Absen Tebar Deviden, Moratelindo Bakal Gencar Ekspansi Jaringan Telekomunikasi

Oleh : Ridwan | Kamis, 13 Juni 2024 - 16:55 WIB

Jajaran direksi PT Mora Telematika Indonesia Tbk.
Jajaran direksi PT Mora Telematika Indonesia Tbk.

INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) atau Moratelindo menetapkan untuk menggunakan laba bersih senilai Rp678,17 miliar sebagai laba ditahan. Kemudian, sisanya, laba bersih yang senilai Rp1 miliar dialokasikan sebagai dana cadangan perseroan.,

“Laba ditahan, penggunaannya untuk ekspansi pengembangan jaringan telekomunikasi,” ujar Direktur Utama Jimmy Kadir dalam Konferensi Pers setelah RUPST, di Jakarta, Kamis (13/6).

Dengan demikian, dalam RUPST ini perseroan memutuskan untuk tidak membagikan dividen tunai kepada para pemegang saham.

"Untuk pembagian dividen tahun buku 2023, tidak ada. Alasannya, laba tahun buku 2023 akan digunakan untuk mendukung ekspansi bisnis perseroan," kata Chief Strategic Business Officer Moratelindo, Resi Y. Bramani.

Resi menambahkan, perseroan telah mempersiapkan beberapa strategi bisnis untuk tahun ini. Seperti inovasi produk dengan launching produk baru. Lalu peningkatan kapasitas data center, kapasitas backbone dan jaringan FTTH.

"Lalu yang ketiga, kami memperkuat struktur permodalan yang didukung oleh perbankan. Institusi lainnya dan investor pasar modal. Tentunya yang penting juga yaitu peningkatan kualitas SDM dan digitalisasi internal proses," terangnya.

Pada tahun buku 2023, EBITDA Perseroan mengalami peningkatan dari Rp 2,19 triliun pada tahun 2022 menjadi sebesar Rp 2,23 triliun pada 2023, dengan EBITDA margin 47% pada 2022 menjadi 52% pada 2023. 

Laba bersih juga mengalami peningkatan dari Rp 673 miliar pada 2022 menjadi Rp 679 miliar pada 2023, dengan net profit margin menjadi menjadi 16% pada 2023 dibanding 14% pada 2022.

Perseroan tetap mempertahankan status keuangan yang kuat, dengan peningkatan ekuitas dari Rp 6,24 triliun pada akhir 2022 menjadi Rp 6,92 triliun pada akhir 2023, atau meningkat 11%. Debt to Equity Ratio (DER) juga membaik dari 139,14% pada 2022 menjadi 115,18% pada 2023.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

(ki-ka) Dida Gardera Deputi II Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kementerian Perekonomian, Nasrullah Dirjen PKH Kementerian Pertanian, Budi Sulistyo Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan, Arya Seta Managing Director PT Napindo Media Ashatama secara resmi membuka penyelenggaraan pameran dan forum internasional Indo Livestock dan Indo Feed ke-17, Indo Fisheries ke-14, Indo Dairy ke-15, Indo Agrotech ke-3, dan Indo Vet ke-4 di JCC Senayan

Rabu, 17 Juli 2024 - 19:07 WIB

Indo Livestock dan Indo Fisheries 2024 Expo dan Forum Resmi Dibuka

PT Napindo Media Ashatama (Napindo) dengan bangga mengumumkan penyelenggaraan pameran dan forum internasional Indo Livestock dan Indo Feed ke-17, Indo Fisheries ke-14, Indo Dairy ke-15, Indo…

CEO NeutraDC, Andreuw Th.A.F (kedua dari kiri) saat menjadi panelis dalam perhelatan forum internasional, Batam Interconnect World 2024 yang digelar di Marriot Batam Harbour Bay

Rabu, 17 Juli 2024 - 18:54 WIB

NeutraDC Ungkap Potensi Ekonomi Digital Batam di Forum Internasional SIJORI

Sebagai wujud komitmen perusahaan dalam pembangunan berkelanjutan, NeutraDC sebagai anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) serta NeutraDC-Nxera Batam turut berpartisipasi aktif…

Direktur Group Business Development Telkom Indonesia, Honesti Basyir (ketiga dari kiri) dan Direktur Utama Finnet, Rakhmad Tunggal Afifuddin (ketiga dari kanan, topi hitam) saat melakukan pelepasan tukik di pantai Nusa Dua, Bali beberapa waktu lalu

Rabu, 17 Juli 2024 - 18:47 WIB

Finnet Perkuat Komitmen ESG Lewat Pelepasan Tukik di Pantai Nusa Dua Bali

Sebagai langkah konkret memperkuat komitmen terhadap praktik Environmental, Social, and Governance (ESG), Group Business Development (GBD) Telkom Indonesia bersama anak perusahan, Finnet, melepas…

LLumar

Rabu, 17 Juli 2024 - 17:48 WIB

Sponsori GIIAS 2024, JKIND Kenalkan Produk Unggulan Terbaru Bagi Pencinta Otomotif Tanah Air

PT Jaya Kreasi Indonesia (JKIND), penyedia kaca film dan paint protection film (PPF) terkemuka yang berpengalaman lebih dari 40 tahun dan memiliki lebih dari 100 jaringan authorized dealer di…

Sennheiser Group

Rabu, 17 Juli 2024 - 17:45 WIB

Sennheiser Group Kembali Melihat Tahun Fiskal 2023 Yang Sukses

Sennheiser Group menghasilkan pendapatan sebesar 527,2 juta euro dengan solusi audio profesionalnya pada tahun fiskal 2023. Pendapatan ini melampaui hasil tahun sebelumnya dengan pertumbuhan…