Jababeka Bangun Pabrik LNG di Pasuruan Industrial Estate Rembang

Oleh : Ridwan | Jumat, 10 November 2023 - 18:06 WIB

Jababeka groundbreaking pabrik LNG di Pasuruan Industrial Estate Rembang
Jababeka groundbreaking pabrik LNG di Pasuruan Industrial Estate Rembang

INDUSTRY.co.id - Pasuruan – PT Jababeka Tbk meresmikan proyek mini LNG (Liquefied Natural Gas) Plant atau pabrik mini LNG, yang berlokasi di Kawasan Industri Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER), Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (9/11/2023).

Pabrik mini LNG akan berada di atas lahan 10.162 m2 dengan konsep pabrik open space. Pabrik ini akan menjadi tempat pengolahan gas alam cair (LNG) maupun distribusi dengan produksi volume maksimal 2,5 mmscfd per hari. Produksi LNG tersebut akan disimpan dan didistribusikan dalam tabung iso tank 20 dan 40 feet.

Direktur Utama PT Jababeka Tbk, Budianto Liman menjelaskan, tujuan utama pembangunan pabrik adalah untuk mendukung program pemerintah Indonesia dalam meningkatkan bauran energi rendah emisi ramah lingkungan, melalui penyediaan gas alam cair untuk memenuhi kebutuhan pelaku industri dan komersial dalam negeri.

“Pabrik ini sendiri merupakan perusahaan mini LNG plant pertama yang dikelola swasta di Indonesia. Kami optimis, beroperasinya pabrik ini nanti bisa mendukung upaya bersama pemerintah menyediakan sumber energi yang bersih dan sustainable," kata Budianto Liman

Dirinya berharap pabrik mini LNG ini bisa menjadi solusi pemenuhan energi yang berkualitas dan dengan harga semakin kompetitif bagi konsumen di Pulau Jawa dan sekitarnya. 

"Pembangunan pabrik mini LNG ini juga merupakan langkah korporasi dari Perseroan untuk meningkatkan nilai bagi pemegang saham,” jelasnya.

Budianto Liman juga menyampaikan bahwa proyek pabrik mini LNG merupakan hasil akuisisi PT Jababeka Tbk melalui entitas anak, PT Jababeka Infrastruktur di PT Likuid Nusantara Gas. 

PT Jababeka Infrastruktur menguasai 60 persen saham sedangkan sisanya masing-masing 20% dimiliki oleh Fortius Corporation dan perorangan. 

Adapun, total nilai investasi proyek ini sebesar US$ 16,898 juta dan menyerap tenaga kerja lebih dari 120 orang.

Lebih dalam, Budianto Liman menjelaskan bahwa Jababeka optimis pabrik mini LNG bisa memberikan dampak positif bagi pendapatan usaha Jababeka ke depannya, yang berasal dari pemenuhan kebutuhan dari perusahaan-perusahaan atau pengguna yang ingin harga lebih ekonomis dan sumber energi yang lebih ramah lingkungan.

Sementara itu, Wira Rahardja Direktur Utama PT Likuid Nusantara Gas, mengaku senang bisa bekerja sama dengan Jababeka. 

Menurutnya, Jababeka merupakan perusahaan pengembang kota mandiri berbasis kawasan industri yang terintegrasi dan sudah berpengalaman lebih dari 33 tahun serta berkredibilitas tinggi. Hal itu bisa terlihat dari empat proyek kota mandirinya menjadi kota mandiri berprospektif tinggi. 

“Dalam kerja sama dengan Jababeka ini, kami tidak butuh waktu lama (mempertimbangkan). Melihat keberhasilan proyek-proyek kota mandirinya, seperti Kota Jababeka dan Kawasan Industri Kendal, maka bagi kami, Jababeka merupakan partner yang sangat strategis dalam pembangunan dan pengembangan PT Likuid Nusantara Gas,” kata Wira.

Ia menambahkan bahwa pabrik mini LNG ditargetkan selesai paling cepat delapan (8) bulan dan sudah beroperasi pada semester dua tahun 2024. Sementara ini target market dari PT Likuid Nusantara Gas, akan difokuskan terutama pada daerah Jawa Timur, untuk selanjutnya  ke Jawa Tengah dan Bali dengan segmen retail, seperti hotel, kafe, restoran mall dan industri.  

