INDUSTRY.co.id - Tangerang - Linktown sukses membukukan kinerja gemilang sepanjang tahun 2023, tercatat nilai transaksi mencapai Rp2,4 triliun.
Kontribusi tersebut tidak lepas dari penjualan Linktown di proyek yang dikembanhkan oleh developer terkemuka di Tanah Air dan mancanegara antara lain, Sinar Mas Land, Summarecon Agung, Ciputra, Duta Putra Land, Mitbana, dan Lotte.
VP Strategic Development Linktown, Handoyo Lim meyebut bahwa kondisi market properti di Tanah Air semakin membaik. Meskipun, Indonesia akan memasuki tahun politik.
"Kami menilai, tahun politik ini penuh tantangan namun kesempatan masih sangat terbuka," ungkap Handoyo Lim kepada awak media di Tangerang (16/1).
Meskipun pencapaian di tahun 2023 melebih target penjualan tidak membuat Linktown berpuas diri. Di tahun 2024 ini, Linktown akan terus mendorong tim untuk mencapai penjualan yang lebih baik lagi.
"Caranya, dengan memperbaiki sistem digital marketing dan sumber daya tenaga pemasaran," katanya.
Pada tahun 2024 ini, Linktown menargetkan nilai transaksi sebesar Rp2,9 triliun.
Menurut Handoyo, target ini sejalan dengan perkembangan Linktown yang telah membangun jaringan kantor cabang di kota-kota besar, seperti di Jabodetabek, Bandung, dan Surabaya.
"Selain itu, Linktown juga membuka network team sales yang solid dan kerja sama yang mendalam dengan developer-developer besar di Indonesia guna memasarkan proyek andalan mereka," terang Handoyo.
Tahun ini, Linktown telah mempersiapkan beberapa strategi untuk mengembangkan pangsa pasar properti yang lebih luas guna mensukseskan proyek properti yang dipasarkan.
Salah satu strategi yang dijalankan adalah program Digital Marketing Program (DMP) yang memfokuskan team sales dan team digital marketing Linktown dalam merencanakan, mengeksekusi, dan mengevaluasi aktivitas marketing dan penjualan proyek developer secara eksklusif dari awal hingga akhir.
Selain itu, Linktown juga mengembangkan super store berbasis internet yang akan menjadi show case dan market place bagi pencari properti, yaitu www.linktown.co.id yang akan menjadi website karya pertama anak bangsa yang berisi properti-properti andalan dari semua properti developer di Indonesia dan mancanegara.
"Selain itu, dalam menghadapi tahun 2024, Linktown juga senantiasa memperbaharui sistem kerja, skill marketing team dan seluruh member-nya melalui training berkala, penerapan teknologi baru, dan menjaga profesionalisme agar kepuasan dan pelayanan kepada klien maupun customer selalu terjaga," jelasnya.
Sementara itu, Founder & President Director Linktown, Abel Andy Kurniajaya mengatakan, di tahun 2024 ini, pihaknya berencana membuka sejumlah kantor cabang di luar Jawa yakni, Bali, Medan, Makassar. Di Pulau Jawa sendiri beberapa kota dinilai potensial, seperti Semarang, Gresik, dan Sidoarjo.
Abel mengaku, sekitar 80% leads masih didapat dari platform Instagram. Namun di tahun ini pihaknya akan memperkuat promosi penjualan di semua platform, seperti YouTube dan TikTok.
"Untuk mempromosikan produk, kami menggelontorkan dana sekitar Rp1,5 miliar per bulan di platform sosial media. Bujet ini, bahkan akan kami naikkan 40% pada Maret mendatang," katanya.
Kerja Sama dengan Duta Putra Land
Saat ini, Linktown bekerja secara maksimal dengan pengembang ternama Indonesia, Duta Putra Land yang telah berkarya sejak 1983 dan menggarap lebih dari 39 proyek perumahan, perkantoran, apartemen, superblok, dan new township.
Duta Putra Land mempercayakan proyek Grand Duta City South of Jakarta, kota mandiri bernuansa resor seluas 200 hektar yang terletak di Selatan Jakarta kepada Linktown sebagai salah satu master lead yang tergabung dalam Mega Town Master Lead.
Sales Director Duta Putra Land, Effendi Aphing memaparkan, saat ini Grand Duta City South of Jakarta tengah memasarkan cluster kedua, yakni Ladera, menyusul Cluster Cascada yang sukses dipasarkan.
"Secara total, Grand Duta City South of Jakarta akan memiliki 12 hingga 15 cluster dengan total 6.000 hingga 7.000 unit rumah," ungkap Effendi.
Dia mengatakan, Duta Putra Land menargetkan pengembangan dua cluster dalam satu tahun. Untuk itu, pihaknya menggandeng sejumlah pihak untuk menggenjot penjualan, salah satunya adalah Linktown.
"Linktown sudah menjadi platform digital penjualan properti yang banyak dikenal dengan portofolio yang baik. Linktown juga telah bekerja sama dengan beberapa pengembang lain. Sebelumnya, Linktown pun telah melakukan kerja sama dengan Duta Putra Land, meskipun tidak secara eksklusif, namun kami lihat kinerjanya baik," pungkas Effendi.