INDUSTRY.co.id - Minahasa - Perluasan cakupan imunisasi Human Papilloma Virus (HPV) skala nasional dari Kementerian Kesehatan dimulai pada program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) digelar kepada siswi kelas 5 dan 6 di SDN 8 Tondano, Kabupaten Minahassa, Sulawesi Utara
PT Merck Sharp & Dohme Indonesia (MSD) terus mendukung perluasan cakupan imunisasi HPV secara nasional, salah satunya melalui program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).
"Program ini menjadi langkah nyata dari komitmen pemerintah untuk mengeliminasi penyebaran kanker serviks di Indonesia," kata Managing Director MSD Indonesia, George Stylianou.
"Di MSD, kami terus berkomitmen untuk mengurangi jumlah kanker serviks di Indonesia dan mendukung strategi WHO untuk mempercepat eleminasi kanker serviks secara global,” tambah George.
Sebelumnya, pada tanggal 2 Agustus 2023, telah diluncurkan vaksin HPV 4-valen sebagai hasil produk transfer teknologi kerja sama antara MSD dan Bio Farma yang diharapkan dapat mendukung peningkatan dan perluasan cakupan imunisasi HPV di Indonesia.
Kerja sama ini menunjukkan komitmen MSD dalam memberikan dukungan nyata terhadap rencana transformasi kesehatan Indonesia.
Kami berharap kerja sama ini menjadi langkah awal dari transfer teknologi jenis lain, seperti keahlian, pengetahuan, dan pengalaman antara MSD dan Bio Farma yang akan bermuara pada peningkatan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat Indonesia,” kata George.
Dalam mendukung implementasi program imunisasi HPV, MSD juga berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan serta organisasi profesi lintas sektor lainnya untuk melakukan edukasi tentang penyakit kanker serviks dan pentingnya imunisasi HPV.
Bio Farma mendukung terlaksananya perluasan cakupan imunisasi HPV skala nasional dengan memastikan ketersediaan vaksin HPV 4-valen buatan Bio Farma yang di produksi di dalam negeri guna mendukung pemerintah mencapai target eliminasi kanker rahim pada tahun 2030.
"Bersama pemerintah, Bio Farma terus memastikan agar anak-anak Indonesia terlindungi dari penyakit kanker serviks, melalui imunisasi dengan jadwal dan dosis tertentu, untuk mencapai target eliminasi kanker leher rahim pada tahun 2030," kata Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya.
Shadiq berharap agar masyarakat dan pemangku kepentingan lintas sektoral dapat berperan aktif dalam mengeliminasi kanker serviks melalui program imunisasi HPV nasional sehingga memiliki cakupan yang tinggi dan merata.
Untuk mencapai target eliminasi kanker leher rahim pada tahun 2030, sejalan dengan target WHO, diharapkan agar masyarakat dan pemangku kepentingan lintas sektoral dapat berperan aktif dalam mengeliminasi kanker serviks melalui program imunisasi HPV nasional sehingga memiliki cakupan yang tinggi dan merata.