INDUSTRY.co.id, Iran - Di antara ribuan toko yang berjejer di sebuah jalan di Grand Bazaar Teheran, berdirilah sebuah kedai teh, yakni Haj Ali Darvish. Kedai ini bukan satu-satunya kedai teh yang ada, tetapi kedai ini dibuka pada tahun 1918 dan ini merupakan kedai yang tertua di Teheran.
Dilansir dari cnn, Kamis (10/8/2017) kedai setinggi dua meter ini menyajikan berbagai macam menu teh dan berbagai khasiat untuk berbagai macam penyembuhan penyakit.
Pemilik kedai yang bernama Kazem Mabhutyan, mengatakan, "Saya telah melakukan perjalanan ke luar negeri dan menguji berbagai gaya seperti bahasa Inggris, Turki dan Arab, tapi tidak ada yang cocok dengan teh bergaya Persia," katanya.
Sebelum, bisnis kedai teh ini dimulai dari sang Ayah, Haj Ali Mabhutyan yang membeli kedai teh tersebut pada tahun 1962 dari pemilik aslinya Haj Mohammad Hasan Shamshiri, dan hingga saat ini, Ialah yang meneruskan bisnis Ayahnya.
Sebelum revolusi Iran 1979, orang-orang Iran biasanya hanya membawa teh nya sendiri. Tetapi, sejak tahun 2009, banyak sekali wisatawan ke Iran dan mencicipi teh buatannya.
Jumlah pengunjung asing yang bepergian ke Iran telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir, yakni dari 2,2 juta di tahun 2009 menjadi 5,2 juta pada tahun 2016.
Tak ingin ketinggalan dijaman yang serba teknologi ini, Mabhyutan memasarkan kedainya melalui akun Instagramnya 'Haj Ali Darvish' beberapa tahun yang lalu.
Dia suka memposting foto setiap orang yang berkunjung. Dia bilang itu membantu membuat kedai teh mungilnya menjadi salah satu tempat terpopuler di dunia.
"Saya meminta semua pelanggan saya untuk meninggalkan pesan di buku pengunjung, dan setiap orang yang minum teh di sini untuk pertama kalinya disajikan dengan koin suvenir," pungkasnya.