INDUSTRY.co.id - Jakarta - Untuk pertamakalinya, PT Uni-Charm Indonesia Tbk berkolaborasi dengan Junior Chamber International (JCI) Jepang dan Jawa Timur melakukan kegiatan edukasi pemilahan sampah di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Jombang, Jawa Timur.
Kegiatan yang digelar Unicham itu dihadiri oleh pimpinan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur, Miftahul Ulum, dan Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya, Kenichi Takeyama.
Sejalan dengan campaign Smile by Water yang dicanangkan JCI, di tengah semakin parahnya kondisi pencemaran air, dengan membiasakan memilah sampah diharapkan dapat mengurangi jumlah sampah, sehingga dapat mewujudkan kondisi air dan lingkungan yang bersih.
Melanjutkan kegiatan bersih-bersih sungai Brantas di tahun 2019 dan 2020, serta kegiatan edukasi pemilahan sampah di SDN Kutogirang 1 Ngoro Kabupaten Mojokerto di Februari 2023 lalu, kali ini PT Uni-Charm Indonesia Tbk mengadakan edukasi pemilahan sampah di Pondok Pesantren Bahrul Ulum.
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat berkontribusi pada campaign Smile by Water dari JCI. Smile by Water adalah upaya yang dilakukan oleh JCI untuk merealisasikan target SDGs no.6 “Air bersih dan sanitasi yang layak”.
Upaya ini telah dilakukan selama sekitar 5 tahun mulai dari 2016 sampai 2020 dengan tujuan memperbaiki sanitasi untuk sekitar 20,000 rumah tangga. Lalu dilanjutkan dengan roadmap baru untuk periode 5 tahun mulai dari 2021-2025 dengan difokuskan pada wilayah Asia Tenggara, dengan menargetkan sekitar 30,000 rumah tangga.
“Kami merasa senang dapat bekerjasama menuju satu visi yang sama, yaitu kontribusi terhadap penyelesaian masalah sosial dan lingkungan," kata Felix Soesanto sebagai ketua JCI Indonesia..
Kegiatan edukasi pemilahan sampah kali ini diikuti oleh 46 orang santri SMA kelas 2 dan 3. Pelajaran dilakukan tidak hanya menggunakan materi saja tetapi juga dengan video dan salah satu karakter yang ada di PT Uni-Charm Indonesia Tbk yaitu Poko chan sebagai ambassador agar para santri dapat menikmati pelajaran.
"Untuk dapat menyelesaikan permasalahan lingkungan, penting halnya untuk memberikan kesadaran kepada para siswa berusia muda yang akan menjadi masa depan Indonesia. Semoga hal ini dapat merubah kebiasaan dimulai dari rumah masing-masing," kata Miftahul Ulum selaku Ketua DLHK Provinsi Jawa Timur.
Sementara Presiden Direktur PT Uni-Charm Indonesia Tbk, Terakawa, menjelaskan bahwa Uni-Charm Indonesia berupaya secara proaktif di dalam penyelesaian masalah lingkungan baik dari segi penghematan energi, pembaruan energi, dan pengurangan sampah.
"Semua kegiatan ini bertujuan untuk merealisasikan SDGs yang menjadi purpose dari perusahaan kami, dan karena itulah kami menjadikan Ethical Living for SDGs sebagai slogan perusahaan," kata Terakawaa.