INDUSTRY.co.id - Cikarang, Naila Ayu, perempuan muda ini mengaku  bangga bisa kuliah di President University yang terletak di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, Bekasi. Menurutnya bisa berkuliah di kampus berstandar internasional, dan sudah berakreditasi A ini merupakan sebuah kebanggaan sekaligus jalan untuk menggapai cita-citanya.

Advertisement

"Saya bersyukur bisa mendapat beasiswa untuk masuk ke kampus ini sehingga itu juga membantu saya untuk mengurangi biaya perkuliahan. Di kampus ini juga menggunakan bahasa Inggris untuk komunikasi sehari hari sehingga hal itu sangat membantu saya untuk bisa lancar berkomunikasi dengan bahasa asing, yang nantinya saya harap itu juga bisa menjadi kelebihan saya dalam menghadapi dunia pekerjaan," tuturnya ketika dihubungi pekan lalu.

Kepada redaksi, perempuan berparas cantik ini juga menceritakan tentang pengalaman berharga yang didapat saat berkuliah di President University, seperti pengalaman saat dirinya menjadi project manager suatu acara bernama electroday 2023, sebuah  kegiatan tahunan yang diadakan oleh prodi teknik elektro.

Advertisement

"Pengalaman berharga saya dan tim saat mengadakan workshop arduino dan seminar dan webinar, dimana dalam acara diisi oleh Senior Manager Research & Innovation Mgmt,Telkom Corporate University Center, PT Telkom Indonesia, untuk anak-anak SMA se Indonesia.  Saya sekarang juga menjabat sebagai head of division Academic di PUMA electrical Engineering," terangnya.

Selain itu, Naila yang kini sudah menginjak semester 5 di President University ini juga menceritakan tentang awal mula masuk di President University. Dimana awalnya Ia mengaku sempat ragu dapat beradaptasi dengan kampus berlabel standar internasional ini.

Advertisement

"Sebelumnya saya membayangkan bahwa kehidupan perkuliahan itu seperti sulit, apalagi saya masuk ke universitas yang berstandar internasional yang dimana menggunakan bahasa Inggris untuk belajar dan berkomunikasi. Jujur saja awalnya saya tidak begitu bisa dan lancar bahasa Inggris, namun saya membulatkan tekad saya untuk tetap berani keluar dari zona nyaman saya dengan tekat ingin meng-upgrade diri," urainya.

"Jadi di awal semester menjadi periode yang cukup sulit untuk saya beradaptasi pada lingkungan yang baru dan pelajaran yang baru, apalagi prodi yang saya ambil juga cukup sulit, yakni teknik elektro.  Namun saya sekarang sudah melewati semua kesulitan itu, saya sudah bisa berkomunikasi dan belajar dengan bahasa inggris. Saya juga bersyukur mendapat banyak teman-teman yang baik dan selalu support disini. Jadi dari semua perjalanan awal sampai saya sudah ada di semester 5 sekarang, saya meyakini satu kalimat yaitu “kita bisa karna terbiasa”," tutupnya.

Advertisement