INDUSTRY.co.id , Jakarta - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia guna mendukung perkembangan ekonomi kreatif berbasis digital.

Penandatangan dilakukan oleh Kepala Bekraf, Triawan Munaf dengan Ketua Umum Kadin Rosan Roeslani, dikantor Bekraf disaksikan beberapa perwakilan dari perusahaan nasional berbasis digital diantaranya Go-Jek, Tokopedia, Traveloka, Bukalapak, Ruang Guru, Blibli dan Mataharimall.com.

"Kami di Bekraf menyadari bahwa industri ekonomi kreatif yang bergerak di infrastruktur digital berbasis elektronik atau startup nasional terus berkembang dengan pesat, menawarkan berbagai solusi yang dapat membantu masyarakat Indonesia," kata Triawan dalam sambutanya di Jakarta, Senin (24/7/2017).

Ia berharap, melalui Karya Merah Putih, startup nasional dapat lebih maju dan tumbuh dengan signifikan, sehingga bisa mewujudkan visi Indonesia menjadi The Digital Of Asia.

Industri infrastruktur digita berbasis elektronik termasuk satu dari enambelas subsektor yang menjadi prioritas Bekraf. Berdasarkan data survei Bekraf dengan Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2016, Industri ekonomi kreatif di Indonesia pada tahun 2015 lalu tercatat menyumbangkan Rp852 triliun kepada pendapatan domestik bruto (PDB) nasional, serta menyerap 15,9 tenaga kerja.

Kontribusi industri tersebut terhadap perekonomian nasional juga naik rata-rata sebesar 10% pertahun. Selain itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memperkirakan potensi industri digital di Indonesia pada 2020 bisa mencapai US$130 miliar.