INDUSTRY.co.id -
Jakarta — Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) menyatakan dukungan penuh atas rencana pembukaan kembali penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) sektor domestik ke Timur Tengah.Inisiatif ini tengah diupayakan oleh Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding, sebagai langkah strategis membuka peluang kerja dengan jaminan perlindungan yang lebih baik.
Ketua Umum APJATI, Said Saleh Alwaini, menegaskan bahwa kebijakan ini diambil dengan memperhatikan berbagai aspek penting, seperti peningkatan perlindungan pekerja, penguatan regulasi perekrutan, dan peningkatan kompetensi calon PMI sebelum diberangkatkan ke luar negeri.
"Kami sangat mendukung inisiatif ini sebagai langkah progresif. Dengan regulasi dan sistem yang lebih baik, kami yakin penempatan PMI sektor domestik, terutama ke Arab Saudi, dapat berjalan lebih aman dan terjamin," ujar Said Alwaini.
APJATI juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan negara tujuan agar tercipta sistem penempatan yang aman, transparan, dan menguntungkan bagi PMI sektor domestik.
"Kami berharap pemerintah dapat mempercepat implementasi kebijakan baru yang menjamin hak-hak pekerja migran. Ini termasuk penyediaan pelatihan berbasis kompetensi dan peningkatan diplomasi tenaga kerja dengan negara tujuan," tambahnya.
Dengan dukungan penuh terhadap rencana pembukaan kembali penempatan PMI sektor domestik ini, APJATI menegaskan komitmennya untuk terus bekerja sama dengan pemerintah dan pihak terkait demi menciptakan sistem penempatan yang berkelanjutan dan berorientasi pada perlindungan serta kesejahteraan PMI.