INDUSTRY.co.id - Jakarta-Pada perdangan Selasa (8/8/2017) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pola pergerakanya masih konslidasimeskipun Cadangan Devisa (Cadev) yang dilansir Bank Indonesia trennya naik. IHSG akan direntang 5732 – 5834IHSG akan direntang 5732 – 5834

Bank Indonesia (BI) menyebutkan posisi cadangan devisa Indonesia akhir Juli 2017 tercatat US$127,76 miliar, lebih tinggi dibandingkan dengan posisi akhir Juni 2017 yang sebesar US$123,09 miliar.

“Rilis data cadangan devisa yang menunjukkan peningkatan juga dapat menjadi pendorong positif bagi gerak IHSG hari ini, hari ini IHSG berpotensi menguat,” kata William Surya Wijaya, Vice president Research Department PT Indosurya Mandiri Sekuritas di Jakarta, Selasa (8/8/2017).

Pada Senin ditutup melemah 28,19 poin menyusul data pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan dua 2017 di luar harapan pasar. IHSG ditutup turun 28,19 poin atau 0,48 persen menjadi 5.749,29 poin.

Selain itu data pertumbuhan ekonomi diperkirakan dapat menopang IHSG. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia pada triwulan II-2017 tumbuh sebesar 5,01 persen (year on year), kata Kepala BPS Suhariyanto. Dengan demikian, kata dia, secara kumulatif, pertumbuhan ekonomi pada semester I-2017 tercatat mencapai 5,01 persen.

“Saat ini terlihat masih berada dalam rentang konsolidasi wajar dan rilis data perekonomian GDP growth yang telah terilis menunjukkan pertumbuhan sesuai perkiraan sehingga menjadi sentimen positif bagi pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang, hal ini juga menunjukkan bahwa Indonesia masih terlihat menarik di mata investor baik luar maupun domestik yang tentunya harus selalu kita jaga keseimbangannya.

Ia merekomondasikan beberapa sahampilihan yang dapat menjadi perhatian pemodal,yaitu:

- ASII

- TLKM

- JSMR

- ROTI

- MYOR

- HMSP

- EXCL

- ICBP

- BBNI