INDUSTRY.co.id - Jakarta- Bank Indonesia (BI) memperkrasai adanya integrasi pembayaran tol dengan uang elektronik. Ada 10 bank penerbit yang siap mengintegrasikan kartu-kartu mereka. Sehingga semua kartu dapat ditaping pada satu Gerbang Tol Otomatis (GTO).
Deputi Gubernur BI Sugeng mengatakan, untuk menarik masyarakat atas aturan baru, akan ada diskon pembelian uang elektronik dari setiap bank penerbit kartu dan diskon harga kartu uang elektronik sebesar Rp10 ribu. Pembelian berlaku pada 17 Agustus 2017, dan transaksi waktunya masih disetting.
"Kita akan sosialisasi ajakan non tunai, setidaknya Oktober 2017, semua GTO resmi berlaku pakai uang elektronik," kata dia di Jakarta, Selasa (15/8/2017).
Untuk mempermudah urusan isi ulang, lanjut dia, nantinya akan ditingkatkan top up uang elektronik. Saat ini 21 titik dan diharapkan dapat 30 titik. Pelaksanaan penerapan ini juga didukung rencana penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat.
Ia katakan, integrasi ini melibatkan perbankan, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). Berbagai langkah strategis pangsa pasar transaksi non tunai akan naik. Sampai Juni 2017 sudah 28% dari 16,4% di Januari 2017. Sementara penetrasi khusus Jabotabek baru 33%.
"Langkah-langkah tersebut membutuhkan dukungan persiapan teknis serta perbaikan model bisnis yang efisien dari perbankan dan BUJT. Kami sangat apresiasi berbagai inisiatif, dukungan dan komitmen dari seluruh pihak untuk menyukseskan elektronikasi jalan tol 100%," katanya.