INDUSTRY.co.id - Jakarta, Philips AVENT sebagai pemimpin produk ibu dan anak, yang juga merupakan bagian dari Royal Philips, memperingati Hari Anak Nasional dengan mengadakan acara talk show bertema 'Solusi untuk Menjawab Kebutuhan Nutrisi Anak'. Acara ini bertujuan untuk memberikan dukungan kepada para orangtua untuk memahami nutrisi apa yang dibutuhkan anak dalam masa tumbuh kembang atau periode emas.
Menurut WHO, masa transisi dari ASI eksklusif ke makanan pendamping ASI (MP-ASI) umumnya berlangsung saat bayi berusia enam bulan hingga 18-24 bulan, dan periode ini merupakan masa yang sangat krusial bagi anak. Di usia enam bulan, anak butuh asupan yang lebih dari ASI. Di usia ini juga anak siap menerima makanan pendamping ASI atau makanan lainnya. Apabila makanan pendamping ASI yang diberikan tidak sesuai maka pertumbuhannya bisa jadi terhambat.
Dokter Spesialis Anak Sub-Spesialisasi Nutrisi dan Penyakit Metabolik, Dr. dr. Damayanti R Sjarif Sp.A(K), mengatakan, kualitas kesehatan manusia jangka pendek dan jangka panjang akan ditentukan oleh asupan nutrisi selama periode emas, 270 hari pra-lahir yaitu masa janin dan 720 hari pasca lahir (masa bayi dan dibawah dua tahun). Masa krusial ini jangan sampai terabaikan oleh para orang tua untuk memberikan nutrisi yang benar sesuai kebutuhan anak.”
“Asupan terbaik bagi bayi di usia 0 hingga 6 bulan adalah ASI,namun menginjak umur enam bulan ke atas bayi juga memerlukan MP-ASI (makanan pendamping ASI) untuk melengkapi kebutuhan zat-zat nutrisi lainnya," ungkap dr. Damayanti saat acara Talk Show bersama Philips Avent di Jakarta (31/7/2017).
Ia menambahkan, saat ini banyak terjadi kesalahpahaman di antara para orangtua tentang pengenalan sayur dan buah yang lebih diutamakan, dibandingkan melengkapi kekurangan ASI terhadap energi, protein, lemak serta vitamin dan mineral. "Yang paling dibutuhkan oleh anak untuk tumbuh-kembang terutama otak di usia ini adalah zat gizi makro (karbohidrat,protein, lemak) dan mikro (vitamin dan mineral) yang lengkap, cukup dan seimbang." terangnya.
Lebih lanjut dr. Damayanti menjelaskan, kebutuhan harian zat besi untuk bayi berusia 6-12 bulan adalah 11 mg dan itu tidak cukup didapatkan melalui ASI. Oleh sebab itu kebutuhan zat besi harus dipenuhi oleh MP-ASI dari berbagai bahan makanan.Sumber zat besi dapat diperoleh dari daging merah, hati ayam, ikan, sayuran berwarna hijau, dan kacang-kacangan. Namun, sayur dan kacang-kacangan mengandung serat yang dapat menghambat saluran cerna, sehingga dua jenis makanan tersebut sebaiknya diberikan dengan jumlah kecil, dikombinasikan dengan sumber vitamin C, seperti jeruk dan tomat yang akan meningkatkan penyerapan zat besi.
"Prinsip dari MP-ASI adalah mengenalkan makanan keluarga dengan tekstur yang disesuaikan kemampuan oromotornya. Jadi perkenalkan makanan Indonesia yang sehat sesuai dengan ketersediaan bahan makanan lokal," pungkas dr. Damayanti.