INDUSTRY.co.id - Jakarta — PT Waskita Karya (Persero) Tbk memberikan pinjaman secara tunai kepada PT Waskita Toll Road (WTR) senilai Rp560 miliar.
"Fasilitas pinjaman pemegang saham ini akan diteruskan WTR kepada PT Sriwijaya Makmore Persada (SRIMP) dalam bentuk pinjaman tunai sebesar Rp560 miliar," kata Kepala Departemen SDM Munib Lusianto dalam keterangan resmi, Rabu (2/8/2017).
Berdasar perjanjian fasilitas pemegang saham nomor 08/FPPS/WTR/2017, bunga yang dibebankan atas fasilitas ini sebesar 17% per tahun dari jumlah utang pinjaman yang terutang.
Jangka waktu pinjaman pemegang saham adalah 12 bulan, sejak tanggal perjanjian. Utang pokok serta perhitungan bunga ditambah kewajiban perpajakan serta denda, wajib dibayar atau dilunasi dengan cara satu kali pembayaran bersamaan pada saat jatuh tempo.
"Dengan adanya pinjaman pemegang saham tersebut bagi SRIMP diharapkan SRIMP dapat memaksimalkan kinerja usahanya dan memberikan nilai tambah bagi pemegang saham, termasuk perseroan sebagai pemegang saham WTR," paparnya.
Ia melanjutkan, nilai transaksi ini sekitar 2,68% dari ekuitas Waskita yang tercatat mencapai Rp20,871 triliun per Juni 2017 dan 5,26% dari ekuitas perseroan sebesar Rp10,650 triliun.
Sementara itu, nilai transaksi yang dilakukan oleh WTR dengan SRIMP melebihi 0,5% dari modal disetor perusahaan dan melebihi jumlah Rp5 miliar.
Saat ini, Waskita memiliki 72,63% saham WTR, sedangkan WTR menguasai sekitar 98% saham SRIMP.
SRIMP merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pembangunan dan pengusahaan, termasuk pengelolaan jalan tol, pemborong bangunan dan kontraktor.
SRIMP adalah perusahaan yang memprakarsai proyek pembangunan jalan tol Kayu Agung-Palembang-Betung.