Tips dari IFG Life untuk Membuat Perencanaan Keuangan Hadapi Ketidakpastian

Oleh : Herry Barus | Sabtu, 15 Juni 2024 - 06:43 WIB

Tips dari IFG Life untuk Membuat Perencanaan Keuangan Hadapi Ketidakpastian
Tips dari IFG Life untuk Membuat Perencanaan Keuangan Hadapi Ketidakpastian

INDUSTRY.co.id - Jakarta– Situasi ketidakpastian bisa datang di dalam hidup kapan saja tanpa diduga. PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) sebagai perusahaan asuransi jiwa dan kesehatan yang berfokus utama pada konsumen (customer centric) terus mendorong edukasi masyarakat tentang pentingnya melakukan perencanaan keuangan yang baik dan matang untuk mengantisipasi ketidakpastian di masa yang akan datang.

Direktur Bisnis Individu IFG Life Fabiola Noralita mengatakan, kita semua tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan terhadap diri kita maupun keluarga. Terkadang kondisi tak terduga seperti penyakit kritis, kecelakaan, bahkan kehilangan nyawa dapat terjadi tanpa disangka-sangka. Oleh karena itu, penting sekali melakukan perencanaan keuangan yang baik sehingga apabila hal-hal tak diharapkan itu terjadi, kondisi keuangan tidak terganggu dan dapat fokus pada penanganan risiko yang muncul.

“Kita tidak pernah mengharapkannya. Namun kita tidak pernah tahu, apa yang dapat terjadi di masa yang akan datang. Kita harus lebih aware, baik dari sisi kesehatan tubuh, maupun persiapan keuangan. Seperti sedia payung sebelum hujan, dengan perencanaan keuangan yang matang, situasi ketidakpastian di masa depan dapat kita hadapi dengan rasa yang lebih tenang,” ujarnya di sela-sela kegiatan Life Talk “Kehebatan di Balik Ketidakpastian”.

Hari ini, Jumat (14/6/2024), IFG Life kembali menggelar acara edukasi kesehatan dan keuangan “LifeTalk” dengan mengangkat tema “Kehebatan di Balik Ketidakpastian”.

Di dalam diskusi yang turut menghadirkan dokter kandungan ahli onkologi ginekologi dr. Alexy Oktoman dan Puteri Indonesia 2002 Melanie Putria, Fabiola menyebutkan bahwa asuransi merupakan salah satu bentuk dari perencanaan keuangan yang baik bagi diri dan keluarga.

Fabiola pun menyampaikan ada beragam jenis produk asuransi yang dapat menjadi pilihan bagi diri dan keluarga untuk perlindungan keuangan di kemudian hari. Mulai dari produk asuransi jiwa, asuransi kesehatan, asuransi kecelakaan, asuransi penyakit kritis, asuransi perjalanan, dan lain sebagainya.

“Esensi dari asuransi adalah sebagai proteksi, yakni perlindungan terhadap potensi-potensi risiko di masa depan yang dapat menimbulkan situasi ketidakpastian. Tentunya jika kita hendak membeli produk asuransi, disesuaikan dengan prospek risiko kita di masa depan dan juga kebutuhan-kebutuhan kita,” terangnya.

Dia mencontohkan salah satu produk asuransi yang paling mendasar adalah asuransi jiwa dan kesehatan. Hal itu dikarenakan jiwa dan kesehatan menjadi modal utama setiap insan dalam menjalani kehidupan. Tidak sedikit kondisi finansial diri dan keluarga yang menjadi terganggu apabila ada salah satu anggota keluarga yang meninggal dunia atau terkena penyakit yang memerlukan penanganan serius dan jangka panjang.

Melihat pentingnya perlindungan jiwa dan kesehatan, IFG Life pun mempersiapkan produk asuransi yang cocok bagi konsumen. Salah satunya IFG LifeCHOICE yang memberikan manfaat jiwa dan penyakit kritis. “Salah satu keunggulan IFG LifeCHOICE, yang membedakannya dari banyak produk asuransi lainnya, yakni dia bisa memberikan manfaat

jiwa dan penyakit kritis, dengan manfaat pengembalian premi. Ini menarik karena tidak semua produk asuransi jiwa maupun kesehatan dapat menyediakan manfaat pengembalian premi ini,” tuturnya.

Produk asuransi IFG LifeCHOICE menyediakan manfaat perlindungan dengan uang pertanggungan hingga Rp 2 miliar, dilengkapi juga dengan manfaat meninggal dunia.

Produk  terbaru dari IFG Life ini juga tergolong lengkap karena mencakup perlindungan untuk total 133 kondisi penyakit kritis.

