INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kebakaran melanda gudang perusahaan ekspedisi PT Jalur Nugraha Ekakurir (JNE), Tertanggung PT Asuransi Sinar Mas (ASM) pada September 2022 yang lalu. Gudang tersebut menyimpan berbagai stok produk dari pelanggan JNE. Kebakaran yang disebabkan oleh korsleting listrik ini menyebabkan kerugian secara materil yang besar. Penanganan pun segera dilakukan oleh Asuransi Sinar Mas atas klaim kebakaran ini.

Advertisement

Asuransi Sinar Mas kembali membuktikan komitmen layanan klaimnya dengan melakukan pembayaran klaim Property All Risks akibat kebakaran kepada PT Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) senilai Rp 38 Miliar pada tanggal 15 Maret 2023 dan seremonialnya diadakan pada Kamis, 30 Maret 2023.

"Asuransi Sinar Mas telah dikenal dengan komitmen pembayaran klaimnya. Tagline ASM, Jangan Cemas Ada Simas. Selama klaim liable, ASM akan berusaha membayar secepat mungkin, bahkan untuk small klaim dalam waktu seminggu sudah harus diselesaikan. Jika nilai klaim besar dan butuh waktu untuk mengumpulkan data-data, biasanya ASM akan menawarkan pembayaran interm payment, ” ujar Dumasi yang dikutip INDUSTRY.co.id, Jumat (31/3/2023).

Advertisement

“Misalnya dalam case JNE ini, nilai klaimnya Rp 40 Miliar dikurangi Resiko Sendiri Rp 2 Milyar menjadi Rp 38 Miliar. Kita bisa membayarkan misalnya Rp 5 Miliar di awal supaya bisa membantu mereka recovery cepat, tapi dalam case klaim JNE ini, dari pihak JNE meminta bayarnya di belakang saja sekaligus semuanya supaya bayarnya full. Itu sebabnya kita tidak memberikan pembayaran interim. Tapi kita sudah menawarkan. Itu sudah menjadi policy ASM jika ada klaim apalagi besar, kita akan menawarkan dulu bagaimana supaya operasional nasabah bisa cepat bergerak lagi,” lanjut Dumasi.

Pembayaran klaim kebakaran tersebut, mendapatkan respon yang positif dari nasabah, PT Jalur Nugraha Ekakurir (JNE). “Jajaran manajemen, karyawan dan stakeholder JNE menyampaikan ucapan terima kasih ke ASM dan Asia Finance Risk (AFR) yang telah membantu di dalam pengurusan klaim asuransi ini. Bagi JNE dengan kompetisi di industri kami yang luar biasa ini , maka dukungan dari vendor dan mitra sangat dibutuhkan. Kami berharap acara ini menjadi sangat strategis buat JNE, AFR dan ASM, ” ungkap Mohamad Feriadi, Direktur Utama PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir

Advertisement

Pihak Asia Finance Risk (AFR) selaku broker asuransi yang menangani asuransi ini juga memberikan respon positif. “Sejak tahun 2017, Asia Finance Risk (AFR) sudah menjalin kerjasama yang baik dengan Asuransi Sinar Mas, melalui seremoni pembayaran klaim kebakaran gudang JNE ini dapat kami sampaikan bahwa Asuransi Sinar Mas membuktikan komitmennya dalam memenuhi janji apa yang tertera sesuai di dalam polis itu sebagai bentuk tanggung jawabnya Asuransi Sinar Mas, untuk itu kami ucapkan terima kasih dan semoga ke depannya kerjasama antar kedua belah pihak tetap terjaga dan terjalin semakin baik,” ujar Doddy E.S. Koeswarno, Direktur Utama PT Asia Finance Risk (AFR).

Kecepatan penanganan klaim ASM pun mendapatkan apresiasi dari JNE dan AFR. Property All Risks (PAR) merupakan produk asuransi yang menjamin kerugian dari semua risiko (unnamed perils) atas bangunan dan harta benda, kecuali yang disebabkan oleh risiko yang tercantum di dalam Polis. Untuk proteksi properti, selain PAR , Asuransi Sinar Mas memiliki produk unggulan seperti Industrial All Risks, simas rumah hemat ++, dan simas ruko.

Advertisement