INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Unilever Indonesia Tbk kembali memperkuat kolaborasinya dengan Masjid Istiqlal terkait komitmen pemberdayaan masyarakat dan menjaga lingkungan, dengan mengajak masyarakat khususnya para pengunjung Masjid Istiqlal untuk lebih bijak dalam memilah dan mengolah sampah, utamanya di area Masjid Istiqlal.
Inisiatif ini mencakup edukasi, penyediaan tempat sampah terpilah, serta kolaborasi dengan lembaga pengolahan sampah terpercaya, yang bertujuan untuk mengurangi timbulan sampah yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Sebagai bagian dari inisiatif ini, kemarin (20/3/2024), Unilever Indonesia dan Masjid Istiqlal menggelar edukasi bertajuk Bincang Ramadhan: Ramadhan Bersih, Bersihkan Hati, Bersihkan Lingkungan.
Menurut Direktur dan Sekretaris Perusahaan Unilever Indonesia, Nurdiana Darus, Unilever Indonesia berkomitmen untuk terus memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat dan termasuk mendorong upaya-upaya pelestarian lingkungan. Kemitraan jangka panjang yang terjalin bersama Masjid Istiqlal sejak 2017 lalu merupakan salah satu manifestasi dari komitmen tersebut.
"Pada momen Ramadhan kali ini kami kembali bermitra bersama Istiqlal, kali ini mengajak masyarakat khususnya pengunjung Masjid Istiqlal untuk lebih bijak dalam memilah dan mengolah sampah. Semoga upaya bersama ini bisa diterapkan juga tidak hanya di lingkungan masjid tetapi di rumah,” kata Nurdiana Darus.
Komitmen Unilever Indonesia dalam menjaga lingkungan telah dilakukan melalui berbagai inisiatif, seperti upaya pengumpulan dan pemrosesan sampah plastik dan program penatagunaan air di pesantren dan masjid.
Kemitraan dengan Masjid Istiqlal terkait pelestarian lingkungan juga telah terjalin melalui berbagai aktivitas, salah satunya program Water Stewardship. Yaitu donasi Unilever Indonesia berupa unit gerobak listrik pembawa tangki air kepada Badan Pengelola Masjid Istiqlal untuk mendistribusikan air hasil daur ulang dan penampungan air hujan guna memenuhi berbagai kebutuhan di lingkungan masjid.
Antusiasme masyarakat untuk beribadah dan berbuka puasa di area Masjid Istiqlal tak bisa dipungkiri berimplikasi pada timbulan sampah yang akhirnya menumpuk di TPA.
"Alhamdulillah, melalui kolaborasi dengan Unilever Indonesia, masyarakat bisa lebih mudah dan teredukasi dalam memilah sampah mereka, sehingga dampaknya dapat mengurangi timbulan sampah yang dikirim ke TPA,” kata Wakil Ketua Bidang Riayah Masjid Istiqlal, Her Pramtama.
Pada Ramadhan kali ini, Unilever Indonesia memperkuat kolaborasinya dengan Masjid Istiqlal terkait isu lingkungan. Unilever Indonesia menggandeng platform yang memfasilitasi daur ulang sampah, Duitin. Kolaborasi ini menyediakan 10 set tempat sampah terpilah di area Masjid Istiqlal dan memastikan sampah yang terkumpul dapat dimanfaatkan kembali, sehingga dapat mengurangi tumpukan sampah di TPA.
Tak hanya itu, diskusi edukatif bertajuk ‘Bincang Ramadhan: Ramadhan Bersih, Bersihkan Hati, Bersihkan Lingkungan’ juga digelar, dengan menghadirkan narasumber-narasumber relevan serta melibatkan partisipasi komunitas setempat.
Kepedulian terkait isu sampah juga disampaikan figur publik yang juga merupakan ibu dari 3 anak, Enno Lerian. Sejak kecil, Enno Lerian mengaku orang tuanya mengajarkan untuk menghindari kemubaziran. Itu juga yang ia ajarkan ke anak-anaknya kini.
"Apalagi pas Ramadhan, kadang suka malah jadi lupa diri dalam membeli berbagai makanan, yang akhirnya malah berujung di tempat sampah. Jadi yang coba saya ingatkan kediri sendiri dan anak-anak," kata Enno Lerian.
Melalui inisiatif kolaboratif ini, Unilever Indonesia berharap dapat menciptakan perubahan nyata dalam upaya pengurangan dan pengelolaan sampah, dengan meningkatkan kesadaran dan tindakan yang berkelanjutan dari masyarakat.
“Tidak hanya terbatas pada bulan Ramadan, tetapi juga sepanjang perjalanan hidup kita. Bersama-sama, kita menorehkan jejak kebaikan dalam menjaga lingkungan, karena setiap langkah kecil yang kita ambil hari ini adalah investasi besar untuk masa depan yang lebih baik bagi bumi kita,” tutup Nurdiana.