INDUSTRY.co.id, Banyuwangi– Dalam rangka memperingati Hari Laut Sedunia, PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) melaksanakan transplantasi 500 bibit karang di Pantai Grand Watu Dodol, Banyuwangi. Kegiatan ini menggandeng Indonesian Conservation Institute (ICI) dan Pokmaswas Pesona Bahari, sebagai bentuk komitmen bersama dalam melestarikan ekosistem laut.
Andri Theja, Head of ESG PT SPIL, menyampaikan bahwa dukungan PT SPIL terhadap kegiatan ini adalah wujud nyata dari komitmen perusahaan terhadap pelestarian lingkungan laut. "Sebagai perusahaan shipping logistik yang bergantung pada kesehatan laut, kami merasa memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi nyata dalam melestarikan terumbu karang. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memperbaiki ekosistem yang rusak, mendukung biodiversitas laut, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan komunitas sekitar" tutur Andri.
Direktur ICI, Ziadatur Rizqiyah menjelaskan bahwa ICI yang berperan sebagai pelaksana dan pendamping dalam proyek transplantasi ini. "Kami bertanggung jawab atas pemilihan tempat, metode transplantasi, dan bibit karang serta menjalin kerjasama dengan kelompok masyarakat setempat. Proses pemilihan bibit karang dilakukan sehari sebelum kegiatan, dengan mempertimbangkan ukuran dan kondisi kesehatan karang untuk memastikan kelangsungan hidup pasca transplantasi" katanya.
Menurutnya, kondisi terumbu karang di Pantai Grand Watu Dodol memiliki tutupan karang hidup yang cukup baik dan dapat dikategorikan dalam kondisi ekosistem yang sehat dan stabil. "Proyek transplantasi ini merupakan bentuk dukungan terhadap ekosistem terumbu karang alami di Pantai Grand Watu Dodol. Monitoring akan selalu dilakukan oleh ICI guna memantau kondisi kesehatan dan kelangsungan hidup karang, serta melakukan tindakan tambal sulam jika ada bibit karang yang mati" papar Ziadatur.
ICI juga memiliki program edukasi lingkungan yang mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam upaya mempertahankan atau menyelamatkan ekosistem pesisir dan laut. Seperti Pokmaswas Pesona Bahari yang turut andil dalam kegiatan transplantasi tersebut.
"Sebagai mitra ICI, kami berperan mendukung sumber daya manusia yang dibutuhkan untuk turut berkontribusi dalam kegiatan ini. Respon masyarakat sekitar juga sangat baik, dibuktikan dengan keterlibatan mereka dalam setiap kegiatan konservasi yang diagendakan oleh ICI," ujar Abd. Azis, Ketua Pokmaswas Pesona Bahari.
Selain transplantasi karang, Azis mengungkapkan bahwa Pokmaswas Pesona Bahari juga rutin menyelenggarakan kegiatan bersih pantai mingguan dan pembersihan bawah laut bulanan. Mereka memiliki program eduwisata yang mengajak siswa-siswi dari berbagai jenjang pendidikan untuk mengenal lebih dekat ekosistem pesisir dan laut.
Dalam konteks program tanggung jawab sosial perusahaan, Andri juga menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG), khususnya SDG 14, Life Below Water dan SDG 13, Climate Action. "Kami berharap di Hari Laut Sedunia ini, kegiatan yang kami lakukan membawa dampak positif jangka panjang, seperti pemulihan ekosistem terumbu karang yang rusak, peningkatan populasi biota laut, dan pengurangan emisi karbon melalui peningkatan kapasitas penyerapan karbon oleh terumbu karang," tegas Andri.
Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus mendukung upaya pelestarian lingkungan laut di Indonesia, serta memberikan manfaat nyata bagi ekosistem dan masyarakat sekitar. PT SPIL, ICI, dan Pokmaswas Pesona Bahari berkomitmen untuk melanjutkan dan memperluas dukungan untuk kegiatan serupa di masa mendatang.
"Harapan kami kedepannya, masyarakat mulai sadar bahwa bumi kita sudah mulai terdegradasi akibat bencana alam maupun kegiatan manusia yang merusak lingkungan. Maka dari itu, kita harus bergerak bersama menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir dan laut” harap Azis seusai kegiatan.