INDUSTRY.co.id, Surabaya - Jika dunia sudah memasuki era Industry 2.0 yang berbasiskan internet, para pengelola kawasan industri di Indonesia masih belum sadar mengenai pentingnya jaringan internet yang mumpuni. Peran para pengelola kawasan industri untuk menyediakan infrastruktur itu perlu ditingkatkan.

Advertisement

Himpunan Kawasan Industri (HKI) menyadari itu. Asosiasi para pebisnis penyedia properti pabrik dan fasilitas kawasan itu menyadari masih perlu melengkapi kawasan dengan jaringan internet super ngebut berbasiskan teknologi jaringan fiber optik.

"Selama ini isu yang masih mengemuka di kalangan para pengelola kawasan industri masih berkutat di penyediaan energi, pengelolaan limbah, sumber air, dan hambatan lokal. Mereka belum memikirkan bagaimana menyediakan jaringan internet yang canggih dan cepat," ujar Direktur Eksekutif HKI Fahmi Shahab di sela Rakernas HKI di Hotel JW Marriott Surabaya, Senin (31/7/2017).

Advertisement

Fahmi Shahah mengakui saat ini, diperlukan kecepatan dan kehandalan teknologi informasi, dalam rangka meningkatkan produktifltas industri-industri yang berada dalam kawasan industri. Karena itulah, dalam Rapat Kerja Nasional HKI ke di Surabaya, disepakati HKI menggandeng Fiberstar, sebuah perusahaan penyedia jaringan fiber optik untuk menyediakan infrastruktur jaringan internet canggih dan cepat.

"Diharapkan adanya jaringan fiber optik sebagaimana yang disiapkan oleh FiberStar sebagai salah satu fasilitas penunjang di dalam suatu kawasan industri,” tutur Fahmi.

Advertisement

Senada, Commerce Director FiberStar Thomas Dragono mengatakan, infrastruktur fiber sendiri dinilai akan menunjang proses peremajaan dan ketersediaan jaringan fiber optik di kawasan-kawasan industri sebagai persiapan untuk menyongsong era digitalisasi di Indonesia.

"Sayangnya, masih banyak pengelola kawasan industri yang belum menyadari pentingnya jaringan fiber optik sebagai tulang punggung infrastruktur," ujar Thomas kepada INDUSTRY.co.id. Karena itu, menurut dia perusahaannya terus melakukan edukasi mengingatkan pentingnnya jaringan fiber optik di kawasan industri.  

Advertisement

"Jaringan fiber optik dipercaya memiliki tingkat keamanan yang terbaik untuk informasi data dan telekomunikasi serta tingkat scalability yang tinggi, sehingga mitra kami dapat mengandalkan jaringan FiberStar untuk memenuhi kebutuhan konektivitasnya," ujar Thomas saat melakukan presentasi di hadapan hampir seratus pengusaha anggota HKI.

Thomas yakin, dengan digandengnya FiberStar oleh HKI, diharapkan dapat meningkatkan daya saing internasional bagi kawasan industri di Indonesia sehingga ke depannya dapat mengundang lebih banyak investasi karena infrastruktur fiber optik adalah salah satu pilar daya saing investasi.

"Dalam waktu dekat kami akan menggarap kawasan industri Kota Bukit Indah, Cikampek dan Kawasan Industri Pulogadung (JIEP)," ujar Thomas yang mendirikan FiberStar sejak 2014.

Meski terbilang muda, FiberStar ternyata telah dikenal sebagai perusahaan penyedia layanan infrastruktur nasional berbasis kabel fiber optik dengan konsep Net Neutrality. Dengan 100% fiber optik, jaringan FiberStar dibangun pada arsitektur akses terbuka, yang memungkinkan penyedia layanan telekomunikasi untuk memberikan layanan triple play.