INDUSTRY co.id - Jakarta – PT Lautan Luas Tbk (LTLS), penyedia bahan baku dan solusi terintegrasi dengan pengalaman 74 tahun melalui tiga sektor bisnis manufaktur, distribusi bahan kimia, serta layanan pendukung dan jasa menunjukkan ketahanan bisnis dengan mendorong efisiensi operasional dan menerapkan strategi adaptif di seluruh lini usaha.
Pada kuartal II - 2025, Perseroan membukukan pendapatan konsolidasi Rp4,21 triliun naik 13,7% dari periode yang sama tahun sebelumnya, yakni Rp3,7 triliun.
Pendapatan yang stabil ini menunjukkan ketahanan di dalam industri. Pada kuartal ini juga, Perseroan mencatatkan laba yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp79,6 miliar. Selain itu, laba kotor mencapai Rp331 miliar. Perolehan laba kotor ini didorong oleh peningkatan margin pada bahan baku makanan.
Eurike Hadijaya, Investor Relations, Corporate Communications, and ESG Manager PT Lautan Luas Tbk, menyatakan, tantangan eksternal pada paruh pertama tahun ini kami respons dengan langkah-langkah strategis untuk menjaga stabilitas dan memperkuat fondasi bisnis.
Perseroan juga menjalankan sejumlah inisiatif strategis untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang, di antaranya pengoperasian gudang baru yang mengusung konsep hijau oleh anak usaha di lini layanan pendukung, serta peningkatan kepemilikan saham pada usaha patungan solusi air bersih bersama Organo Water.
Lautan Luas (LTLS) juga telah menyelesaikan pelunasan Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2020 Seri B senilai Rp105,20 miliar yang jatuh tempo pada 21 Juli 2025. Hal ini mencerminkan komitmen LTLS dalam menjaga integritas keuangan dan memenuhi kewajiban kepada para investor.