“Terdekat, kami bisa membantu memenuhi kebutuhan tenant-tenant di Pasuruan Industrial Estate Rembang, dan kafe-restoran, hotel, mall yang ada di Jawa Timur dan sekitarnya,” kata Wira.

Lebih lanjut, dijelaskan Wira, pengiriman gas alam cair ke industri dan komersial di luar Jawa Timur oleh PT Likuid Nusantara Gas sangat memungkinkan. Karena pihaknya mendistribusikan gas alam cair memakai tabung besar (iso tank) dan small vessel (VGL 175 liter) yang dikirim menggunakan transportasi kendaraan (mobil/truk) dan tidak perlu memakai pipa gas untuk penyalurannya. 

Dengan mengusung konsep “Mobility Gas Solution”, PT Likuid Nusantara Gas optimis menjadi solusi transisi energi dan ikut berpartisipasi mewujudkan Indonesia net zero kedepan. 

Menurutnya, gas alam cair dari PT Likuid Nusantara Gas bisa jadi alternatif sekaligus memberi nilai tambah bagi pelaku industri untuk operasional usaha mereka. Karena selain ramah lingkungan, harga gas alam cair bisa menghemat pengeluaran biaya operasional mereka sebesar 20-30% dibanding pemakaian LPG atau BBM. 

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang diwakili oleh Nurkholis kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur, menyambut baik pembangunan pabrik mini LNG tersebut. 

Ia berharap pembangunan pabrik mini LNG berjalan dengan lancar dan bisa memenuhi kebutuhan industri-industri yang ada di Jawa Timur, serta makin banyak pelaku industri di Jawa Timur beralih memakai energi ramah lingkungan.

“Saya mewakili (Ibu Gubernur), ada titip pesan bahwa beliau sangat mendukung dan mengapreasiasi kegiatan ini, mengingat ini mendukung upaya penurunan emisi karbon. Kami berharap, setelah ini makin banyak perusahaan- perusahaan yang berubah menggunakan energi ramah lingkungan,” tutup Nurkholis.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

TPA Bantargebang

Kamis, 13 Juni 2024 - 16:12 WIB

Peduli Lingkungan, Perusahaan Harus Mulai Menerapkan Sistem Zero Waste to Landfill

Tingkat kesadaran masyarakat Indonesia akan permasalahan sampah saat ini dinilai masih butuh perhatian. Hal ini terlihat dari data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) – Kementerian…

Musim Mas Berikan Dana Dukungan Sebesar 1 Miliar Rupiah untuk PON XXI

Kamis, 13 Juni 2024 - 15:53 WIB

Musim Mas Berikan Dana Dukungan Sebesar 1 Miliar Rupiah untuk PON XXI Aceh-Sumut 2024

Musim Mas menunjukkan komitmennya untuk menyukseskan acara Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 dengan memberikan dana dukungan sebesar Rp 1 Miliar.

Karyawan di anak usaha Telkom

Kamis, 13 Juni 2024 - 15:48 WIB

Catat Pertumbuhan Laba Bersih 30%, Infomedia Kembangkan Teknologi 3A untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

Anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), PT Infomedia Nusantara (Infomedia) berhasil membukukan laba bersih sebesar 217% atau tumbuh 30% di sepanjang tahun 2023. Selain itu, revenue…

Hery Gunardi, Direktur Utama Bank Syariah Indonesia

Kamis, 13 Juni 2024 - 15:13 WIB

BSI Cairkan Dividen Tunai Rp855,56 Miliar 20 Juni 2024

PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) akan melakukan pembayaran dividen tunai pada 20 Juni 2024 menyusul keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BSI yang menetapkan akan memberikan…

Talenta BRI

Kamis, 13 Juni 2024 - 14:45 WIB

BRI Kembali Buka 3 Program Rekrutmen Pekerja

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus berorientasi pada pertumbuhan berkelanjutan yang didukung oleh Human Capital yang unggul. Wujud komitmen ini salah satunya terlihat dari…