Memaksimalkan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

Oleh : Kormen Barus | Selasa, 10 Oktober 2023 - 10:54 WIB

Pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) harus dapat dimaksimalkan dalam upaya memastikan pertumbuhan berkelanjutan yang memperhatikan kepentingan masyarakat. Demikian dikatakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam sambutannya secara daring di acara
Pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) harus dapat dimaksimalkan dalam upaya memastikan pertumbuhan berkelanjutan yang memperhatikan kepentingan masyarakat. Demikian dikatakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam sambutannya secara daring di acara

INDUSTRY.co.id, Badung – Pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) harus dapat dimaksimalkan dalam upaya memastikan pertumbuhan berkelanjutan yang memperhatikan kepentingan masyarakat.

Demikian dikatakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam sambutannya secara daring di acara "AIS Blue Economy High-Level Dialogue: Forging A New Era of Sustainable Growth" di Bali, Senin (9/10/2023).

"Integrasi antara pariwisata dan ekonomi kreatif (kreativitas) adalah kunci," kata Menparekraf Sandiaga Uno.

Dalam upaya tersebut, Kemenparekraf menghadirkan berbagai program atau kebijakan yang mendorong terwujudnya pariwisata berkualitas dan yang terpenting adalah berkelanjutan. Di antaranya adalah pengurangan emisi karbon, pelestarian sumber daya alam, budaya, serta tradisi lokal.

Sementara di sektor ekonomi kreatif, pengembangannya didasarkan pada ruang kreativitas, inovasi, serta penguatan kekayaan intelektual.

"Kami memiliki beberapa politeknik pariwisata yang memberikan pelatihan dan pendidikan agar masyarakat dapat meningkatkan keterampilan dan kemampuan bekerja yang mendukung praktik-praktik berkelanjutan," kata Sandiaga.

Menparekraf pun mengajak seluruh pihak untuk dapat terus berinovasi dan berkolaborasi agar dapat fokus pada visi jangka panjang dan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan.

"Saya percaya dengan mengintegrasikan kreativitas, budaya, serta prinsip-prinsip berkelanjutan akan dapat membuka potensi pertumbuhan dengan tetap menjaga identitas keberagaman dan kekayaan alam kita," kata Sandiaga.

Sementara Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf/Baparekraf, Rizki Handayani, menambahkan Kemenparekraf memiliki komitmen yang kuat dalam mengeksplorasi praktik terbaik dalam melakukan dekarbonisasi dan aksi iklim di sektor pariwisata, serta tanggung jawab yang kuat terhadap keberlanjutan dan ketahanan iklim.

Penandatanganan Deklarasi Glasgow pada 2022 menjadi salah satu bukti komitmen Kemenparekraf/Baparekraf dalam menyelaraskan kebijakan pariwisata dengan tujuan aksi iklim.

Kemenparekraf bersama UNDP melalui "Climate Promise Project" telah mengembangkan peta jalan dekarbonisasi di sektor pariwisata yang berfokus pada tiga subsektor. Yakni tempat wisata (destinasi wisata), akomodasi, serta tour and travel.

"Pada inisiatif awal ini, peta jalan berfokus pada dua aspek yakni konsumsi energi serta produksi limbah. Pemilihan dari dua aspek tersebut didasarkan pada fakta bahwa keduanya berkontribusi signifikan terhadap emisi gas rumah kaca," kata Rizki.

Rizki berharap, forum "AIS Blue Economy High-Level Dialogue" yang merupakan side event dari AIS Forum, dapat memimpin jalan ke depan bagi berkembangnya pariwisata dan pengelolaan kekayaan alam secara berkelanjutan sehingga dapat lestari untuk generasi mendatang.

"Kami berharap acara ini dapat menjadi titik awal untuk lebih banyak kemitraan di masa depan agar menciptakan sektor pariwisata yang memiliki ketahanan dan ramah iklim," ujar Rizki Handayani. (Kemenparekraf)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Penampilan memukau Ruth Sahanaya di konser “40 Tahun Simfoni Dari Hati”.

Minggu, 23 Juni 2024 - 19:28 WIB

Kemegahan Penampilan Ruth Sahanaya Setelah 15 Tahun

Ruth Sahanaya membuktikan janjinya akan membuat penonton konsernya puas dengan sajian 33 lagu yang dikemas dengan apik oleh Tohpati Orkestra.

(Ki-ka). Peresmian dilakukan oleh Direktur Sales and Distribution BSI Anton Sukarna, Ketua Lembaga Wakaf MES Nurul Huda, SVP Islamic Ecosystem Solution BSI Syukron Habiby dan Badan Pengurus Harian MES Siti Marifah

Minggu, 23 Juni 2024 - 17:49 WIB

BSI & MES Luncurkan Deposito Wakaf untuk Jaminan Sosial Pekerja Informal

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) dan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) berkolaborasi meluncurkan program cash wakaf linked deposito dengan nomor seri CWLD LW-MES.BSI.03.Pekerja Informal pada…

Kelompok Tani Dahlia 07 Cempaka Putih Jakarta pusat

Minggu, 23 Juni 2024 - 17:41 WIB

Didukung BRINita, Kelompok Tani Ini Sulap Lahan Terbengkalai Jadi Produktif

Warga yang tinggal di sekitar area RW 07 Cempaka Putih Barat, Jakarta, merasakan perubahan positif di lingkungan tempat tinggal mereka. Jika dulunya sebidang lahan terbengkalai yang tampak tidak…

BTN JAKARTA INTERNATIONAL MARATHON 2024 SUKSES DIGELAR

Minggu, 23 Juni 2024 - 16:12 WIB

BTN Jakarta International Marathon 2024 Sukses Digelar

Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) sukses menggelar ajang BTN Jakarta International Marathon (JAKIM) 2024 pada Minggu,…

Pekerja di industri keramik (foto Bisnis.com)

Minggu, 23 Juni 2024 - 14:35 WIB

Asaki Desak Bea Masuk Diatas 100% untuk Produk Keramik Impor

Asaki mendesak KADI untuk segera mengeluarkan hasil akhir penyidikan Antidumping terhadap produk keramik Tiongkok dalam bulan Juni ini dengan besaran di atas 100%.