INDUSTRY.co.id - Tangerang – PT Abemas Multitech mencetak sejarah dengan sukses menyelenggarakan Factory Acceptance Test (FAT) lokal pertama di Indonesia untuk Function Test dalam proyek Gas Compressor Package PT Pertamina. 

Advertisement

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (6/2/2025) ini menjadi langkah strategis dalam mendukung Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) serta memperkuat kemandirian industri nasional, khususnya di sektor minyak dan gas.

Pelaksanaan FAT ini merupakan bagian dari proyek Pengadaan LP Gas Compressor Package untuk pembangunan fasilitas produksi Lapangan Akasia Bagus (ABG) oleh PT Pertamina EP di Regional 2 Zona 7. 

Advertisement

Biasanya, pengujian semacam ini dilakukan di luar negeri, seperti Amerika, China, dan Singapura, terutama untuk Unit Control Panel (UCP) berbasis PLC. Namun, kali ini, FAT Function Test berhasil dilakukan sepenuhnya di dalam negeri, tepatnya di Kabupaten Tangerang, di area workshop PT Abemas Multitech.

FAT merupakan rangkaian pengujian penting yang dilakukan sebelum peralatan dikirim ke lokasi proyek guna memastikan fungsionalitas dan kepatuhan terhadap spesifikasi teknis. 

Advertisement

Direktur Utama PT Abemas Multitech, Rully Andalusia Abbas, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian ini. 

“Kami sangat bangga dapat berkontribusi dalam mendukung kemandirian industri dalam negeri. Langkah ini menunjukkan komitmen kami dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk meningkatkan TKDN dan memperkuat daya saing industri nasional,” ungkapnya.

Advertisement

Dengan dilakukannya FAT lokal ini, PT Abemas Multitech berharap dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk mengadopsi pengujian teknologi tinggi di dalam negeri, sehingga ketergantungan pada fasilitas luar negeri dapat dikurangi secara signifikan.

Wakil Bupati terpilih Kabupaten Tangerang, Intan Nurul Hikmah memberikan dukungannya. 

“Kabupaten Tangerang patut berbangga menjadi lokasi pertama untuk FAT lokal di Indonesia. Ini membuktikan bahwa daerah kami memiliki kapasitas dan kapabilitas sebagai pusat pengujian teknologi. Kami berharap langkah ini dapat membuka peluang lebih luas bagi perkembangan sektor manufaktur dan teknologi di wilayah ini,” ujarnya.

Selain menjadi tonggak sejarah dalam industri teknologi dalam negeri, acara ini juga dirangkaikan dengan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang diinisiasi oleh Wakil Bupati terpilih Kabupaten Tangerang. 

Program ini berfokus pada penanganan masalah stunting dengan penyerahan makanan bergizi hasil kolaborasi antara pemerintah Kabupaten Tangerang dan pihak swasta, termasuk PT Abemas Multitech.

Dengan adanya FAT lokal ini, diharapkan semakin banyak perusahaan yang terdorong untuk melakukan pengujian secara mandiri, memperkuat daya saing industri nasional, dan mendukung pembangunan ekonomi daerah.