Indonesia Perkokoh Industri Baja Dengan Menambah Kapasitas 500 Ribu Ton

Oleh : Hariyanto | Kamis, 20 Juli 2017 - 14:58 WIB

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada Peresmian Pabrik PT Krakatau Osaka Steel di Cilegon
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada Peresmian Pabrik PT Krakatau Osaka Steel di Cilegon

INDUSTRY.co.id , Cilegon - Indonesia makin memperkokoh posisi daya saing industri baja nasional melalui penambahan kapasitas produksi guna memenuhi kebutuhan bahan baku di dalam negeri. Potensi ini ditandai dengan beroperasinya PT Krakatau Osaka Steel (KOS), perusahaan patungan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. dan Osaka Steel Co. Ltd.

"KOS diharapkan mampu mengisi kekurangan suplai baja dalam negeri untuk memenuhi permintaan domestik yang semakin bertambah sekaligus menstimulasi industri bahan baku di Indonesia," kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada Peresmian Pabrik PT Krakatau Osaka Steel di Cilegon, Banten, Kamis (20/7/2017).

Proyek KOS yang memiliki total nilai investasi sebesar USD220 juta ini merupakan generasi lanjutan dari pabrik baja long bar, dan akan menghasilkan baja tulangan, baja profil, baja C (channel), dan flat bar bagi kebutuhan proyek ifrastruktur dan industri otomotif dengan kapasitas 500 ribu ton per tahun.

Menperin menegaskan, jumlah kapasitas KOS tersebut akan mendukung target produksi nasional hingga 10 juta ton baja pada tahun 2020. "Target ini hanya bisa tercapai apabila kita menaruh perhatian penuh pada pembangunan teknologi dan mendorong investasi baru di sektor ini," ujarnya.

Kementerian Perindustrian berharap, perusahaan yang berdiri di atas lahan seluas 21 hektare dengan target menyerap tenaga kerja sebanyak 140 orang ini diminta untuk terlibat dalam program pendidikan vokasi model link and match antara SMK dengan industri.

Selanjutnya, KOS dapat terus menerus memasok baja ber-SNI dengan stabil, seperti produk reinforced bars, equal angles, dan channels sehingga mampu memenuhi meningkatnya permintaan di sektor konstruksi dan proyek infrastruktur. "Dengan mempertimbangkan hal tersebut, kami mendukung pembangunan dan ekspansi selanjutnya," tambah Airlangga.

Presiden KOS Masahiro Takahashi menyatakan, perusahaan akan memperkuat pasokan produk baja berkualitas tinggi seiring dengan meningkatnya permintaan serta berkomitmen untuk berkontribusi pada pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

"Kami dapat menghasilkan produk baja profil berkualitas tinggi dan memenuhi standar internasional untuk menara transmisi listrik dan strutur baja lainnya. Kualitas baja kami terlihat dari ukuran, panjang, ketebalan, dan kelurusan," paparnya. Misalnya, untuk pembangunan jalan tol dan perkeretaapian, KOS mampu memproduksi baja tulangan S50 yang memiliki ketebalan dengan diameter 50mm.

Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) I Gusti Putu Suryawirawan menyampaikan, industri baja merupakan komponen fundamental dalam pembangunan nasional. "Maka industri ini disebut sebagai mother of industries," tuturnya.

Artinya, sektor ini sebagai tulang punggung aktivitas industri lainnya, seperti industri permesinan dan peralatan, otomotif, maritim dan elektronik. Selain itu, produk baja merupakan komponen utama sektor infrastruktur, mulai dari bangunan dan properti, jalan dan jembatan, hingga telekomunikasi dan listrik.

"Pemerintah memang tengah memberikan perhatian terhadap pengembangan sektor infrastruktur atas pertimbangan pentingnya sektor tersebut dalam pembangunan ekonomi nasional yang berkelanjutan," terangnya.

Berdasarkan data World Economic Forum, Indonesia menduduki posisi ke-62 dalam ketersediaan infrastruktur, atau masih di bawah negara ASEAN lain seperti Singapura peringkat ke-2, Malaysia ke-24, dan Thailand menempati ke-49.

Pada tahun 2017, porsi infrastruktur di APBN meningkat 80 persen dari tahun sebelumnya dengan total Rp 387,3 triliun. "Situasi ini menciptakan peluang bagi sektor industri untuk tumbuh dan berkembang lebih lanjut, sesuai dengan kebutuhan akan produk baja," ungkap Putu.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pembangunan Jalan Tol

Minggu, 23 Februari 2020 - 15:07 WIB

Seksi 4 Jalan Tol Banda Aceh-Sigli Ditargetkan Rampung Sebelum Idul Fitri 2020

Presiden menilai pembebasan lahan pembangunan jalan tol pertama di Aceh tersebut berjalan dengan sangat baik sehingga diharapkan pekerjaan konstruksi dapat selesai sesuai target pada 2021.

Sriwijaya Air (foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 23 Februari 2020 - 15:00 WIB

Dukung Industri Pariwisata, Sriwijaya Air Reoperate Flight Jakarta – Belitung PP

Pantai Tanjung Kelayang, Pantai Tanjung Tinggi, Museum Kata Andrea Hirata dan Danau Kaolin merupakan deretan destinasi wisata terbaik yang ada di Belitung. Belum lagi bila ditambahkan dengan…

Qlue hadir di Kota Tomohon

Minggu, 23 Februari 2020 - 14:48 WIB

Qlue Rambah Kota Tomohon Hadirkan Berbagai Solusi Smart City

Hadirnya Qlue di Tomohon akan memperkuat Tomohon Smart City untuk meningkatkan kenyamanan dan kesejahteraan warga

Ketua Adara, Nurjanah Hulwani kiri

Minggu, 23 Februari 2020 - 14:45 WIB

Deklarasi Forum Ormas dan Lembaga Perempuan Indonesia untuk Palestina

Di tahun 2020 ini, Adara Relief International telah berkiprah selama 12 tahun dalam misi kemanusiaan dengan fokus membantu perempuan dan anak Palestina.

Ada Apa Antara Aktris Maisaka dan Sambel Ijo?

Minggu, 23 Februari 2020 - 14:30 WIB

Ada Apa Antara Aktris Maisaka dan Sambel Ijo?

Menjadi finalis ajang pencarian bakat tarik suara menjadi pintu, Maisaka untuk terjun sebagai penyanyi dangdut profesional.