Dengan premi mulai dari Rp12 juta per tahun atau setara Rp1 juta per bulan, tersedia jaminan uang kembali hingga 106% jika tidak ada klaim selama polis aktif. Jika terjadi risiko tutup usia, manfaat asuransi yang disediakan mencapai 200% uang pertanggungan.

“Produk ini diberi nama LifeCHOICE, dengan asumsi bahwamenghadirkan ketenangan hidup dan perencanaan yang baikitu merupakan pilihan yang kita buat. Ketika musibahmenimpa, misalnya terkena salah satu penyakit kritis, kita dan keluarga masih bisa melanjutkan kehidupan,” ujarnya.

Dr. Oktoman menambahkan bahwa penyakit kritis tidak menular seperti kanker dan lain sebagainya merupakan salah satu penyumbang utama penyebab kematian baik di Indonesia maupun di dunia. Karena level penyakitnya yang berat, proses pengobatannya pun tidak ringan. Oleh karenanya, pengobatan penyakit kritis sering sekali membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

“Contohnya kanker, penyebabnya tidak pasti, bisa beragam dan berbeda-beda di setiap kasus pasien. Tapi satu yang pasti, pengobatannya tidak sederhana. Seringkali memakan waktu cukup lama dan tentu saja imbasnya biaya yang tidak sedikit pula. Yang bisa kita lakukan adalah berusaha mencegah sebisa kita, dengan menerapkan gaya hidup sehat dan tentu saja perencanaan keuangan yang baik,” paparnya.

Wealth Management Division Head BTN Meru Arumdalu menyampaikan bahwa perlindungan akan Kesehatan khususnya penyakit kritis menjadi sangat penting bagi kita  nasabah-nasabah BTN. Menjadi sehat adalah suatu hal yang sangat berharga bagi kitasemua, namun kesadaran akan risiko penyakit kritis sangat penting bagi kita karena risiko penyakit kritis tidak satupun dari kita dapat menduganya.

"BTN selalu ingin memberikan layanan yang solutif bagi setiap kebutuhan nasabah khususnya dalam hal kebutuhan proteksi akan penyakit kritis dan solusi finansial didalamnya. Bersama dengan IFG Life, BTN menawarkan produk LifeCHOICE sebagai salah satu pilihan solusi proteksi yang dapat dimanfaatkan oleh nasabah"

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

Jumat, 19 Juli 2024 - 11:12 WIB

Bantah Pernyataan Ekonom Senior, Menperin Agus Beberkan Data Kinerja Gemilang Industri Manufaktur RI

Industri manufaktur Indonesia masih menunjukkan geliat yang positif di tengah dinamika ekonomi global yang masih belum stabil. Hal ini tercemin dari capaian ekspansi dari Indeks Kepercayaan…

Har Har Chicken!

Jumat, 19 Juli 2024 - 11:03 WIB

Har Har Chicken! Raih Pendanaan Yang Dipimpin Oleh East Ventures

Har Har Chicken!, kios makanan takeaway dengan spesialisasi menu yang berfokus pada har cheong gai atau ayam goreng terasi, meraih pendanaan yang dipimpin oleh East Ventures, perusahaan venture…

CCEP Indonesia Mulai Program Safe Water Gardens di Karawang

Jumat, 19 Juli 2024 - 10:31 WIB

Dukung Akses Sanitasi Aman Bagi Masyarakat, CCEP Indonesia Mulai Program Safe Water Gardens di Karawang

Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2023 menunjukkan bahwa hanya sekitar 7 juta rumah tangga di Indonesia memiliki akses ke sanitasi yang aman, sementara 11 juta orang masih melakukan praktik buang…

Sri Wahyuni Sekretaris Daerah Prov Kaltim

Jumat, 19 Juli 2024 - 08:16 WIB

Upacara 17 Agustus Perdana di IKN, Akan Torehkan Sejarah Bagi Kalimantan Timur

Penyelenggaraan Upacara Bendera Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) pertama di Ibu Kota Nusantara (IKN) akan menjadi bagian sejarah bagi masyarakat Kalimantan Timur.…

Ekspor Perusahaan Cerutu Jember

Jumat, 19 Juli 2024 - 08:02 WIB

Hebat! Perusahaan Cerutu Asal Jember Ini Sukses Perluas Pasarnya ke Thailand

Lewat Ekspor, Perusahaan Cerutu Asal Jember Perluas Pasarnya ke Thailand Bea Cukai Jember layani ekspor ratusan cerutu milik CV Dwipa Nusantara Tobacco (DNT) ke pasar Thailand pada Senin (15/07).…