INDUSTRY.co.id - Serang – PT Kawah Anugerah Properti selaku pengembang perumahan Pondok Taktakan Indah Serang melakukan penyerahan donasi 16 rumah gratis untuk masyarakat yang membutuhkan. Prosesi penyerahan ke-16 rumah gratis tersebut dilakukan di perumahan Pondok Taktakan Indah Serang, Banten, Kamis 12 Juni 2025.
Penyerahan ke-16 rumah donasi dilakukan Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Heri Jerman, Wakil Gubernur Banten A. Dimyati Natakusumah, Wali Kota Serang Budi Rustandi, dan Ketua Realestat Indonesia (REI) Banten Roni H. Adali.
Tanggung jawab sosial ini sekaligus sebagai bentuk rasa syukur atas rampungnya penjualan dan pembangunan perumahan subsidi yang berlokasi di Jalan Raya Drangong, Taktakan, Kota Serang, Banten tersebut.
Direktur Utama PT Kawah Anugerah Property, M. Ridwan mengatakan, pemberian donasi 16 rumah gratis ini tergerak dan dimotivasi dari banyaknya masyarakat berpenghasilan di bawah rendah, terutama yang bekerja di sektor informal di Kota Serang yang ingin memiliki rumah tetapi mereka tidak mampu membayar cicilan kredit pemilikan rumah (KPR).
Padahal, lanjutnya, masyarakat tersebut sangat membutuhkan rumah layak huni, karena kondisi rumah yang mereka tempati sudah tidak layak huni akibat bertambahya anggota keluarga, hingga tinggal menumpang di tanah milik pemerintah.
“Dari situlah saya termotivasi untuk membantu masyarakat kurang beruntung yang membutuhkan rumah,” kata Ridwan.
Sejak pemasaran Pondok Taktakan Indah di awal tahun 2023, Ridwan berniat untuk menyisihkan keuntungan sebesar Rp1 juta dari setiap rumah yang terjual untuk membangun rumah gratis bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terlebih mereka yang terkendala penghasilan atau status pekerjaan.

“Alhamdulillah, Pondok Taktakan Indah saat ini hampir rampung dikembangkan dengan total unit terjual dan terbangun sebanyak 2.180 rumah. Dari dana keuntungan yang dikumpulkan tadi, maka pada hari ini dapat kami serahkan 16 rumah donasi yang lokaisnya juga berada di Pondok Taktakan Indah,” jelasnya.
Untuk menentukan penerima bantuan rumah gratis, pihak pengembang melibatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang untuk memilih calon-calon penerima yang dinilai layak, mengingat Pemkot memiliki jaringan perangkat hingga tingkat kelurahan. Selanjutnya, dari nama penerima yang diberikan Pemkot, kemudian diverifikasi internal oleh pengembang hingga muncul 16 penerima donasi rumah tersebut.
“Kami tetap melakukan verifikasi untuk mengecek kelayakan penerima. Sebanyak 16 penerima rumah gratis berasal dari berbagai kalangan pekerja tidak tetap, penjual makanan kaki lima, guru honorer, guru ngaji, petugas kebersihan hingga anggota TNI/Polri yang dinilai berprestasi,” ungkap Ridwan.
Tak hanya itu, pengembang Pondok Taktakan Indah juga merenovasi satu unit rumah tidak layak huni milik seorang petugas keamanan yang tinggal tidak jauh dari lokasi perumahan. Rumah yang dibedah tersebut selama ini dihuni 12 orang dan juga sering digunakan warga sekitar sebagai Posyandu.
Ridwan menyebut bahwa kebiasaan menyisihkan keuntungan dari penjualan untuk pembangunan rumah gratis ini akan diteruskan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Selama kami masih membangun (perumahan), insyaallah itikad baik dan hal-hal baik akan terus dilanjutkan,” katanya.
Ridwan berharap rumah yang mereka serahkan dapat membawa manfaat bagi penerima, sehingga menjadikan kehidupan mereka dan keluarganya menjadi lebih sejahtera dan nyaman. “Rumah yang kami donasikan tersebut wajib dihuni dan agar dijaga dengan baik,” tuturnya.
Sementara itu, Irjen Kementerian PKP mengapresiasi upaya yang dilakukaan oleh PT Kawah Anugerah Properti. Dia merasa sangat bergembira dapat menyaksikan langsung penyerahan donasi 16 rumah gratis dan perbaikan satu unit rumah tidak layak huni oleh PT Kawah Anugerah Properti.
“Pengembang ini sudah memberikan contoh yang luar biasa dan membuktikan bahwa usaha dan hasil harus memiliki keseimbangan,” jelasnya.
Irjen Kementerian PKP juga memastikan bahwa rumah yang didonasikan benar-benar berkualitas dan diberikan secara gratis. “Saya sudah berkeliling perumahan ini dan ternyata memang sangat baik dan berkualitas. Pak Menteri PKP beberapa kali juga telah memuji Pak Wawan (Ridwan) ini memiliki komitmen tinggi terhadap kualitas rumah,” ungkap Heri Jerman.
Dirinya berharap agar donasi ini membawa keberkahan bagi pengembang perumahan Pondok Taktakan Indah.
Hal senada juga disampaikan Wakil Gubernur Banten, A. Dimyati Natakusumah. Dirinya berharap semakin banyak pengembang terutama anggota REI yang memberikan kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan rumah seperti yang dilakukan PT Kawah ANugerah Properti.

“Orang-orang yang diberi rumah hari ini saya yakin akan memberikan feedback positif dan keberkahan bagi yang memberikan. Karena rumah menjadi temapt keluarga berkumpul, beristirahat dan juga beribadah. Separuh kehidupan manusia ada di rumah, sehingga donasi rumah gratis ini pahalanya sangat besar,” papar Wakil Gubernur Banten.
Dikesempatan yang sama, Ketua REI Banten, Roni H. Adali juga mendorong pengembang lainnya yang tergabung dalam anggota REI khususnya di wilayah Banten untuk terus membantu masyarakat yang kurang mampu dengan mendonasikan rumah gratis, terutama bagi pengembang dengan realisasi penjualan di atas 200 unit.
Bahkan, REI Banten berencana menjadikan donasi rumah gratis ini sebagai program rutin organisasi.
“Insyaallah bisa jadi program rutin anggota REI Banten. Kita mulai dari PT Kawah Anugerah Properti hari ini, dan kami sudah punya kesepakatan untuk juga melakukan giat bedah rumah bagi 10 rumah tidak layak huni (rutilahu). Sedangkan untuk rumah gratis, kita harapkan juga terus bisa dilakukan anggota REI Banten,” tegasnya.
Pengembangan Proyek Baru
Setelah menuntaskan pengembangan Pondok Taktakan Indah, PT Kawah Anugerah Properti juga telah memulai pemasaran dan pembangunan perumahan bersubsidi Pondok Banten Indah pada awal Mei 2025.
Perumahan Pondok Banten Indah berlokasi sangat strategis karena berada persis di pinggi jalan nasional. Rencananya, untuk pengembangan tahap awal akan dibangun sebanyak 2.600 unit rumah bersbsidi.