Mau Mencicipi Makanan Khas Kesultanan? ke Banten Saja Yuk!

Oleh : Chodijah Febriyani | Selasa, 08 Agustus 2017 - 18:25 WIB

Makanan Khas Banten
Makanan Khas Banten

INDUSTRY.co.id, Banten - Makanan khas Indonesia memang unik dan pastinya enak, dan tiap daerahnya pasti punya makanan khas yang beraneka ragam dan sensasi rasa yang berdeda. Bahkan, Kementerian Pariwisata menjadikan kuliner Indonesia sebagai salah satu cara untuk memperkenalkan Indonesia pada dunia lewat berbagai kegiatan.

Salah satunya kuliner khas Banten, dikutip dari dispar.bantenprov, Selasa (8/8/2017), Banten memiliki berbagai macam budaya, alam, destinasi pariwisata serta kuliner yang menggugah selera. Salah satu kuliner Banten yang populer yakni sate bandeng, yang terbuat dari ikan bandeng yang telah dihancurkan dan durinya dihancurkan terlebih dahulu.

Setelah itu, daging ikan dicampur dengan kelapa parut dan rempah-rempah sehingga rasanya gurih, sedap dan pedas. Isimewanya, Sate bandeng biasanya disajikan pada acara-acara kesultanan. Meskipun kini sate bandeng telah menjadi salah satu oleh-oleh khas Banten yang digemari oleh banyak orang.

Selain Sate Bandeng, kuliner khas lainnya yakni Rabeg, semur daging asli Banten ini didominasi rasa manis dan gurih bawang. Namun, semakin digemarinya semur ini, banyak restoran atau warung makan di sekitar Banten yang menyajikan Rabeg. Bahannya daging kambing, jeroan kambing, daging sapi, iga, hingga daging bebek. Rabeg ini dibumbui oleh banyak rempah, seperti lengkuas, lada, kayu manis, dan jahe.

Menurut cerita, Rabeg adalah hidangan para Sultan Banten pada masanya, khususnya pada masa pemerintahan Sultan Hasanudin Banten.

Sudah puas menicicipi Rabeg, Anda bisa mencoba Pempek khas Banten, Eits.. Meski namanya sama dengan Pempek asal Palembang, tapi Banten juga memiliki Pempek Petot, singkatan dari Pempek Bontot.

Membedakan pempek Palembang dengan Pempek Banten ini adalah teksturnya yang sedikit lebih kenyal dari pempek biasa yang terbuat dari ikan tenggiri. Pempek Bontot diracik dengan bumbu yang terdiri dari cabai gerus, kecap, udang kering, asam dan gula. Tidak dimakan dengan cuko.

Kurang sekali jika tidak ada hidangan penutup, Anda bisa menikmati kue jojorong, atau kue pasung. Kue ini mempunyai bentuk kerucut lancip yang dibalut dengan daun pisang.

Dari bahan-bahannya, kue ini terbuat dari tepung beras, gula jawa, santan, dan tepung sagu. Gimana? ingin mencoba kuliner khas Banten ini kah?

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kebun sawit (Foto Dok Tribunnews)

Senin, 20 Mei 2019 - 15:30 WIB

Hadapi UE, Indonesia Harus Punya Konsep Kawasan Hutan dan Deforestasi

Para pemangku kepentingan perlu duduk bersama untuk membahas pemahaman kawasan hutan dan deforestasi. Hal itu supaya ada aturan yang tegas dan tidak multitafsir agar tidak setiap ada kegiatan…

Bank BRI. (Irvan AF/INDUSTRY.co.id)

Senin, 20 Mei 2019 - 14:47 WIB

Forbes Kembali Nobatkan Bank BRI Sebagai Perusahaan Publik Terbesar di Indonesia

Jakarta – PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali dinobatkan oleh Forbes sebagai Perusahaan Publik Terbesar di Indonesia.

Arc by Crown Group

Senin, 20 Mei 2019 - 14:00 WIB

Crown Group Hadirkan Griya Tawang Berkonsep Manhattan Senilai Rp70 M di Sydney

Pengembang properti terkemuka di Australia, Crown Group kembali meluncurkan griya tawang megah bergaya Manhattan di proyek hunian vertikal terbarunya, Arc by Vrown Group di jantung kota Sydney.

Lugas M Satrio, Presiden Direktur PT Central Data Technology (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 20 Mei 2019 - 12:30 WIB

CDT Tawarkan Solusi Business Intelligence Bebas Klik Semudah Menggeser Kursor Komputer

Business Intelligence (BI) dan analitik menjadi salah satu teknologi penentu keberhasilan bisnis di era digital, namun kompleksitas penggunaan dan kecepatan solusi BI dalam menghasilkan insight…

Jalan perbatasan Nusa Tenggara Timur

Senin, 20 Mei 2019 - 12:03 WIB

Pembangunan Jalan Sabuk Merah Pacu Pertumbuhan Ekonomi Kawasan Perbatasan NTT

Selain merampungkan PLBN, Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) X Kupang Direktorat Jenderal Bina Marga juga tengah membangun Jalan perbatasan Nusa Tenggara Timur (NTT)…