Catatan ringan Sudirman Said, menyertai kunjungan Presiden ke AS

Oleh : Admin | Rabu, 28 Oktober 2015 - 00:42 WIB

Catatan ringan Sudirman Said, menyertai kunjungan Presiden ke AS
Catatan ringan Sudirman Said, menyertai kunjungan Presiden ke AS

Jika orang berharap pada upacara kebesaran, mereka akan kecewa. Kalau yang ditunggu adalah diplomasi basa basi tingkat tinggi mereka akan kecewa juga. Kalau penghormatan diterjemahkan dengan besarnya bendera dan lebarnya karpet merah dan tingginya jabatan yang menjemput, itu semua tak ada.

Semua upacara penjemputan berlangsung sederhana, cepat. Efisien dan fungsional.   Dan Presiden Jokowi adalah presiden yang sederhana, cepat, efisien, dan fungsional.

(Note; pada suatu kesempatan di Abu Dhabi, Presiden Jokowi dijemput oleh Pemimpinnya disetiri sendiri bicara hanya berdua, dan diajak ke tempat jamuan makan kenegaraan…. DI RESTAURANT JEPANG.. Bukan private room pula…. Dan Presiden Happy saja)

Tetapi jika yang diharapkan adalah diskusi mendalam pimpinan kedua negara, kunjungan ini sukses besar: semua aspek strategis dibicarakan dengan hangat dan terbuka: investasi, ekonomi, energi bersih, perubahan iklim, terorisme, demokrasi…. hingga urusan kesehatan rakyat.

Jika penghormatan diterjemahkan dengan saling respek maka kehadiran Presiden Jokowi menuai respek amat besar. Hal hal yang sensitif dan pemerintah RI meminta tidak disentuh, pemerintah AS mengikutinya. Sebagai contoh Freeport dan Kasus Bioremediasi Cevron, tidak ada pembicaraan itu sama sekali di semua sesi pertemuan baik dengan pemerintah maupun bisnis.

Respek juga terlihat ketika selesai pembicaraan resmi kedua Pemimpin Negara, Presiden Obama mengajak Presiden Jokowi keliling Gedung Putih, bahkan diajak singgah ke area housing tempat tinggal keluarganya. Sesuatu yang amat amat jarang dilakukan dengan tamu negaranya.  Bahkan yg semula protokol menata acara pelepasan di ruang oval, Presiden Obama secara spontan merubah rencana mengantarkan Presiden Jokowi dan seluruh delegasi ke beranda White House melewati koridor probadinya yang biasanya tidak dilewati tamu tamu. Koridor pribadi adalah jalan penghubung antara rumah tinggal denhan kantornya di White House.

Yang terpenting, jika orang berharap pada hasil nyata kunjungan ini mereka seharusnya menghargai angka angka ini: 14 Business Deals ditandatangani, termasuk 11 bidang energi.   Investasi USD 3,5 miliar disepakati.   USD 17 miliar transaksi bisnis ditandatangani.   250 lebih Pemimpin bisnis amerika, terutama investor yang sudah sangat lama berada di Indonesia hadir dalam gala dinner yang hangat. 150 Pemimpin bisnis hadir dalam bisnis summit. Tak kurang dari 15 pertemuan “padat berisi” dilakukan oleh Presiden dan delegasinya.

Di San Fransisco, meski Presiden memutuskan akan kembali lebih cepat, dikirim empat Menteri untuk melanjutkan kunjungan kerjanya.  Sejumlah business deal di bidang digital ekonomi di komandani Pak Rudyantara terus akan dijalankan, dan akan menbawa Republik Indonesia to the next step dalam bidang digital ekonomi.

Presiden Jokowi adalah presiden sederhana, cepat, efisien, dan fungsional. Hasil hasil nyata yang memberi manfaat bagi rakyat lebih bermakna dari pada upacara kebesaran yang memabukkan, tapi kosong esensi.

Dalam salah satu pidato singkat di Gala Diner semalam, dengan manis Presiden mengapresiasi karya karya Steve Job yang amat user friendly dan penuh pesan simplicity.   Di ujung pidato Presiden menutup: “kesederhanaan adalah refleksi dari kecerdasan.  Hanya orang cerdas seperti Steve Job yang mampu membuat hal rumit menjadi sederhana. Washington DC, 27 Oktober, 2015. Sudirman Said

Komentar Berita

Industri Hari Ini

“Mengenal Lebih Dalam tentang Polistirena Busa untuk Kebaikan Manusia dan Lingkungan” di Karawang, Jawa Barat, Rabu (26/6/2019).

Kamis, 27 Juni 2019 - 07:01 WIB

Ini Fakta Benar Soal Penggunaan Styrofoam bagi Manusia dan Lingkungan

Tahukah Anda penggunaan styrofoam yang digunakan dalam mengemas makanan dan minuman yang selama ini diisukan tidak aman dan tidak sehat tidak terbukti sama sekali. Bahkan styrofoam yang beredar…

Adil Mubarak Vice President Operations RedDoorz (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 27 Juni 2019 - 07:00 WIB

SDM Berkualitas, Kunci Utama Suksesnya Industri Pariwisata Nasional

Sebagai salah satu pelaku bisnis dalam dunia pariwisata Indonesia, RedDoorz turut berpartisipasi dalam pertumbuhan sektor pariwisata di Indonesia dengan mengadakan pelatihan Quality Training…

Forum Silaturahmi Dai Muda Jakarta

Kamis, 27 Juni 2019 - 06:35 WIB

Forum Silaturahim Dai Muda Jakarta Tolak Halal Bihalal di MK

Jakarta - Menyikapi rencana sejumlah ormas yang rencananya akan menggelar kegiatan zikir, doa bersama, sholawat dan halal bi halal pada tanggal 26-28 Juni 2019 di pelataran GedungMahkamahKonstitusi(MK),ForumSilaturahmjDa’iMudaJakarta(FSDMJ)menggelar…

Bambang Soesatyo Ketua DPR RI (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 27 Juni 2019 - 06:00 WIB

Ketua DPR Harap Makin Banyak Perusahaan Melantai di Bursa Saham

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) berharap seiring kondusifnya suhu politik disertai dengan peningkatan iklim investasi dan bisnis di Indonesia, semakin banyak pula perusahan yang memperdagangkan…

Masyarakat Bakung Udik Menggala Minta Dukungan Sekjen SMSI Lapor ke KSP

Kamis, 27 Juni 2019 - 03:11 WIB

Masyarakat Bakung Udik Menggala Minta Dukungan Sekjen SMSI Lapor ke KSP

Antoni AT. Koordinator Masyarakat Adat Bakung Udik Kecamatan Gedung Meneng Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung melaporkan permasalahan sengketa lahan yang terjadi didaerah tersebut ke KSP…