Top! Pertamina Hulu Energi Sukses Raih ESG Rating Medium sebagai Produsen Minyak dan Gas Global

Oleh : Kormen Barus | Kamis, 16 November 2023 - 19:20 WIB

PT Pertamina Hulu Energi (PHE), selaku Subholding Upstream Pertamina, sukses meraih rating Environment, Social, Governance (ESG) 21.5 atau medium risk setelah melalui proses assesment dari Lembaga rating internasional, Sustainalytics. PHE berhasil mendapatkan peringkat ke enam dari 308 produsen minyak dan gas secara global.
PT Pertamina Hulu Energi (PHE), selaku Subholding Upstream Pertamina, sukses meraih rating Environment, Social, Governance (ESG) 21.5 atau medium risk setelah melalui proses assesment dari Lembaga rating internasional, Sustainalytics. PHE berhasil mendapatkan peringkat ke enam dari 308 produsen minyak dan gas secara global.

INDUSTRY.co.id, Jakarta – PT Pertamina Hulu Energi (PHE), selaku Subholding Upstream Pertamina, sukses meraih rating Environment, Social, Governance (ESG) 21.5 atau medium risk setelah melalui proses assesment dari Lembaga rating internasional, Sustainalytics. PHE berhasil mendapatkan peringkat ke enam dari 308 produsen minyak dan gas secara global. Keberhasilan ini terlihat dari peningkatan rating pada tahun 2022 dimana PHE meraih angka 30,5 atau high risk. 

Sustainalytics membagi nilai ESG ke dalam lima kategori berdasarkan kinerja perusahaan dalam mengelola risiko ESG dan risiko bisnisnya. Di antaranya nilai 0 sampai dengan nilai 10 masuk dalam kategori 'Negligible Risk', nilai 10 sampai dengan nilai 20 masuk dalam kategori 'Low Risk', nilai 20 sampai dengan nilai 30 masuk dalam kategori 'Medium Risk', dan nilai 30 sampai dengan nilai 40 masuk dalam kategori 'High Risk', serta nilai 40 ke atas masuk dalam kategori 'Severe Risk'.

Sustainalytic melakukan evaluasi terhadap 11 isu material ESG yang terdiri dari 50 indikator ESG dengan total 301 sub indikator. Dari 301 sub indikator terdapat 189 sub indikator aspek lingkungan (environment),  73 sub indikator aspek sosial (social)dan 39 sub indikator aspek tata kelola (governance).

Kegiatan eksplorasi dan produksi migas merupakan kegiatan berisiko tinggi,  semakin kecil skor nilai yang diperoleh semakin baik karena menunjukkan perusahaan telah mampu mengelola risiko dan isu material ESG dengan sangat baik. PHE dinilai telah berkomitmen dalam menerapkan prinsip keberlanjutan pada seluruh aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola. Penilaian rating ESG mempengaruhi perusahaan agar terus memaksimalkan langkah menuju Perusahaan yang berkelanjutan.

VP HSSE PHE, Geri Simansyah Achsan, mengungkapkan bahwa pencapaian rating ESG PHE merupakan bentuk komitmen Perusahaan terhadap keberlanjutan industri dari pilar ESG. “Beberapa penilaian antara lain mencakup aspek pengelolaan dan pengurangan emisi GRK, pengelolaan air, keanekaragaman hayati, keselamatan kerja, human capital,  community relations, serta etika bisnis. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan yang senantiasa mendukung kinerja PHE,” terangnya.

PHE akan terus berinvestasi dalam pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). PHE telah terdaftar dalam United Nations Global Compact (UNGC) sebagai member sejak Juni 2022. PHE berkomitmen pada Sepuluh Prinsip Universal atau Ten Principles dari UNGC dalam strategi dan operasionalnya, sebagai bagian penerapan aspek ESG. Mendukung aspek Governance, PHE juga senantiasa berkomitmen Zero Tolerance on Bribery dengan memastikan pencegahan atas fraud dilakukan dan memastikan perusahaan bersih dari penyuapan. Salah satunya dengan implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang telah terstandard ISO 37001:2016.

PHE terus mengembangkan pengelolaan operasi yang prudent dan excellent di dalam dan luar negeri secara profesional untuk mewujudkan pencapaian menjadi perusahaan minyak dan gas bumi kelas dunia yang Environmental Friendly, Socially Responsible dan Good Governance.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Sarni Mulyani, alumni D1 Batch 4 menjelaskan inovasinya

Kamis, 13 Juni 2024 - 10:47 WIB

Kampus Vokasi Kemenperin Berhasil Ciptakan Inovasi Penunjang Industri Alat Berat

Industri alat berat berperan penting dalam menunjang aktivitas di berbagai sektor, antara lain konstruksi, pertambangan, dan kehutanan. Seiring dengan kebutuhan produk alat berat yang meningkat,…

Komisaris dan Direksi Danamon Kembali Terima Penghargaan “Infobank 500 Most Outstanding Women 2024”

Kamis, 13 Juni 2024 - 10:39 WIB

Komisaris dan Direksi Danamon Kembali Terima Penghargaan “Infobank 500 Most Outstanding Women 2024”

PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) dengan bangga mengumumkan bahwa dua dari anggota Komisaris dan Direksi Danamon menerima penghargaan Infobank 500 Most Outstanding Women 2024. Penghargaan…

Kompetisi Asta Kriya Nusantara 2024

Kamis, 13 Juni 2024 - 10:20 WIB

Upaya Kemenperin Temukan Perajin Anyaman Inovatif Lewat Kompetisi Asta Kriya Nusantara

Industri kerajinan Nusantara menyimpan potensi besar sebagai sumber penghidupan masyarakat di berbagai daerah, sehingga turutberperan dalam menggerakkan perekonomian negara. Untuk itu, Kementerian…

Investasi Cerdas di Musim Panas: AC Smart Neuva Pro, Hemat dengan Garansi 10 Tahun

Kamis, 13 Juni 2024 - 10:14 WIB

Investasi Cerdas di Musim Panas: AC Smart Neuva Pro, Hemat dengan Garansi 10 Tahun

Dengan masuknya musim panas, masyarakat Indonesia mulai bersiap-siap untuk menghadapi suhu yang meningkat. Penggunaan AC (air conditioner) menjadi pilihan utama untuk memastikan kenyamanan di…

Kementerian PUPR Rampungkan Perbaikan Sistem Jaringan Air Baku Pasigala di Palu Sulawesi Tengah

Kamis, 13 Juni 2024 - 09:45 WIB

Kementerian PUPR Rampungkan Perbaikan Sistem Jaringan Air Baku Pasigala di Palu Sulawesi Tengah

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan rekonstruksi dan peningkatan Sistem Jaringan Air Baku Pasigala (Palu, Sigi dan Donggala) untuk mengembalikan fungsi…