INDUSTRY.co.id - Jakarta – Akses jurnal elektronik bagi mahasiswa dan peneliti di Indonesia kini semakin mudah berkat kerja sama antara Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Nota kesepahaman antara kedua instansi ditandatangani oleh Sekretaris Utama Perpusnas Joko Santoso dan Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek Togar M. Simatupang, serta disaksikan oleh Kepala Perpusnas E. Aminudin Aziz dan Menteri Diktisaintek Brian Yuliarto.
Melalui sinergi ini, Perpusnas akan menyediakan akses jurnal elektronik terintegrasi untuk mendukung penelitian akademik di perguruan tinggi. Selain itu, sistem database alat penelitian yang dikembangkan akan membantu mahasiswa dan dosen dalam memperoleh referensi berkualitas.
“Kami ingin memastikan bahwa akses terhadap jurnal ilmiah semakin luas dan efisien, sehingga mempermudah mahasiswa dan peneliti dalam melakukan riset,” ujar Kepala Perpusnas E. Aminudin Aziz.
Tak hanya itu, Perpusnas dan Kemdiktisaintek juga menginisiasi program KKN Tematik Literasi, yang bertujuan meningkatkan literasi masyarakat dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.
Menteri Diktisaintek Brian Yuliarto menegaskan bahwa kerja sama ini akan mendorong efisiensi dalam berlangganan jurnal di perguruan tinggi.
"Koordinasi ini akan membuat biaya langganan jurnal lebih efisien, karena dikelola langsung oleh Perpusnas," jelasnya.
Dengan adanya kolaborasi ini, Perpusnas semakin memperkuat perannya sebagai pusat referensi akademik nasional, mendukung pengembangan riset, serta meningkatkan minat baca di kalangan masyarakat.