pelanggan, Hari Pelanggan Nasional dimeriahkan dengan penyelenggaraan Service Quality Award (SQA) 2025. Dalam acara bertema “ThinkCustomer Evening”, Carre—perusahaan konsultan riset terkemuka yang berfokus pada pengukuran kepuasan dan kualitas layanan pelanggan, kembali mengumumkan para peraih penghargaan tahunan tersebut. Sebanyak 287 merek service di Indonesia berhasil meraih penghargaan bergengsi ini, sebagai pengakuan atas kualitas pelayanan yang mereka berikan.

Penghargaan ini didasarkan pada hasil riset Service Quality Index (SQI) 2025 yang dilakukan di empat kota besar di Indonesia, yakni Jakarta, Surabaya, Medan, dan Semarang. Survei tersebut melibatkan lebih dari 3.500 responden untuk mengukur secara langsung bagaimana pelanggan merasakan pengalaman mereka dengan suatu layanan. Service Quality Award diharapkan dapat memotivasi perusahaan untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan mereka, seiring dengan tuntutan pelanggan yang semakin tinggi di era digital.